Selasa, 31 Maret 2009

Peresmian Renovasi Gereja Sion Poso


Bupati Poso Resmikan Renovasi Gereja Sion Poso
Poso - Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM meresmikan Renovasi Gereja Sion Poso, selasa 31 maret 2009.
Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Drs.Lambang Bamonturu, Asisten Umum dan Kepegawaian Drs.S. Songgo, Rektor Unsimar Poso Lefrand Mango,SE,MSi, Staf Ahli Bupati Poso Bidang Pemerintahan Drs.Yoksan Lakukua, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Ellen Inkiriwang Pelealu, Ketua Sinode GKST Ishak Pole,MSi, Para Kepala Dinas, Kantor, Badan, Bagian Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, para jemaat Sion Poso, serta Undangan Lainnya.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada ke4pada pengurus Gereja, Jemaat, serta Panitia Pembangunan dan renovasi Gereja sion tersebut, yang melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan dengan baik, dan penuh Ketulusan. Sehingga seluruh pembangunan renovasi Gereja Sion tersebut rampung, dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kita bersama.
Ini terbukti dengan selesainya Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut, serta peresmian dan acara syukuran pada hari selasa,31 maret 2009. Satu hal untuk dipahami bersama bahwa Bangunan Gereja itu sendiri adalah suatu sarana tempat berkumpul Jemaat Tuhan dalam berbagai kegiatan gerejawi, namun yang lebih penting bahwa Gereja merupakan tempat dimana Anggota Jemaat di didik dalam suatu realita kehidupan yang lebih baik, jemaat digarami oleh kesaksian moral dan Spiritual Dari kebenaran Firman Tuhan.
Diakhir sambutannya,Bupati Poso mengharapkan bahwa dengan selesainya pembangunan Renovasi Gereja sion Tersebut, akan lebih mendorong semua Komponen masyarakat Gereja untuk menyadari panggilan dan tanggung Jawab sebagai warga Gereja ditengah-tengah masyarakat sekitarnya. Guna meningkatkan peran serta baik dalam lingkungan Gereja maupun diluar lingkungannya, bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Masyarakat yang sadar akan arti kehidupannya, sebagai mahluk Tuhan yang termulia dan Bangsa yang bertanggung Jawab. Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut, dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, serta jaga dan dipelihara, karena ini adalah Rumah Tuhan, dimana semua Umat Tuhan datang untuk memuji dan menyembah serta mendengarkan Firmannya.
Sementara itu, Ketua Sinode GKST Ishak Pole.MSi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Jemaat yang telah berhasil dalam Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut. Dan Ucapan terima Kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan bantuan sehingga Pembangunan Renovasi Gereja tersebut telah rampung.
Dan kepada seluruh jemaat, agar Gereja tersebut agar sungguh-sungguh difungsikan sebagaimana mestinya, karena dalam Gedung gereja tersebut terdapat orang-orang yang selain Spiritualitasnya, Kehidupan rohaninya, terpelihara segenap jiwa kehidupan sosialnya.
Disatu sisi, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Renovasi Gereja Sion Poso Noldy Tarore,ST dalam Laporannya menyampaikan bahwa renovasi Gedung Gereja Sion Poso merupakan amanat rapat Jemaat yang merupakan keputusan Tertinggi dalam jemaat, yang diusulkan sejak Tahun 2007 dan 2008, dan pada akhirnya Jemaat mulai merealisasikan melalui Panitia Pembangunan pada tahun 2008 yang lalu.
Juga dilaporkan bahwa selama tahun 2008 hingga awal tahun 2009 ini, Penerimaan dana Pembanguan Gereja Sion Poso berjumlah Rp.583.608.000.
Setelah laporan ketua Pembangunan Renovasi Gereja Sion berakhir, acara dilanjutkan dengan Jamuan makan bersama.

Raker Badan Pemberdayaan Perempuan


Bupati Buka Raker Badan Pemberdayaan Perempuan

Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Ellen Inkiriwang Pelealu Membuka Rapat Kerja Daerah Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana(KB) Tahun 2009 Bertempat di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Selasa 31 Maret 2009.
Hadir Pula pada kesempatan tersebut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Propinsi Sulawesi Tengah dr. Abdullah. DHSM, Muspida Kabupaten Poso, Para Asisten, Para Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian Dilingkub Pemkab Poso, Pimpinan Organisasi Perempuan, LSM, Para Penyuluh KB Serta Para Undangan Lainnya.
Acara Diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Disusul dengan Menyanyikan Lagu Mars KB. Dalam Laporan Panitia yang dibacakan dr. Asna Awad M.H MARS Menyampaikan bahwa diawal Tahun 2009, melalui PP 41 Tahun 2007 telah terbentuk Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana, yang sementara berkantor dengan menggunakan Ex Kantor UPTD Kehutanan Tkt I Propinsi ( pinjam ) yang letaknya tidak jauh dari kantor Bupati, mudah – mudahan tahun ini juga kami sebagai Badan baru mendapatkan Prioritas untuk dibangunkan Kantor Baru.
Lanjut dikatakan Dari rangkaian Kegiatan tersebut telah dicapai peserta KB baru berjumlah 5.139 atau 82,13% dari perkiraan permintaan Masyarakat (PPM), sedangkan peserta KB aktif berjumlah 29.071 atau 79,27% dari pasangan usia subur.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM diawal Sambutannya mengatakan Bahwa Pertemuan ini sangatlah strategis dan penting karena merupakan kesempatan untuk menyampaikan berbagai Program dan Kegiatan Pembangunan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, hal ini sangatlah penting karena pimpinan LSM, Pimpinan organisasi Perempuan, Penyuluh KB merupakan Stake holder dan Mitra dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, sehingga Program – program ini diharapkan dapat dikomunikasikan kepada kelompok masyarakat dilingkungan Masing – masing.
Lanjut Bupati..Melalui kegiatan ini Bupati mengucapkan Terima Kasih kepada semua pihak atas perhatian dan Komitmennya yang begitu besar secara bersama untuk membangkitkan kembali program KB Mandiri serta meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan kaum laki – laki, serta dapat membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan bertaqwa serta terlindungi. Ini semua merupakan langkah peningkatan Akses pada kegiatan pemberdayaan Perempuan dan Pelayanan KB yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Diakhir sambutannya Bupati meminta kepada semua Pihak, baik Instansi Pemerintah yang terkait, Organisasi Perempuan, LSM, Penyuluh KB, Seluruh Masyarakat yang telah secara aktif memberikan bantuan dan dukungan, sehingga Program Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Poso dapat terus melangkah kedepan dalam mewujudkan Visi dan Misinya. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan Bimbingannya kepada kita sekalian.
Pembukaan Rapat Kerja Daerah Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Tahun 2009 ditandai dengan Penyerahan Bantuan Untuk Kelompok Usaha Ekonomi Produktif dari Tiga(3) Kecamatan yaitu Poso Kota, Poso Pesisir Selatan, Pamona Utara yang Masing – masing menerima Bantuan Uang Tunai sebesar Rp.5.000.000.

Senin, 30 Maret 2009

AGENDA PEMDA MINGGU I BULAN APRIL 09

Selasa, 31 Maret 09
-Pembukaaan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana Kabupaten Poso di Ruang Pogombo Kantor Bupati jam 08.00 Wita
-Peresmian Gereja Sion Poso Jam 10.00 Wita

Rabu, 1 April 2009
-Pencanangan Penanaman Pohon & Penghijauan di Wilayah Pamona Timur di Desa Taripa
-Peninjauan Lokasi Banjir di Kecamatan Pamona Tenggara
-Peninjauan Perkembangan Listrik di Pamona Selatan

Pelantikan Kepala Desa Pantango Lemba dan Kepala Desa Maliwuko


Bupati Poso Melantik Kepala Desa Pantango Lemba dan Kepala Desa Maliwuko

Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM Melantik dan Mengambil Sumpah Kepala Desa Pantango Lemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan bertempat di Baruga Kantor Desa Pantango Lemba, Rabu 25 Maret 2009.
Hadir pada acara pelantikan tersebut para Muspida Kabupaten Poso, para Asisten Setdakab Poso, para kepala dinas, kantor, badan, dan bagian, para camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan warga masyarakat Pantangolemba. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati nomor 188.45/0667/2009 tanggal 23 Februari 2009 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Desa Pantango Lemba Dari Pejabat Lama Yakobus Malonta kepada Pejabat Baru Tairas Badjaji.
Bupati Poso menyampaikan selamat kepada Pejabat yang baru dilantik, dan selamat kepada seluruh masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada Kepala Desa yang baru sebagai pemimpin wilayah didesa Pantango Lemba.
Lanjut Bupati, kebanggaan dan kabahagiaan masyarakat hari ini memanglah wajar, apalagi baru saja menyelesaikan dan melewati masa-masa suksesi, namun harus pula disadari bahwa perjalanan dan dinamika system Pemerintahan di Negara kita sedikit berubah sehingga tanggung jawab kemajuan dan perkembangan Desa itu tidak saja terletak dipundak Kepala Desa, tetapi secara keseluruhan antara Kepala Desa, BPD bersama perangkat Desa lainnya bahkan seluruh masyarakat yang ada, untuk memikul beban dan tanggung jawab itu secara bersama-sama tanpa harus bersikap masa bodoh sambil menanti uluran tangan Pemerintah saja.
Oleh sebab itu, hasil yang telah kita saksikan pada hari ini, agar tidak lagi menjadi polimik yang berkepanjangan dikalangan masyarakat terutama mungkin ada sedikit masalah akibat dari pemilihan dari Kepala Desa sebelumnya, namun itu hendaknya dapat dipahami bahwa dalam setiap proses Demokrasi hal seperti ini adalah wajar terjadi sebagai akses dari kompetisi, dan Bupati juga meminta mulai hari ini perbedaan itu segera dihilangkan dan kembali dalam suatu semangat baru untuk membangun Desa dibawah Kepemimpinan Kepala Desa yang baru hasil pilihan Rakyat.
Di akhir sambutannya Bupati meminta kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara adil dan bijaksana untuk kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat khususnya Desa Pantango Lemba.
Sebelum melakukan Pelantikan Kepala Desa Pantango Lemba Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM sempat meninjau lokasi Irigasi Desa Pantango Lemba.
Pada hari yang sama dan tempat yang berbeda Bupati Poso Drs.Piet Inkirang,MM juga melantik Kepala Desa Maliwuko Rafles Parasi dibaruga Desa Maliwuko Kecamatan Lage periode 2009-2015.
Dalam sambutannya Bupati Poso mengucapkan selamat atas dipilihnya Rafles Parasi sebagai Kepala Desa yang baru atas pilihan masyarakat Desa Maliwuko dan semoga kepercayaan yang diamanatkan dapat diemban dengan baik semata-mata untuk kemakmuran Desa Maliwuko.

Jalur Tranportasi Laut dan Udara di Poso Dihidupkan Lagi


Bupati Poso Tinjau Lokasi Dermaga Pelabuhan Poso
Poso - Upaya pemerintah daerah kabupaten Poso untuk menghidupkan kembali jalur transpotasi, baik darat, udara dan laut, adalah sebagai rangsangan agar para investor dapat menanamkan saham/modalnya di daerah kabupaten Poso. Sebab sejak Poso dilanda konflik beberapa tahun yang lalu, jalur transportasi ini tidak beroperasi lagi di daerah Kabupaten Poso.
Kini, setelah beberapa minggu yang lalu telah dioperasikannya jalur transportasi udara melalui penerbangan Merpati di bandara Kasiguncu Poso, kembali lagi dibukanya jalur transportasi laut di pelabuhan dermaga Poso.
“Pemerintah Pusat akan memberikan suntikan dana stimulus ke Pemda Poso sebesar 39 miliar rupiah untuk pelebaran dermaga dan bandara. Dan dari 39 miliar rupiah yang dananya turunnya bersamaan, 18 miliar rupiah untuk pelebaran bandara 1.850 meter,” ucap Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM saat meninjau langsung sebuah kapal N.S Esparanza dari Negara Cina dengan tujuan Poso, yang mengangkut bahan materil untuk turbin milik PLTA Sulewana atau PT Poso Energy, di pelabuhan dermaga Poso, Minggu (22/3).
“Nantinya dalam waktu dekat ini Pemkab Poso juga akan mengupayakan mendatangkan kapal penumpang Tilongkabila milik PT Pelni, dan jenis lainnya. Sebab dananya pada tahun ini (2009) sudah dialokasikan baru Rp. 5 Miliar,” ungkap Bupati yang turut didampingi Kadis Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Poso Husni Moh.Kasim,SH.
Olehnya, Pemerintah Pusat melalui Pemda Poso terus berupaya mendongkrak perekonomian rakyat utamanya masyarakat Poso, agar masyarakat Kabupaten Poso tidak terisolir. “Terbukanya jalur udara dan laut ini adalah upaya pemerintah daerah kepada masyarakat utamanya para buruh, agar mereka bisa dipekerjakan. Dan ini salah satu cara untuk menghidarkan masyarakat dari kemiskinan,” terang Bupati Piet saat berdialog langsung dengan para buruh dan masyarakat di sekitar pelabuhan Poso yang juga saat mengamati pembongkaran muatan kapal N.S Esparanza di dermaga pelabuhan Poso.
Sehubungan dengan itu, Kabag Humas Setdakab Poso Amir Kiat, SH sebagai juru bicara Pemda Poso menambahkan, nantinya Senin (23/3) akan diadakan survey pembangunan dermaga Tentena dan dermaga Pendolo di Danau Poso dari Departemen Perhubungan Konsultan Pusat.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa pada Peninjauan lokasi Dermaga Pelabuhan Poso ini, turut dihadiri para pejabat di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, anggota dewan Poso dan para elit Parpol di Kabupaten Poso serta masyarakat di sekitar pelabuhan Poso.

Jumat, 27 Maret 2009

Putri Indonesia Sambangi Polres Poso


Putri Indonesia Sambangi Polres Poso

Puteri Indonesia 2007, Putri Raemawasti (20), Jumat (27/3) tiba di Poso dalam satu kunjungan selama tiga hari. Saat tiba di Poso, Putri menyambangi Polres Poso guna berbicara dari dekat dengan orang nomor satu di jajaran Polres Poso. Dalam perbincangan bersama Kapolres Poso AKBP Adeni Mohan, Putri banyak bertanya mengenai perkembangan keamanan di Poso paska konflik termasuk bercerita pengalamannya sebelum berangkat ke Poso.
Sebelum berangkat ke Poso, Putri mengaku, awalnya sangat khawatir karena mengetahui Poso sebagai daerah konflik. Bahkan, beberapa rekannya mengaku terkejut mengetahui ia akan berkunjung ke Poso.
“Kawan-kawan kaget saya akan berangkat ke Poso, sambil mendoakan agar tetap baik-baik, ada kawan yang katakan di Poso masih rawan, rusuh dan gembaran angker lainnya,” ujar Putri. Namun, setelah berada di Poso, Putri mengaku melihat gambaran yang lain tentang wajah Poso.
“Meskipun saya melihat masih ada beberapa bangunan sisa kerusuhan, tapi saya melihat Poso sebenarnya sangat cantik, terutama disekelilingnya ada pegunungan, kemudian air danau dan lautnya yang bersih dan jernih,” ujar Putri.
Dengan kedatangannya di bumi Sintuwu Maroso ini, Puteri juga mengaku ternyata apa yang disampaikan orang-orang di luar Poso selama ini tidaklah menyeramkan seperti yang dibayangkan. “Ternyata apa yang disampaikan orang tentang Poso tidak benar, karena selama saya di Poso kondisinya sangat aman, masyarakatnya sangat membaur antara satu dengan yang lain,” ungkapnya.
“Jadi, kondisi ini sebenarnya sangat baik untuk menujukan kepada masyarakat diluar Poso. Bahwa Poso sangat baik untuk berinvenstasi dan berpariwisata karena ternyata banyak obyek wisata yang dulu menjadi andalan Poso saat ini bisa dikunjungi lagi. Gue jamin deh, Poso sangat indah dan aman,” ujar Putri berapi-api.
Putri melakukan kunjungan di Poso selama tiga hari sebagai pembicara dalam seminar tentang kepribadian yang digelar Universitas Kristen Tenteta di Tentana, Pamona Utara. “Kami datang untuk memberi motivasi kepada mahasiswa agar menjadi pribadi yang bangga sebagai pemuda Indonesia dengan terus menggunakan produk dalam negeri,” kata manajer Putri kepada wartawan.
Kepada wartawan, Puti mengaku, setelah meninggalkan Poso nanti akan bercerita kepada siapa saja tentang keadaan Poso saat ini yang aman dan indah. “Seperti inilah Poso, sudah aman, indah dan jangan ragu untuk berinvestasi dan berpariwisata di Poso,” tandas mahasiswi alumni Institut Tekhnologi Surabaya itu.
Kunjungan Putri yang berparas cantik dan bertubuh semampai ke Markas Polres Poso menjadi perhatian sejumlah Polisi.

Senin, 23 Maret 2009

SOSIALISIASI UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009


BUPATI POSO BUKA SOSIALISIASI UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008
TENTANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009

Bupati Pos Drs. Piet Inkiriwang, MM diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. S. Songgo membuka secara resmi sosialisiasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009 bertempat di ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso Senin, 23 Maret 2009
Turut Hadir Pada kegiatan tersebut Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra setdakab Poso Drs. Lambang Bamonturu, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Drs. Baharudin. HT Kepala Biro Hukum Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Kasman Lassa, Ketua KPUD Propinsi Sulawesi Tengah Yasin Mangun, Panwaslu Propinsi Sulawesi Tengah, Ketua KPUD Kab. Poso Iskandar Lamuka, Para Unsur Muspida Kab. Poso, Para Narasumber, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Instansi terkait di jajaran Pemda Kab. Poso dan para peserta sosialisasi.
Laporan Panitia Pelaksana kegiatan sosialisiasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009 Abraham Kaia, SMHK menyampaikan bahwa adapun tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh elemen bangsa dan masyarakat mengenai isi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009, agar masyarakat dapat memahami dan menggunakan hak politik secara baik dan benar-benar sesuai ketentuan, peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan kegiatan sosialisasi kali ini diikuti pesert sebanyak 100 orang yang terdiri dari Aparatur Pemerintah Daerah Kab. Poso, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, LSM, Aparatur Penyelenggaraan Pemilihan Umum , PPS dan KPPS.
Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan rakyat Sekda Propinsi Sulawesi Tengan Drs. Baharudin. ST, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi tengah antara lain bahwa perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD dengan Undang_Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD adalah merupakan dinamika perkembangan demokrasi yang telah mewujudkan konstitusi Indonesia yang mementingkan terlaksanannya penyelenggaraan negara yang bersih dan akuntabel moderen dan domokratis, untuk itu pelaksanaan undang-undang Nomor 10 tahun 2008 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD dapat terselenggara secara konsisten dan konsekuen oleh seluruh komponen anak bangsa, yang tentunya membutuhkan pemahaman secara utuh dan menyeluruh mengenai isi undang-undang nomor 10 tahun 2008 tentang pemilu tahun 2009.
Untuk memperoleh pemahaman tersebut, kegiatan pemasyarakatan (sosialisasi) menjadi satu kebutuhan yang sangat mendesak, penting dan strategis sehingga dapat diselenggarakan penyuluhan hukum untuk mensosialisasikan undang-undang nomor 10 tahun 2008. Yang pada gilirannya para peserta diharapkan nantinya dapat meneruskan dan menterjemahkan kepada segenap elemen masyarakat di daerah ini, dan juga diharapkan kepada seluruh peserta agar benar-benar dapat mengikuti dengan seksama pemaparan-pemaparan yang disampaikan oleh narasumber agar dapat mensosialisasikan lebih lanjut materi yang telah diterima kepada lembaga atau masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami isi dari Undang-undang nomor 10 tahun 2008 yang pada gilirannya tingkat kesadaran hukum seluruh elemen masyarakat khususnya di kabupaten poso semakin meningkat, serta paham menggunakan hak dan kewajibannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Drs. S. Songgo mengucapkan, selamat kepada seluruh partai politik yang telah dinyatakan lolos dan dapat mengikuti pemilihan umum tahun 2009, serta ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini yang melibatkan Muspida Poso, Dinas Instansi terkait dan para partai politik peserta pemilu tahun 2009. Pelaksanaan Sosialisasi Undang-undang Nonor 10 tahun 2008 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD serta undang-undang nomor 23 tahun 2007 yang diselenggarakan oleh
Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah bertujuan untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada partai politik dan bagi mereka yang bertugas sebagai penyelenggara pemilihan umum.
Diakhir sambutannya Drs. S. Songgo menyampaikan, Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memperkenalkan secara dini dan jelas seluruh pedoman dan tehnis dalam melaksanakan pemilu tahun 2009 yang tinggal beberapa hari lagi akan dilaksanakan. Dan diharapkan kepada partai politik peserta pemilu 2009 serta tim suksesnya di dalam melaksanakan kampanye nantinya mohon hindari pelanggaran yang menyebabkan polemik di tengah masyarakat luas, terutama kampanye diluar aturan main jangan jadikan masyarakat sebagai obyek sementara hanya sekedar untuk meraih kemenangan, tetapi ciptakanlah iklim politik yang lebih dewasa dan demokratis sehingga masyarakat kita benar-benar memiliki kedewasaan politik untuk memilih figur sesuai dengan hati yang tulus dan bukan dengan sejumlah iming-iming serta janji yang tidak pasti. Saya yakin kita semua akan semakin solid dalam melaksanakan agenda penting ini dengan sebaik-baiknya, dan kiranya dapat memberi manfaat bagi kita semua dalam membina kebersamaan untuk terus melanjutkan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di bumi sintuwu maroso pada masa yang akan datang.****

Kejuaraan Terbuka GPK Poso 2009

Olaharaga Kejuaraan Terbuka GPK Poso 2009

Kegiatan olahraga kejuaraan terbuka dalam rangka memeriahkan HUT Kota Poso ke 114 tahun 2009 yang digelar Gerakan Pemuda Kreatif Kabupaten Poso, merupakan salah satu bentuk partisipasi kaum pemuda untuk mewujudkan cita-cita dalam membangun Kabupaten Poso khususnya melalui bidang olahraga.
Drs. Andi Rahmatullah Yusuf saat mewakili Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM, mengatakan, terlaksananya lomba olahraga ini selain mempererat rasa persatuan dan kesatuan, juga memupuk kebersamaan dalam menumbuhkembangkan rasa kecintaan terhadap dunia olahraga. “Saya berharap kegiatan ini harus berhasil dengan baik dan sukses, karena kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menuju event-event selanjutnya. Dan tidak menutup kemungkinan saudara-saudara sekalian akan dapat mewakili wilayah masing-masing pada kegiatan olahraga pada tingkat nasional,” harap Staf Ahli Bupati Poso Bidang Pemerintahan Drs. Andi Rahmatullah Yusuf saat membacakan sambutan tertulis Bupati Poso.
Ia menambahkan, pelaksanaan lomba olahraga ini disamping untuk menggali potensi para atlit daerah, juga sekaligus untuk mengangkat kembali wajah kabupaten Poso yang terpuruk selama ini di dunia luar. “Kita harus pahami, kegiatan-kegiatan seperti ini dapat bersilaturahmi antar sesama warga masyarakat dan menjalin persaudaraan dalam membangun bumi Sintuwu Maroso. Oleh karenya, marilah kita semua berfikir secara jernih, dewasa, demokratis dan rasional demi untuk kepentingan kita bersama, dan lebih khusus lagi demi kepentingan bangsa , negara dan masyarakat di wilayah ini,” ajak Andi Rahmatulah saat membuka kegiatan olahraga kejuaraan terbuka, di Halaman Kantor Bupati Poso, Jum’at (20/3).
Sebelumnya, ketua panitia pelaksana kegiatan open tournament 2009, Syahrul Kasim, menyampaikan, olahraga yang diperlombakan pada kegiatan ini diantaranya, kejuaraan sepak takraw se Sulawesi Tengah, Volly Ball putra-putri se Kabupaten Poso, lomba bersepada se Kabupaten Poso, dan kejuaraan lomba balap katinting untuk masyarakat nelayan se Kabupaten Poso. Untuk kejuaraan sepak takraw selain kabupaten Poso, juga diikuti oleh Kabupaten Parimo, Touna, dan Morowali.
Sedangkan untuk kejuaraan lomba volley ball diikuti oleh club-club se Kabupaten Poso dari 4 kecamatan, masing-masing diwakili 2 club. Dan untuk lomba katinting yang diikuti dari Kabupaten Poso yaitu Kelurahan Kayamanya 6 peserta, Lawanga 2 peserta, Madale 4, Kelurahan Mapane dan Toini 2 peserta, Desa Labuan 6 peserta, dan Desa Tayawa 2 peserta.
Syahrul mengatakan, kegiatan lomba olahraga ini adalah salah satu kegiatan perdana bagi organisasi ini, yang berkedudukan di Kelurahan Kayamanya. Organisasi ini (gerakan pemuda kreatif) berdiri sejak tanggal 28 Januari 2009 dan dideklarasikan pada tanggal 29 Januari 2009.
Olehnya, pada kegiatan ini gerakan pemuda kreatif (GPK) sebagai pemuda kelurahan Kayamanya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas dukungan melalui bantuan dana, karena disamping untuk memajukan dan mengembangkan bakat olahragawan di Kabupaten Poso juga membantu jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Poso khususnya dalam bidang olahraga. “Tentunya, ini juga sebagai sarana pemersatu yang paling efekti bagi generasi muda tanpa membedakan agama, suku, ras, dan golongan,” ucap Ketua Gerakan Pemuda Kreatif Kabupaten Poso, Syahrul Kasim.

Kejuaraan Terbuka Motocross dan Grasstrack Poso


Sekkab Poso Buka Kejuaraan Terbuka Motocross dan Grasstrack

Bupati Poso, Drs.Piet Inkiriwang,MM yang diwakili sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM membuka secara resmi kejuaraan terbuka Bina Mulia motorcrass dan grasstrack memperebutkan Piala Bupati Poso tahun 2009, bertempat di Sirkuit Sintuwu Maroso Poso desa Tonipa, jumat, 20 maret 2009.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, DanDim 1307 Poso Letkol Inf.Suwanto.SIP , Kapolres Poso AKBP.Drs.H.Adeni Mohan Daeng Pabali.MM, panitia penyelenggara, para peserta motorcross dan grasstrack, serta undangan Lainnya.
Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah serta sponsor lainnya yang relah memprakarsai dan memberikan dukungan sepenuhnya untuk menyelenggarakan motorcross dan grastrack yang merupakan suatu ivent yang mengkombinasikan antara otomotif dan olah raga serta ketangkasan yang penuh dengan petualangan.
kejuaraan motorcross dan grastrack merupakan jenis olah raga yang sangat diminati masyarakat khususnya para pencinta otomotif sekaligus merupakan olah raga yang mahal serta mempunyai resiko yang cukup berat, karena disamping memerlukan keterampilan khusus juga memerlukan peralatan yang cukup mahal. namun demikian masyarakat menyambutnya dengan sangat antusias karena ivent ini adalah merupakan ivent yang pertama kalinya dilaksanakan, dan mungkin saja ini akan berlanjut pada beberapa ivent yang lebih tinggi. untuk itu, demi terlaksananya dan suksesnya kegiatan tersebut, dimintakan perhatian kepada seluruh masyarakat agar memberikan dukungan sepenuhnya sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar, tertib dan aman.
Hal ini penting karena olah raga automotif secara tidak langsung mengundang simpatik masyarakat yang cukup besar sehingga mau tidak mau aspek ketertiban dan keamanan merupakan hal yang harus diutamakan sehingga baik para pembalap, panitia penyelengara maupun masyarakat pencinta olah raga balap motor yang menyaksikan kegiatan ini bisa memiliki rasa aman.
kegiatan inipun memiliki arti yang sangat strategis, artinya melalui kegiatan seperti ini seluruh komponen masyarakat dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain sehingga dapat tercipta rekonsiliasi secara alamiah , menjalin rasa persaudaraan, rasa persatuan dan kesatuan sebagai pilar utama untuk menyatukan kekuatan demi melanjutkan pembangunan di daerah sintuwu maroso pada masa yang akan datang.
Diakhir sambutannya Sekertaris Daerah Kabupaten Poso menyampaikan terima kasih kepada para Crosser terutama mereka yang berasal dari luar wilayah kabupaten poso atas keikut sertaannya dalam kegiatan tersebut mudah-mudahan ini akan memberi motivasi bagi para pembalap lokal untuk lebih berprestasi pada ivent yang lebih besar, juga kepada Crosser-Crosser Cilik yang berpartisipasi dalam Ivent tersebut, akan membawa suguhan menarik untuk disaksikan pada kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Rahman Andi Mase dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Iven tersebut adalah untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat otomotif bagi generasi muda.
Peserta lomba Kejuaraan terbuka motocross dan grasstrack selain berasal di dalam daerah Kabupaten Poso, juga berasal dari luar daerah, yang diantarannya, dari kota Palu, Morowali, Tojo Una-Una, Parigi Moutong, dan toil-toli. Juga tidak ketinggalan pula Para Crosser yang berasal dari Luar Provinsi sulteng, yaitu berasal dari Makassar, dan Surabaya. Jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut, 100 pembalap yang mengikuti Lima kelas yang diperlombakan, Serta turut andilnya para pembalap-pembalap cilik pada kejuaraan tersebut.
Setelah laporan ketua Panitia berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan Pembalap dari garis start oleh sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM sebagai tanda dimulainya Kejuaraan tersebut.
Pada pembukaan kejuaraan terbuka Bina Mulia motocross dan Grasstrack tersebut, disaksikan kurang lebih tiga ribu pengunjung yang ingin melihat kehebatan para pembalap-pembalap yang mengikuti iven tersebut..

Sosialisasi Kegiatan PT. INA Internasional. Co


Sekkab Pimpin Sosialisasi Kegiatan PT. INA Internasional. Co

Pelaksanaan Sosialisasi Kegiatan PT. INA Internasional. Co dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM bertempat di ruang rapat Bupati Poso, kamis, 19 Maret 2008.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Drs. Moh. Salmin, dan para pejabat instansi terkait diantaranya Kepala Bapedal Kab. Poso Ir. G. Balebu, Kadis Koperasi dan UKM Kab. Poso Rusnah Mangun, SE, MSi, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Poso Ir. Ambrosius Tokare, Dinas Pertanian Kab. Poso, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Poso, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Poso, Kepala Kantor Perizinan Kab. Poso Rocky J. Babay, SE,Kantor Pertanahan, Kabag Pembangunan Setdakab Poso, Kabag Humas Setdakab Poso Amir Kiat, SH.
Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM dalam lsosialisasi tersebut menyampaikan bahwa kunjungan Presiden PT. INA Internasional. Co merupakan kedua kalinya dan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan PT. INA Internasional. Co datang untuk berinvestasi di Bidang Perikanan salah satunya budidaya ikan Sidat dalam bahasa poso dikenal dengan nama Ikan Sogili dan Ikan Sunu, Bidang Pertambangan, Bidang Peternakan salah satunnya peternakan sapi, namun dalam pertemuan kali ini untuk sementara berinvestasi di bidang perikanan dan bidang peternakan, ini menunjukan atensi dan perhatian kita utamanya terhadap instansi yang terkait serta memberikan dukungan yang sungguh-sungguh terhadap PT INA Internasional. Co yang sudah mau berinvestasi, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan., yang mendorong para investor lainnya untuk masuk ke poso menanamkan modalnya dalam bidang yang terkait.
Sementara itu Presiden Direktur PT. INA Internasional. Co Mr. Lien Tim menyampaikan terimah kasih atas sambutan hangat dan dukungan Pemda Poso, bahkan sekitar sebulan yang lalu sudah meninjau lokasi sepanjang pesisir danau poso yang ada di Kec. Pamona Utara kel. Sangele, dan melihat langsung potensi besar dibidang perikanan tersebut sehingga segera melakukan investasi perkembangbiakan ikan sidat yang nantinya akan diexpor ke Negara Asia Timur, china, Taiwan, philipina, dan beberapa Negara Eropa.
Konsumen ikan sidat yang paling besar adalan Negara jepang akan tetapi jenis sidat momerata mereka senang dan suka namun berbahaya karena mengandung racun namun jenis ikan sidat yang ada di Kab. Poso tidak mengandung racun (sehat) bahkan sangat enak dan lezat untuk dikonsumsi.
Kendala yang ditemukan menurut Mr Liem Tim adalah proses logistic lewat udara yang jalurnya panjang, yang mana jalur penerbangan yang ada di poso rute yang digunakan Poso-Palu-Gorontalo, sehingga perlu dibukakan jalur langsung Poso-Makasar-Bali untuk mempersingkat dan mempercepat pengiriman ikan sidat.
Sementara dibidang peternakan permintaan PT INA International Co untuk disiapkan lahan seluas 30 ribu Ha masih menunggu kesiapan tim persiapan lahan agar investasi dibidang peternakan ini juga dapat memberikan andil dalam mempercepat proses pembangunan di bumi sintuwu maroso yang bermuara pada terciptanya masyarakat adil dan makmur.

Uji Petik PBB 2009

Sekkab Poso Buka Uji Petik PBB 2009

Pelaksanaan Uji Petik PBB Tahun 2009 sebagai bentuk pendistribusian SPPT (surat pemberitahuan pajak terutang) yang baru kepada wajib pajak secara langsung dilapangan, dengan memastikan SPPT tersebut sudah sesuai dengan nama wajib pajak.
Olehnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, menghimbau kepada wajib pajak yang terlibat dalam kegiatan uji petik pajak bumi dan bangunan (PBB) lebih memahami dan menyadari arti penting dari perpajakan dalam pembiayaan pembangunan nasional dan daerah. “Ini juga merupakan siklus dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Poso, seperti halnya pemungutan hasil pajak yang banyak memberikan kontribusi dalam pendapatan Negara yang dikembalikan ke daerah-daerah diseluruh Indonesia melalui pembiayaan pembangunan jembatan, jalan, pembangunan gedung sekolah dan infrastruktur lainnya,” terang Drs. Amdjad Lawasa,MM saat membuka kegiatan uji petik PBB 2009, di Aula Kantor Kelurahan Sayo, Rabu (19/3).
Sekkab Poso yang juga Ketua Tim Uji Petik menambahkan, dengan waktu yang tinggal beberapa bulan ini (30 September 2009), diharapkan kepada wajib pajak agar segera melunasi segala permasalahan dalam perpajakan sebelum waktu yang telah ditentukan. Sebab ini juga merupakan perhatian kita (pemerintah) dalam melangsungkan pelaksanaan pembangunan di wilayah ini (Poso). Sehingga, masyarakat sebagai wajib pajak menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kesadarannya menunaikan kewajibannya membayar pajak, baik pajak Daerah maupun Pajak Pusat (PBB).
Sementara Kepala Kantor Pratama Pelayanan Pajak Kabupaten Poso, menjelaskan data pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2009 untuk Kecamatan Poso Kota Selatan yang meliputi Kelurahan Lembomawo, Kawua, Bukit Bambu, Ranononcu, dan Kelurahan Sayo, telah ditetapkan sebesar 50.961.930 rupiah. Sedangkan dalam rekapitulasi obyek, subyek dan ketetapan PBB di sektor pedesaan dan perkotaan pada tahun 2009, Kabupaten Poso yang terdiri dari 18 kecamatan ditetapkan sebesar 1.802.800.610 rupiah.
Kegiatan uji petik yang berlangsung dengan sesi tanya jawab ini, dihadiri Camat Poso Kota yang diwakili Sekcam Poso Kota Selatan Muh.Azis,SE, Kepala Bidang Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Sukimin,S.Sos,MSi, para lurah sekecamatan Poso Kota Selatan, serta kades dan para masyarakat wajib pajak se kecamatan Poso Kota Selatan.

Rabu, 18 Maret 2009

KETUA DESK PEMILU 2009 TINJAU LOGISTIK DI GOR PUSELEMBA POSO


KETUA DESK PEMILU 2009 TINJAU LOGISTIK DI GOR PUSELEMBA POSO

Dalam rangka menunjang suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2009 di Kabupaten Poso,perlu dukungan dan fasilitasi pelayanan ketatalaksanaan dari Pemerintah Daerah sesuai dengan tugas dan tanggung jawab berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehubungan dengan itu melalui keputusan Bupati Poso,Nomor : 188.45/014/ Bag.Pem.Umum/2009 di bentuk Desk Pemilu 2009 kabupaten Poso yang di ketuai Drs.Amdjad Lawasa,MM yang juga sebagai Setdakab Poso,Kabag Pemerintahan Umum Purnama Megati,S.Sos,MH sebagai Sekretaris Desk Pemilu 2009.
Untuk menindak lanjuti kegiatan ini telah mengadakan beberapa kali kegiatan tempat koordinasi,sosialisasi pemilu 2009 dan Kamis 19 Maret 2009 Ketua Desk Pemilu 2009 Drs.Amdjad Lawasa,MM didampingi Kabag Humas Pemda Poso Amir Kiat,SH selaku Anggota Desk,Kabag Umum/Perlengkapan Drs.mahmudin Djamal,Sukimin S.Sos,Msi Kabid Anggaran serta Kasubag PPD Bagian Humas Firman,S.Sos.
Dalam kesempatan tersebut Drs.Amdjad Lawasa,MM mengadakan peninjauan langsung kesiapan-kesiapan Dinas Instansi terkait Desk Pemilu,seperti KPUD,Dinas Kependudukan dan Sipil,Sekretariat Desk Pemilu 2009 dibagian Pemerintahan dan dibagian Humas,serta meninjau stok logistik pemilu di Gedung OIah Raga (GOR) Puselemba Poso.hal ini terkait dengan upaya mengantisipasi hal-hal yang belum terselesaikan menjelang pemilu 2009 nanti,karena itu KPUD dan Sekretariat Desk Pemilu 2009 dapat lebih optimal lagi.
Olehnya itu Sekab Poso berharap agar persiapan pemilu 2009 yang akan dilaksanakan tanggal 9 April 2009 bisa berjalan sesuai yang diharapkan bersama menjaga keamanan,kelancaran dan ketertiban demi suksesnya penyelenggaraan pemilu 2009 di Kabupaten Poso.

JADWAL KAMPANYE PEMILU 2009 DI POSO 2


JADWAL KAMPANYE PEMILU 2009 ANGGOTA DPRD DAN DPD DI POSO

JADWAL KAMPANYE PEMILU 2009 DI POSO


JADWAL KAMPANYE PEMILU 2009 ANGGOTA DPRD DAN DPD DI POSO

Selasa, 17 Maret 2009

Wakil Bupati Poso Buka Sosialiasi Pemilu Tahun 2009

Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Pemilu tahun 2009 bertempat diruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Selasa, 17 Maret 2009.
Turut Hadir Pada kegiatan tersebut Drs. Tugino Partosuwito Kasubag Agraria mewakili Kabag Pemerintahan Setdakab Poso, Ketua KPUD Kabupaten Poso Iskandar Lamuka, para Camat dari tujuh Daerah Pilihan 1 Kab. Poso, para lurah, dan Para Kepala Desa juga yang berasal dari tujuh kecamatan Dapil I Kab.Poso.
Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Yang mana kegiatan ini, merupakan salah satu kegiatan yang tidak kalah pentingnya dalam Pemahaman terhadap Pemilu, serta Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Dukungan kelancaran Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2009.
Wakil Bupati Menambahkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah memberikan dukungan kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2009 berkaitan dengan Pelaksanaan sosialisasi Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pemilu, Kelancaran transportasi pengiriman Logistik Pemilu, monitoring kelancaran penyelenggaraan Pemilu, dan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan Pelaksanaan Pemilu.
Pemberian dukungan merupakan wujud kerjasama antara Komisi Pemilihan Umum,Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan Pasal 121 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum.
Dukungan kelancaran Penyelenggaraan Pemilihan Umum dilakukan berdasarkan permintaan dari Komisi Pemilihan Umum dan Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Kepada Pemerintah dan atau Pemerintah Daerah.
Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Poso menghimbau Kepada seluruh Peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut agar benar-benar dapat memahami tentang Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Dukungan Kelancaran Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2009 tersebut

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE-3 BULAN MARET 2009

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE-3 BULAN MARET 2009

Selasa , 17/03/09
- Pembukaan Sosialisasi Desk Pemilu 2009 di Ruang Pogombo Kantor Bupati Jam 09.00 Wita
- Peringatan Mulid Nabi Besar Muhammad SAW 1430 H/2009 M di Sanggar Pemuda Poso Jam 19.30 Wita

Kamis, 19/03/09
-Sosialisasi kegiatan PT. Ina International Co di Ruang Pogombo Kantor Bupati Jam 10.00 Wita

Jumat, 13/03/09
- Pertemuan Konsultif Bersama Komnas Perempuan di Ruang Pogombo Kantor Bupati Jam. 08.00 Wita
- Pembukaan Open Turnamen Gerakan Pemuda Kreatif di Halaman Kantor Bupati Poso Jam 03.00 Wita
- Pembukaan Grass Track dan Motocross di Sirkuit Ladangan Jam 03.30 Wita

Minggu, 22/03/09
- Penutupan Grass track dan Motocross di Sirkuit Landangan Jam. 03.00 Wita

Senin, 16 Maret 2009

Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2009 Di Poso


Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2009 Di Poso
Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH menghadiri Acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2009 Dan Kampanye Bersama Partai Politik Peserta Pemilu 2009 Kab.Poso. Senin, 16 Maret 2009 bertempat di Alun-Alun Sintuwu Maroso.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Muspida Kab.Poso, Ketua KPU Kab.Poso Iskandar Lamuka, Ketua Panwaslu Kab.Poso, Kaban Kesbang Politik dan Linmas Drs.Arnol Bouw, serta Partai Politik Peserta Pemilu Kab.Poso.
Ketua KPU Kab.Poso Iskandar Lamuka dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tanggal 16 maret ini adalah awal dimulainya kampanye Pemilu, agar senantiasa para seluruh peserta Pemilu senantiasa didalam proses Pelaksaan Kampanye Pemilu nantinya tetap menjaga ketertiban, keamanan serta saling menghargai antar sesama partai Politik. Hal ini akan mendorong Proses Kampanye bersama berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan apa yang kita diharapkan bersama.
Ketua KPU menekankan bahwa sebuah rumusan yang disepakati oleh seluruh Peserta Partai Politik Pemilu 2009 Kab.Poso, pada tanggal 12 maret yang lalu, dan kemudian Dideklarasikan pada saat ini, agar menjadi cermin dan wujud yang pelaksanaan Kampanye Bersama di Kab.Poso.
Diakhir sambutannya Ketua KPU menghimbau kepada seluruh Partai Politik Pemilu 2009 Kab.Poso yang berjumlah 34 partai tersebut agar menjaga kebersamaan dan persaudaraan dalam bingkai sintuwu maroso serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan memaruhi segala Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku serta siap menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2009.
Setelah sambutan dari Ketua KPU berakhir, acara dilanjutkan dengan, Pembacaan Deklarasi Kampanye Damai Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Thn.2009, dengan kutipan sebagai berikut, “Kami Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR,DPD,dan DPRD Kab.Poso berkomitmen dan bertekad : - Melaksanakan Kampanye Peserta Pemilu Thn 2009 secara damai, aman dan tertib, menghindari penggunaan cara-cara kekerasan serta saling menghargai sesama partai Politik dan calon Anggota Legislatif. – menjaga kebersamaan dan persaudaraan dalam bingkai Sintuwu Maroso serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. – Mematuhi segala peraturan Perundang-Undangan yang berlaku serta siap menyukseskan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2009.
Pembacaan Deklarasipun berakhir, dilanjutkan dengan Penanda Tanganan Deklarasi Tersebut, oleh 34 partai di Kab.Poso, disaksikan oleh Muspida Kab.Poso.serta Pelepasan Pawai Damai 2009 oleh Ketua KPU Kab.Poso.yang diantaranya ratusan kendaraan dari roda empat dan roda dua

Minggu, 15 Maret 2009

KETUA KPU POSO DISANDERA DEMONSTRAN


Wabup Poso Pimpin Upacara Gelar Pasukan dan Simulasi Sispam Kota Dalam Rangka Pemilu 2009 di Poso

Poso - Upacara Gelar Pasukan dan Simulasi Sispam Kota dalam rangka pengamanan Pemilu 2009, sebagai langkah untuk pengecekan kesiapan pasukan pengamanan untuk mengawal dan mengamankan jalannya pesta demokrasi di Kabupaten Poso. Sehingga baik saat tahap kampanye dan menjelang pemilu dalam menentukan anggota legislatif kabupaten/propinsi/pusat, tetap berjalan aman, damai, dan lancar.
Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH mengatakan, dalam menghadapi situasi dan kondisi demi terselenggaranya pemilihan umum (Pemilu), aparat TNI/Polri dan aparatur Pemerintah serta komponen yang terkait mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. Olehnya, “pelaksanaan gelar pasukan dan simulasi sispam kota ini dapat menciptakan keterpaduan bagi seluruh petugas, baik aparat TNI/Polri, Linmas, dan komponen terkait lainnya,” harap Wabup Poso saat memberikan amanat Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM dalam upacara gelar pasukan dan simulasi sispam kota, yang berlangsung di lapangan sepakbola Pusalemba Poso, Kelurahan Kasintuwu, Kecamatan Poso Kota Utara, Minggu (15/3).
Untuk itu, “kita perlu meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai kita terlena dengan situasi yang ada. Kita perlu belajar dari pengalaman yang lalu. Justru pada saat-saat seperti inilah para pelaku akan mengambil kesempatan untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu kita dituntut peka dan jeli dalam mengamati situasi yang ada,” ajak Wabup Thalib.
“Kepada yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi ini sampai selesai, agar tetap memperhatikan jaringan koordinasi. Karena bagaimanapun juga semua tugas tanpa koordinasi yang baik, pasti tidak akan membuahkan hasil yang maksimal,” ingat Wabup.
Disamping itu juga, Wabup Poso menambahkan, kondisi keamanan, ketentraman, dan ketertiban yang pada hakekatnya sangat mempengaruhi jalannya pelaksanaan pemilu tahun 2009 ini, sehingga dengan kebersamaan dan kekompakan serta dibarengi dengan jiwa patriotisme dan keterpaduan seluruh komponen, ia (Wabup) meyakini seluruh komponen yang terlibat pada pelaksanaan kampanye dan pemilu akan mampu melaksanakan tugas itu dengan sukses.
“Jalankanlah tugas yang mulia itu dengan baik, jujur disertai tanggungjawab yang besar. Netral, adil, dan tidak berpihak pada satu kekuatan politik tertentu, agar pemilu mendatang dapat terselenggara dengan baik,” tutup Wabup saat bertindak sebagai inspektur upacara gelar pasukan.
Saat setelah upacara gelar pasukan ini, dilangsungkan dengan Simulasi yang diperagakan oleh satuan pengamanan pemilu dengan melakukan penculikan dan penyanderaan Ketua KPUD Poso; Iskandar lamuka. Simulasi ini juga berlangsung dibeberapa titik yang dianggap rawan saat menjelang Pemilu, yaitu di pasar sentral Poso, kantor DPRD Poso, Kantor Bupati Poso, dan kantor KPUD Poso.
Peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Pamong Praja, Anggota Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi, Linmas, dan satuan pemadaman kebakaran, dihadiri para Muspida Kabupaten Poso, pejabat TNI/Polri, para pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, tokoh agama, adat, masyarakat, dan undangan lainnya.

Kamis, 12 Maret 2009

WABUP POSO TUTUP MUSRENBANG


WABUP POSO TUTUP MUSRENBANG

Bupati poso Drs. Piet Inkiriwang, MM yang diwakili oleh Wakil Bupati Poso Abd.Muthalib Rimi,SH,MH menutup secara resmi kegiatan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (FORUM–SKPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSREMBANG RKPD) Tahun 2009 bertempat di ruang Meeting Room Kantor BAPEDDA, Kamis 12 Maret 2009.
Dalam penutupan tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Moh.Salmin,Para Kepala Dinas,Badan,Bagian,Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Perempuan serta seluruh Peserta Forum SKPD dan Musrembang RKPD.
Acara diawali dengan laporan Panitia yang dibacakan Ketua BAPPEDA Poso J. Tumiwa Menyampaikan kepada Kepala SKPD wajib menyempurnakan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah ( RENJA-SKPD ) sebagai input dalam pelaksanaan RKPD Kabupaten Poso tahun 2010 dan bahan Musrenbang Priovinsi dan Musrenbang Nasional dan batas waktu penyampaian Renja di Bappeda paling lambat tanggal 16 Maret 2009 ( Dengan Pertimbangan tanggal 19 Maret 2009 Forum SKPD Provinsi )
Sementara itu Wakil Bupati Poso Abd.Muthalib Rimi,SH,MH dalam sambutan penutupan mengatakan kerja kita selama dua hari ini telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yaitu untuk mensingkronasikan semua program dan kegiatan oleh semua SKPD dan utusan delegasi kecamatan dalam forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Musrenbang RKPD yang bermuara pad kepentingan semua masyarakat Kabupaten Poso serta menyesuaikan prioritas rencana kerja satuan kerja perangkat daerah (RENJA-SKPD).
Lanjut Wabup, Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini telah kita selesaikan dengan menyempurnakan hasil musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Poso yang telah melalui masukan untuk penyempurnaan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah yang memuat prioritas pembangunan daerah dengan indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD serta rancangan alokasi dana desa termasuk dalam pemutakhiran yang pendanaanya berasal dari APBD,APBN dan sumber pendanaanya lainnya.
Oleh karena itu Wabup menghimbau kepada kita semua kiranya kondisi Kabupaten Poso yang sudah semakin membaik ini harus kita pertahankan dan kita jaga bersama agar supaya pesta demokrasi (PEMILU) yang dilaksanakan pada bulan April tetap kondusif agar supaya pembangunan dapat dilaksanakan dan berkelanjutan serta untuk semua komponen pembangunan agar mengabdi dengan hati nurani yang jernih sebagai implementasi tugas kemanusiaan demi kemajuan Kabupaten Poso kedepan sekaligus sebagai tanggung jawab kita kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Semoga apa yang dihasilkan pada forum ini mendapat petunjuk dan hidayah dari Tuhan agar perencanaan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sekaligus dapat mengentaskan kemiskinan demi kesehjateraan masyakarat yang adil,makmur,sejahtera dan mandiri yang sesuai visi dan misi Kabupaten Poso.

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE-2 BULAN MARET 2009

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE-2 BULAN MARET 2009

Kamis, 12/03/09
- Penutupan Forum SKPD & Musrenbang RKPD Jam 16.30 Wita

Jumat, 13/03/09
- Rapat Gelar Sistem Pengamanan Kota pemilu 2009 di Ruang Rapat Bupati Jam. 08.00
- Rapat Penjemputan Menpora Di Ruang Rapat Bupati Jam 10.00

Selasa , 17/03/09
- Pelantikan Kepala Desa di Desa Maliwuko Jam 10.00 Wita
Rabu , 18/03/09
- Pelantikan Kepala Desa di Desa Pantango Jam 10.00 Wita

FORUM SKPD DAN MUSREMBANG RKPD


FORUM SKPD DAN MUSREMBANG RKPD

Bupati poso Drs. Piet Inkiriwang, MM membuka kegiatan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (FORUM–SKPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSREMBANG RKPD) Tahun 2009 bertempat di ruang Meeting Room Kantor BAPEDDA, Rabu 11 Maret 2009.
Hadir pula pada kesempatan tersebut Ketua Bapedda Propinsi Sulawesi Tengah Rais Lamangkona ,ST Ketua DPRD Poso yang diwakili Burhanudin Hamzah, MUSPIDA Kabupaten Poso, Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Perempuan serta seluruh Peserta Forum SKPD dan Musrembang RKPD.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Dalam Laporan Panitia yang dibacakan Ketua BAPPEDA Poso J. Tumiwa Menyampaikan Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini mengaju pada UU Nomor 17 Tahun 2003, UU No 25 Tahun 2004, Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 050/06/BAPEDA Tanggal 08 Januari 2009 Tentang Jadwal dan Penyelanggaraan Perencanaan Pembangunaan. Peserta Kegiatan Forum SKPD dan Musrembang RKPD Kabupaten Poso terdiri dari para delegasi Kelompok – kelompok masyarakat di tingkat tinggi Kabupaten yang berkaitan langsung dengan fungsi RKPD atau Gabungan SKPD dan delegasi dari Kecamatan yang keseluruhan berjumlah 105 Orang, dan kegitan ini akan berlangsung dari tanggal 11 – 12 Maret 2009.
Disisi lain ketua BAPEDDA Propinsi Sulawesi Tengah Rais Lamangkona Urainya menyampaikan bahawa diterbitkannya UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem Perancanaan Pembangunan Nasional berimplikasi pada perlunya penyempurnaan Sistem Perencanaan Pembangunaan Nasional baik pada aspek proses, mekanisme maupun tahadapan Musyawarah perencanaan baik di tingkat Pusat maupun Daerah, maka dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) Tahun 2010 yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan serta sebagai tindak lanjut dari hasil pelaksanaan Musrembang RKPD Kabupaten harus diawali dengan penyelenggaran Forum SKPD guna sinkronisasi rencana program kegiatan antara pelaku pembangunan.
Sementara itu Bupati Poso Drs. Piet Ingkiriwang, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Forum satuan kerja Perangkat daerah (SKPD ) dan Musrembang RKPD sebagai wadah untuk mensinkronkan usulan Prioriotas Program, sehingga tidak ada lagi usulan program / kegitan yang tidak melalui Forum ini kecuali Program / kegiatan yang bersifat Emergency.
Lanjut Bupati, secara Makro tujuan pembangunan daerah adalah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Kita semua mengetahui bahwa tujuan pembagunaan daerah tidak dapat dicapai hanya dalam satu periode saja, oleh karena itu Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang harus dilaksanakan saat ini, supaya benar – benar dilakukan pembahasan terhadap program dan kegiatan prioritas yang kan dilaksanakan.
Bupati berharap melalui Forum SKPD dan Musrembang RKPD ini kita harus secara bijaksana dan mampu melihat hal – hal yang sifatnya prioritas sesuai kebutuhan dan bukan keinginan pribadi, kelompok, tetapi untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan dan juga dapat diselesaikan permasalahan yang berdampak luas pada penyelesaian permasalahan mendasar yang sedang dan akan dihadapi.

Rabu, 11 Maret 2009

Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2009


Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2009

Tepatnya, Rabu (11/3), Polres Poso menggelar pasukan operasi Mantap Brata dalam rangka pengamanan pemilu 2009 yang berutujuan untuk mengawal dan mengamankan jalannya pemilu, mulai dari tahap perencanaan sampai dengan purna pemilu yang merupakan agenda nasional dalam menentukan anggota legislative kabupaten/provinsi/pusat serta pengamanan Pilpres 2009, perlu adanya sistem pengamanan yang secara efektif. Sehingga dalam pelaksanaan pemilu yang merupakan sebuah sistem politik nantinya, dapat berjalan aman, lancar dan sukses demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera.
Kapolres Poso AKBP Drs. Adeni Mohan Dg Pabali,MM selaku inspektur upacara pada apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan pemilu 2009 mengatakan, penyelenggaraan pemilu pihak Polri telah menggelar Operasi Mantap Brata sejak tanggal 12 Juli 2008, guna mewujudkan/menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Polri juga telah menggelar berbagai bentuk operasi penciptaan kondisi, diantaranya operasi pemberantasan premanisme dan pemberantasan kejahatan jalanan (Street Crime). Kami (Polri) telah melakukan latihan gabungan penanggulangan terorisme bersama jajaran TNI serta unsur terkait lainnya sebagai wujud kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan untuk menetapkan situasi menjelang pelaksanaan pemilu tahap inti,” ucap Kapolres Poso saat membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi Drs. H. Bambang Hendarso Danuri,MM, di halaman Makopolres Poso.
Oleh karenanya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, berpesan melalui sambutannya, perlu adanya peran KPU selaku penyelenggara pemilu dan Bawaslu/Panwaslu selaku unsur pengawas pemilu, agar dapat bekerjasama dan mendapat dukungan dari berbagai pihak lainnya dalam melaksanakan tugasnya sebaik-baik. “Untuk aspek penegakkan hukum adanya ketentuan khusus pembatasan waktu dalam penanganan tindak pidana pemilu, dan peran serta Gakumdu dalam penanganan tindak pidana pemilu. Sehingga setiap perkara yang ditangani dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, dan tuntas demi memperoleh kepastian hukum,” harap Kapolri Bambang Hendarso Danuri.
Diakhir amanatnya, Kapolri menekankan 5 hal kepada seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan Pemilu 2009 antara lain, agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, mengenali wilayah tugas dan melaksanakan tanggung jawab serta senantiasa bersikap tegas dan humanis dalam setiap melaksanakan tugas, berpegang teguh komitmen netralitas pada semua golongan tanpa memihak, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan TNI/Linmas dan unsur lain yang terkait, dan jangan pertaruhkan masa depan bangsa dan negara ini hanya untuk kepentingan sesaat.
Apel gelar pasukan ini berlangsung dengan penyematan tanda operasi kepada 3 institusi satuan pengamanan pemilu masing-masing diwakili dari pihak TNI, Polri, dan dari dinas perhubungan komunikasi dan informatika, serta dilaksanakan peragaan simulasi/atraksi dalam menghadapi pengamanan pemilu dan ditandai dengan pemencetan tombol peladakan bom oleh Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM.
Peserta Apel gelar pasukan pengamanan pemilu 2009 yang diikuti unsur Polri/TNI/anggota pengamanan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Poso, dihadiri para unsur Muspida Kabupaten Poso, Ketua KPU Poso, pejabat Pemkab Poso dan DPRD Poso, para anggota parpol, serta tamu undangan lainnya.

Selasa, 10 Maret 2009

Peringatan HUT Polisi Pamong Praja Ke-59 Dipusatkan Di Poso


Upacara Peringatan HUT Polisi Pamong Praja Ke-59 dilaksanakan dengan penuh hikmat dihalaman kantor Bupati Poso Selasa, 10 Maret 2008,
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H.Achmad Yahya,SE,MM, Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MM, Muspida Kab. Poso, DanYon 714 Sinmar Poso, Rektor Unsimar Poso Lefrand Mango, SE, MSi,Kasat Polisi Pamong Praja Rudi Rompas,SH, Para Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian dilingkungan Daerah Kabupaten Poso, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Perwakilan dari Sembilan Kabupaten, Kota Palu,dan Provinsi satuan Polisi Pamong Praja, serta Undangan Lainnya.
Acara diawali dengan Pembacaan Sejarah Singkat Polisi Pamong Praja oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Poso Rudi Rompas,SH.
Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Wakil Gubernur H.Achmad Yahya,SE,MM ditandai dengan Pemeriksaan Barisan Upacara .
Menteri Dalam Negeri Mardiyanto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Inspektur Upacara Wakil Gubernur H.Achmad Yahya,SE,MM menyampaikan selamat hari Ulang Tahun Polisi Pamong Praja yang Ke-59 dengan tema “satuan Polisi Pamong Praja Konsisten menciptakan kondisi yang tertib aman dan tentram dalam rangka mensukseskan Pemilu 2009”.
Tema ini dipilih sejalan dengan langkah dan semangat pengabdian dan motifasi, tugas serta tantangan yang dihadapi Anggota satuan Polisi Pamong Praja dalam Undang-Undang No.32 tahun 2004 tentang pemerintahan Daerah, Pasal 13 dan Pasal 14 pada huruf C. diamanatkan bahwa urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah meliputi penyelenggaraan Ketertiban Umum, dan ketentraman masyarakat. Demikian Pula dalam pasal 148 dan 149 yang mengamanatkan, dibentuknya satuan Polisi Pamong Praja dalam membantu Kepala Daerah dalam menegakan peraturan Daerah dan penyelenggaraan Ketertiban umum serta ketentraman masyarakat. hal ini berarti bahwa keberadaan Polisi Pamong Praja mempunyai peranan penting dan strategis baik dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah, Di tingkat nasional, termasuk didalamnya Agenda Pemilu 2009.
Tugas dan tanggung jawab Polisi Pamong Praja dalam mengamankan program-program Pemerintah Daerah, khususnya didalam menegakkan Perda sangat diperlukan, sekaligus memantapkan Posisinya sebagai salah satu Unit Kerja didalam struktur Pemerintah Daerah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Program Pemerintah.
Tugas dan Fungsi yang diemban cukup berat, sebagai salah satu Pengemban Fungsi Kepolisian Khusus seperti yang diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang nomor 2 tahun 2002, tentang Undang-Undang Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja Sebagai salah satu organ atau lembaga dan sekaligus sebagai fungsi, sebagai salah satu kerja perangkat Daerah satuan Polisi Pamong Praja telah jelas eksistensinya berdasarkan peraturan pemerintah nomor 32 tahun 2004, tentang pedoman satuan Polisi Pamong Praja. Sedangkan Perannya telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah untuk membantu Kepala Daerah dalam menegakkan Peraturan Daerah dan Penyelenggaraan Keteriban Umum serta ketentraman masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wakil gubernur menyampaikan beberapa hal kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja sebagai berikut, Tingkatkan tugas dan pengabdian menyukseskan kebijakan Pemerintah dan pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum, dan ketentraman serta keamanan masyarakat secara arif dan bijaksana. Tingkatkan motifasi, pengetahuan, keterampilan dan sikap kearah Profesional serta ikut terlibat aktif dalam penyusunan dan pembahasan peraturan Daerah dan keputusan Kepala Daerah guna mendukung kelancaran dan keberhasilan Pelaksanaan Tugas. Tingkatkan Peluang untuk keikutsertaan masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi gangguan ketentraman dan ketertiban umum sebagai aktualisasi Profesionalisme modern. Tingkatkan Kemampuan 4 CT, Cepat Penuh,cepat Tanggap, Cepat tindak, dan cepat tuntas, sehingga adanya keresahan masyarakat maupun hal-hal yang dapat menimbulkan ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Tingkatkan koordinasi dengan Instansi terkait, tokoh Agama, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Daerah. Tingkatkan citra dan eksistensi satuan Polisi Pamong Praja dengan konsisten mendudukan tugas dan fungsi satuan Polisi Pamong Praja sesuai dengan Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tetang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 2004 tentang Pedoman Satuan Polisi Pamong Praja. Serta sukseskan dan dukung Pelaksanaan Pemilu 2009 dengan Ikut serta membantu menciptakan situasi dan kondisi ketentraman dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang Pemilu 2009.
Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan Lambang Kesatuan Polisi Pamong Praja Oleh Bupati Poso yang diwakili Oleh Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH kepada Perwakilan dari Toli-Toli sebagai tuan Rumah Pada Pelaksanaan Peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja yang ke-60 tahun 2010.
Serta Devile Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja dari Provisi, Kota Palu, Kabupaten Poso, Donggala, Toli-Toli, Luwuk, Parigi Moutong, Buol, Tojo Una-Una, Morowali,dan kabupaten Banggai Kepulauan.

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE-2 BULAN MARET 2009

Selasa, 10/03/09
- HUT Polisi Pamong Praja Di Lapangan Kantor Bupati Poso Jam 08.00 Wita
- Rapat Membahas Ttg Pelaksanaan Tugas Tim Desk Pemilu 2009 Jam 13.30 Wita
Rabu , 11/03/09
Musrebang Tingkat Kabupaten di Ruang Aula Bappeda Poso Jam 08.30 Wita

Minggu, 08 Maret 2009

Sekkab Poso Pimpin Rapat Pengurus Persipos

Sekkab Poso Pimpin Rapat Pengurus Persipos

Rapat yang mengagendakan tentang pembentukan pengurus Persipos masa bhakti 2009 – 2014 merupakan tindak lanjut sebagai pengesahan pengurus persipos yang lama kepada pembentukan pengurus yang baru, karena selama pembentukan pengurus yang baru (Persipos) belum ada pencapaian/pengesahan dari Ketua Pengurus Persipos untuk diteruskan ke pengurus cabang (Pengcab) PSSI Poso. Hal ini yang menjadi suatu kendala dikepengurusan yang baru dalam mencanangkan program kerjanya kedepan, karena sejak ditetapkan Surat Keputusan belum ada pengalihan kepengurus mereka (yang baru) sesuai dengan mandat dan SK yang telah ditetapkan sebelumnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus Persipos, Drs. Amdjad Lawasa,MM, mengatakan, karena tidak terjadi pengalihan pengurus secara normal, maka dengan sendirinya pembentukan komposisi pengurus yang baru terjadi. Olehnya, Amdjad Lawasa, sangat menghargai atas segala upaya dan kerja keras para pengurus baik yang lama maupun yang baru, sehingga dalam hasil pertemuan melalui rapat ini pegurus persipos menerima komposisi yang diberikan oleh Drs, Amjad Lawasa, MM.
Secara deklarasi dalam agenda rapat hasil pertemuan pengurus Persipos dengan Sekda Kabupaten Poso telah ada titik terang sehingga wacana yang terjadi pada minggu malam 1 Maret 2009 berubah menjadi tenang dan sejuk walau hasil dari pertemuan tersebut belum fainal sifatnya. Adapun komentar dari wakil rakyat Drs, Fredi Torunde selaku anggota Dewan bahwa, Pengesahan komposisi Pengurus yang baru masa bakti 2009-2014 sangat dihargai dan didukdung sepenuhnya dengan alasan sudah memenuhi catatan, yang di hadiri dari pihak Legislatif dan Eksekutif.
Pertemuan yang dihadiri kurang lebih 35 orang, bertempat di Sekretariat KONI Poso, merupakan hasil dari kerja keras para pemerhati bola kaki yang sangat prihatin dengan keadaan, kondisi kekinian serta wacana dan realitas yang terjadi. Mengukuhkan kembali pengurus Persipos yang baru merupakan harapan pertama dan paling utama dari pada program-program kerja pengurus itu sendiri, apalah artinya program kalau tidak ada pengurus yang sah secara system, oleh karenya pembentukan pengurus merupakan hal yang paling dominan, sehingga segala konsekuensinya dapat di pertanggung jawabkan secara Organisasi dan secara moral.

Bangga Adanya Penerbangan Merpati


Pemda dan Masyarakat Poso
Bangga Adanya Penerbangan Merpati

Merpati Air Lines merupakan salah satu jalur transportasi udara yang pernah beroperasi beberapa tahun lalu di Kabupaten Poso, kini hadir kembali di tengah-tengah masyarakat sebagai jasa penerbangan dalam melayani dan memudahkan masyarakat sebagai jasa pengguna transportasi udara. Penerbangan Merpati jenis Cassa yang sebelumnya tahun 2007 hingga 2008 pemerintah daerah telah memberikan subsidi melalui dana APBD, dan disaat tahun 2009 ini penerbangan Merpati masuk dalam APBN.
Penerbangan ini juga (Merpati) adalah merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, sebagaimana tuntunan dalam perkembangan zaman di era modern. Sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat sangat mendukung dan merespon atas kehadiran jasa penerbangan Merpati yang telah beroperasi kembali di Kabupaten Poso sebagai sarana transportasi udara.
Disamping itu juga dalam memelihara hubungan kerjasama antara Pemda dengan jasa penerbangan Merpati perlu adanya 3 (tiga) hal yang pokok. “Pertama, dengan adanya penerbangan ini, kita memberikan kemudahan bagi masyarakat karena ini juga merupakan salah satu fungsi pemerintah. Kedua, dapat memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan pembangunan, sebab ini juga mempengaruhi peningkatan perekonomian. Dan ketiga, dapat menciptakan sebagai wahana rekonsiliasi yang akan terjadi secara alami,” kata Wabup Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH saat pengoperasiaan kembali penerbangan pesawat Merpati di agen perwakilan Merpati di Poso, Jum’at (6/3).
“Olehnya, kedepan penerbangan Merpati dengan rute Palu – Poso – Gorontalo dan Gorontalo – Poso – Palu ini, bisa mengembangkan penerbangannya dengan rute Poso – Makassar, sebagaimana harapan dan dambaan pemerintah daerah utamanya masyarakat di Kabupaten Poso. Sebab kehadiran Merpati sebagai penerbangan perintis, adalah merupakan satu bagian kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada,” harap Wabup saat menyampaikan pesan Bupati Poso kepada krue penerbangan Merpati.
Katrin MA mengatakan, salah satu tugas merpati nusantara air lines sebagai jembatan udara nusantara, adalah menerbangi dan membuka daerah-daerah perintis. “Telah beroperasinya kembali penerbangan (Merpati) dan mempunyai Agen Perwakilan di Poso (GSA), juga merupakan dukungan dari Pemerintah Daerah terlebih kepada masyarakat Poso. Oleh karenanya, perkembangan suatu daerah juga ditentukan oleh lancarnya transportasi khususnya transportasi bidang udara,” jelas Katrin MA selaku Distrik Manager Merpati Cabang Palu.
Sementara Kabag Humas Setdakab Poso, Amir Kiat,SH, menyampaikan, telah beroperasinya kembali penerbangan Merpati ini, tak lain merupakan dukungan dan kerjasama antara Pemda Poso dan pihak Merpati Air Lines dalam membantu masyarakat melalui jalur transportasi udara. “Juga pada jadwal penerbangan Merpati ini, untuk rute Poso – Gorontalo pemberangkatannya hari Jum’at pukul 11.45 wita dengan tarif 185.000 rupiah. Dan rute Poso – Palu pemberangkatannya hari Jum’at pukul 15.00 wita, dengan tarif 171.000 rupiah. Untuk itu marilah masyarakat Poso menggunakan jasa penerbangan ini, karena selain dengan menyiadakan tarif murah, ini juga merupakan upaya pemerintah dalam memajukan perekonomian di Kabupaten Poso melalui penggunaan jalur transportasi udara,” ucap Amir Kiat selaku juru bicara Pemda Poso.
Pengoperasian kembali Pesawat Merpati di Poso ditandai dengan pengguntingan Pita di Agen Perwakilan (GSA) oleh Wabup Poso, serta pemberian bingkisan dari Manager Merpati Palu kepada pejabat daerah dan pimpinan bank BRI, dihadiri Assisten Pemerintahan Setdakab Poso Drs. Moh.Salmin, Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Poso Husni Moh.Kasim,SH, Kabag Humas Setdakab Poso Amir Kiat,SH, Kabag Administrasi Perekonomian Atmadjaya Mardjun,S.Sos,MM, Pimpinan Agen Perwakilan Merpati Poso Ira Mokoagow, para BUMN, BUMD, para Pilot Merpati, serta tamu undangan. Serta pemberangkatan gratis kepada 4 pejabat Pemkab Poso, rute penerbangan Poso – Palu di Bandara Kasiguncu Poso.

Selasa, 03 Maret 2009

Bupati Poso Pimpin Rapat persiapan Pengamanan Pemilu 2009

Bupati Poso Pimpin Rapat persiapan Pengamanan Pemilu 2009 Bersama Muspida

Pelaksanaan rapat persiapan Pengamanan menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2009 sebagai upaya untuk menyatukan/menyamakan persepsi, agar sebelum maupun saat menjelang pelaksanaan pemilu tidak akan mendapatkan kendala ataupun halangan baik dari segi teknis pengamanan maupun aturan dan ketentuan yang berlaku.
Turut hadir pada rapat tersebut, Muspida Poso, Danyon 714 Sintuwu Maroso Letkol.Inf.Agus Pangarso, Asisten II Drs.Moh.Salmin, Asisten III Drs.Sin Songgo, Kaban Kesbang Politik dan Linmas, Drs.Arnold Bouw, Sekertaris Inspektorat, Kabag Humas Amir Kiat.SH,Kabag Pemerintahan, Kabag Umum. Rapat tersebut bertempat diruang kerja Bupati Poso, selasa 3 maret 2009.
Bupati Poso, Drs.Piet Inkiring,MM dalam rapat tersebut Menyampaikan, bahwa Muspida dan Instansi-instansi yang terkait untuk selalu mengadakan komunikasi dan Koordinasi dalam bentuk Pengamanan menjelang Pemilu. Agar senantiasa tanggap dalam mengantisipasi segala bentuk keadaan dilapangan pada saat menjelang Pemilu.
sebagai pengamanan saat pelaksanaan kampanye maupun pemilu nantinya, Pemda Poso memberikan kesediannya kepada Polisi Pamong Praja agar menjalankan tugasnya sebagai aparat pemerintah, begitu juga kepada pemerintah kecamatan maupun lurah lurah, untuk mengambil bagiannya dengan menjaga situasi dan keamanan di wilayahnya masing-masing. Sehingga pelaksanaan kampanye dan pemilu kedepan nantinya bisa berjalan aman dan lancar, sesuai harapan kita bersama di Bumi Sintuwu Maroso Poso.
Bupati Poso menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Poso untuk secara bersama-sama dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2009. Agar nantinya apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama serta berdampak pada keadaan Kabupaten yang lebih baik dan maju Sebagai bentuk kebersamaan yang mencerminkan kedamaian dan kesejahteraan di bumi Sintuwu Maroso.
Sementara itu, Kapolres Poso AKBP.Drs.H.Adeni Muhan Daeng Pabali,MM. bersama DanDim 1307 Letkol.Inf.Suwanto.SIP, menyatakan siap mengamankan Pelaksanaan Pemilu 2009.

NELAYAN TENTENA PANEN 'SOGILI'


NELAYAN TENTENA PANEN 'SOGILI'
Tentena/Sulteng, 2/- Para nelayan di Tentena, kota wisata di tepian danau Poso, Sulawesi Tengah, mulai memasuki masa panen ikan sidat atau belut, penduduk lokal menyebutnya sogili.
"Musim sogili di sini biasanya mulai Desember sampai Juni, namun tahun ini musim rupanya bergeser dan baru mulai rame Februari 2009," kata T. Tampai, seorang nelayan sogili saat ditemui di Tentena, ibu kota Kecamatan Pamona Utara, sekitar 56 km Selatan Kota Poso, Senin.
Menurut dia, musim panen sogili diperkirakan mencapai puncak pada bulan Mei, dan saat ini baru awal-awal panen saja.
"Hasilnya belum begitu rame, paling banyak 10 sampe 12 kg atau sekitar empat ekor per orang tiap hari. Pada puncak musim, satu hari bisa dapat 20 sampe 25 kg/hari," ujarnya.
Ikan sogili hidup dengan berat di atas dua kg per ekor, dijual kepada pengumpul untuk diekspor dalam bentuk sogili segar dengan harga Rp75.000/kg, sedang yang sudah mati atau yang beratnya di bawah dua kg/ekor dijual ke masyarakat lokal atau pengusaha restoran/warung makan Rp45.000/kg.
"Nelayan sogili Tentena tahun ini sangat diuntungkan karena dalam musim panen saat ini, harga jualnya cukup menarik mencapai Rp75.000/kg," kata Kaverius, nelayan sogili lainnya.
"Kami tidak pernah kesulitan menjual sogili baik yang hidup maupun mati karena pasarnya banyak. Pengumpul sogili hidup membeli berapapun yang dihasilkan nelayan dengan harga cukup tinggi, sebab sogili hidup kini menjadi komoditas ekspor yang dikirim melalui Makassar," kata Kaverius menambahkan.
Penangkapan ikan sidat di danau Poso dilakuan dengan membuat pagar perangkap di mulut sungai berbentuk piramid yang terbuat dari kayu dan bambu.
Di ujung piramid itu dipasang bubu (wuwu) atau pukat untuk menampung sogili yang terperangkap. Saat sogili keluar dari danau Poso dan mulai masuk ke mulut sungai, maka ikan belut itu akan tergiring masuk ke bubu atau pukat.
"Jadi pada subuh hari kita tinggal mengangkat pukat atau bubunya untuk mengambil ikan belut itu," ujarnya.
Setiap pagar perangkap diusahakan oleh delapan sampai sepuluh orang nelayan dengan pembagian hasil dilakukan secara bergiliran setiap hari, misalnya si 'A' yang mendapat giliran hari Senin, maka seluruh hasilnya pada Senin itu milik 'A' demikian selanjutnya.
"Ini sudah tradisi yang turun temurun di sini sejak tahun 1950-an," kata Tampa'i (83) yang tampak masih kuat dan tetap menekuni usaha menangkap belut tersebut.
Sementara itu, Joni, eksportir sogili di Tentena mengatakan, pada musim Sogili bulan Februari sampai Juni, ia bisa mengekspor 400 kg setiap minggu dengan tujuan Taiwan dan Cina melalui Jakarta.
Ikan sogili di dua negara tersebut sangat diminati untuk bahan pencampur sup sehingga pembeli tidak pernah membatasi jumlah untuk dikirim dalam keadaan hidup.******

POLRES POSO SIAPKAN 1.116 PERSONIL AMANKAN PEMILU


POLRES POSO SIAPKAN 1.116 PERSONIL AMANKAN PEMILU

Poso, Sulteng, 3/3 – Polres Poso, Sulawesi Tengah akan mengerahkan sebanyak 1.116 personilnya dari 1.600 lebih prsonil Polres untuk mengamankan jalannya Pemilu legislatif di daerah bekas konflik ini.
“Kita akan ‘all-out’ mengamankan pesta demokrasi ini agar berjalan lancar dan aman,” kata Kapolres Poso, AKBP Mohan Daeng Pabali sebelum mengikuti rapat Muspida membahas pengamanan di Poso yang dipimpin Bupati Poso Piet Inkiriwang di Poso, Selasa.
Menurut dia, belajar dari pengalaman yang lalu-lalu, polisi akan mengantisipasi dan menangani secara serius gangguan keamanan sekecil apapun percikannya.
Selain personil Polri, pengamanan Pemilu di daerah berpenduduk hampir 200.000 jiwa ini juga akan didukung oleh personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemkab Poso sekitar 1.000 orang.
“Kalau eskalasi keamanan meningkat, kita juga akan didukung oleh pihak TNI,” ujarnya.
Secara umum, kata Kapolres, situasi Kamtibmas dan stabilitas politik di Poso sampai saat ini aman dan terkendali, tidak ada gangguan-gangguan berarti.
Menurut dia, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap desa dan kelurahan serta tempat-tempat pemungutan suara (TPS) untuk mengkategorisasi tingkat kerawanan setiap TPS.
Namun Mohan belum bersedia merinci berapa banyak dan desa/kelurahan serta TPS-TPS mana saja yang masuk kategori rawan.
Pemilu di Poso akan diikuti 130.000 lebih pemilih yang akan memberikan suaranya pada 460 TPS dengan jumlah caleg 417 orang dari 33 partai politik.
Sementara itu Dandim Poso Letokol Inf Suwanto mengatakan siap membantu Polri mengamankan Pemilu.
“Kita memiliki satu batalyon TNI dan 300 personil Kodim. Jumlah itu cukup untuk mem-back-up polisi bila dibutuhkan. Jadi kita tidak perlu menambah personil dari luar,” ujarnya.
Bupati Poso Piet Inkiriwang sebelum memimpin rapat Muspida tersebut mengatakan, rapat ini akan membahas berbagai masalah terkait pengamanan Pemilu, khususnya mengkoordinasikan komando di lapangan bila terjadi hal-hal yang mengganggu pelaksanaan Pemilu.
“Setiap instansi seperti Polres, Kodim, Pemda kan sudah memiliki sistim keamanan masing-masing. Nah sistim-sistim ini akan kita koordinasikan agar ada satu komando bila nantinya ada gangguan di lapangan,” ujarnya.
Rapat yang dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Poso, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD dan para Asisten Setda Poso itu juga membahas adanya sekitar 2.000 pemilih yang tidak tercatat namanya dalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPUD Poso.

Perayaan HUT Kota Poso ke 114


Perayaan HUT Kota Poso ke 114 Ditandai dengan Pemotongan nasi Tumpeng

Peringatan HUT Kota poso yang ke 114 dilaksanakan dengan meriah, sederhana, dan penuh hikmat dihalaman kantor bupati Poso Senin, 2 Maret 2008, ditandai dengan pemotongan Nasi Tumpeng Oleh Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM,
Acara tersebut dihadiri oleh para Muspida Kab. Poso, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM, DanYon 714 Sinmar Poso,Kepala Dinas, Badan, Bagian, Kantor, Rektor Unsimar Poso Lefrand Mango, SE, MSi, Rektor Unkrit Dr. R. Lumeno,Tokoh Agama Islam,Kabupaten Poso Yahya Mangun, Ketua Umum Majelis Sinode Sulawesi Tengah Pdt. Ishak Pole, MSi, Ibu Ketua Penggerak PKK Ny. Elen Inkiriwang Pelealu, Ibu Ketua Dharma wanita Persatuan Meisura Lawasa Pakaya, Ibu Ketua KCK Dandim 1307, Ibu Ketua KCK Danyon 714 Sinmar Poso, Tokoh Agama, Para Lurah/Kepala Desa, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, serta warga masyarakat kota Poso.
Acara diawali dengan Laporan Ketua Panitia yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Setdakab Poso Drs. Lambang Bamonturu, dalam laporannya menyampaikan bahwa HUT Kota Poso kali ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusam Bupati Poso No. 188.45/0377/Um.Perl/2009 tanggal 5 Pebruari 2009 tentang pembentukan panitia HUT Kota Poso tanggal 1 Maret 2009 dengan tujuan untuk mengenang kembali sejarah berdirinya Kota Poso 114 tahun yang lalu, dan peringatan HUT Kota Poso dilaksanakan dengan meriah, sederhana dan penuh hikmad dengan harapan Kota Poso kedepan dapat terwujud kembali impian kita semua untuk mengembalikan Kota Poso sebagai Kota Poso yang aman, tertib, ramah dan Indah. Drs. Lambang Bamonturu juga menyampaikan bahwa Peringatan HUT Kota Poso tahun ini dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan Olah Raga, Pagelaran seni dan Budaya, serta Lomba Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3) dimana waktu pelaksanaan seluruh kegiatan dimulaia tanggal 13 Pebruari 2009 sampai dengan 2 Maret 2009.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM menyampaikan bahwa peringatan HUT Kota Poso ini akan membawa makna tersendiri, baik bagi pemerintah maupun masyarakat kota poso pada umunya, sehingga peringatan ini dapat dijadikan langkah awal untuk dijadikan wahana pembaharuan wajah dan citra kota poso sekaligus mengintropeksi diri apa yang telah kita buat dimasa lampau dan apa pula yang akan kita sumbangkan bagi daerah ini dimasa datang, terutama dalam memberi sumbangsi serta partisipasi nyata dalam setiap gerak pembangunan yang tengah kita upayakan bersama, terutama dapat memelihara kondisi daerah ini yang aman dan dinamis merupakan suatu langkah yang patut dibanggakan. Sementara kondisi aman itu, hanya dapat tercipta manakala seluruh masyarakat bahkan kita sekalian memahami dan menyadari sunguguh-sungguh pentingnya hidup dalam persaudaraan, persahabatan tanpa memandang perbedaan suku, agama dan etnis.
Diakhir sambutannya Bupati juga menyampaikan kepada szeluruh warga masyarakat kota poso agar dapat menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan keamanan karena pada Bulan April mendatang Kota Poso menjadi Tuan Rumah dalam pelaksanaan STQ Tingkat Propinsi Sulawesi Tengah, yang terpenting berikanlah senyuman kepada kafilah-kafilah kabupaten lain.
Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM juga menyerahkan Piagam Penghargaan secara simbolis kepda Kades/Lurah, Mantan Kades yang mengabdi ± 20 tahun berturut-turut, serta penyerahan SK Sekdes sebanyak 32 orang yang menjadi PNS, penyerahan SK 80 % CPNS tahun 2008 golongan I, II dan III, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Bus dari Departemen Perhubungan RI 2 (dua) unit Bus sekolah angkutan pelajar oleh Bupati Poso kepada Sekretaris Dinas Perhubungan Dra. CH. Limbong.
Acara dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba sekaligus penyerahan hadiah oleh Bupati Poso didampingi oleh Unsur Muspida Kab. Poso,diakhiri dengan dero bersama dan lomba panjat pinang

Sekab Poso Lepas Lomba Lari 10 Km


Sekab Poso Lepas Lomba Lari 10 Km Putra dan 5 Km Putri


Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) kota Poso yang ke 114 yang jatuh pada 1 Maret 2009, Pemerintah Kabupaten Poso menggelar berbagai kegiatan lomba, diantaranya lomba olahraga, kesenian, dan kebersihan. Lomba yang telah berlangsung sejak tanggal 26 Februari 2009 hingga berakhir pada tanggal 1 Maret 2009 ini, dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Poso.
Salah satu kegiatan yang telah berlangsung dalam memperingati HUT Kota Poso ke-114 yaitu lomba Lari 10 km Putera yang diikuti 109 orang peserta, dan 5 km Putri yang diikuti 55 orang. Lari 10 km Putra yang dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM mewakili Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, bertempat di depan Polsek Lage, Desa Tagolu, dan untuk 5 km Puteri tepatnya di Tugu Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan.
Lomba lari 10 dan 5 Km yang berlangsung hari Jum’at (27/2) tepatnya pukul 07.00 Wita diikuti dari berbagai kalangan masyarakat umum, TNI, maupun Pelajar dari berbagai desa di Kabupaten Poso. Dan untuk garis finis baik pelari putera-puteri tepatnya di Depan rumah jabatan wakil Bupati Poso.
Pada lomba lari 10 Km putera keluar sebagai Juara I (pertama) atas nama Ahmad Gairi dari Kodim 1307 Poso dengan catatan waktu 35,49 menit, dan untuk lari 5 km puteri Juara I (pertama) atas nama Sisilia pelajar SMA 1 Lage dengan catatan waktu 31,22 menit.
Sementara menurut Kabag Humas Setdakab Poso, Amir Kiat,SH, dihari yang sama juga telah dilaksanakannya kerja bhakti sosial di lokasi Terminal Siwagi Lemba. “Kerja bhakti ini merupakan rangkaian dalam menyambut hari ulang tahun kota Poso ke-114, yang diikuti oleh masyarakat sipil, baik TNI/Polri, dan para pegawai negeri sipil. Masih dalam rangkaian HUT Kota Poso, Sekkab Poso mewakili Bupati Poso juga telah melepas lomba gerak jalan untuk tingkat pelajar SD, SMP dan SMA/sederajat, tepatnya di depan Kantor Bupati Poso. Dan untuk besok malam (28/2) di gedung Sanggar Pemuda diadakan lomba lagu-lagu pop daerah,” terang Amir Kiat yang juga sebagai Ketua Seksi Acara, Publikasi dan Dokumentasi pada acara peringatan HUT Kota Poso 114.

POSO NANTIKAN CALON INVESTOR

POSO NANTIKAN CALON INVESTOR
Poso, Sulteng, 2/3 - Kabupaten Poso ,Sulawesi Tengah menantikan pengusaha dalam negeri maupun asing untuk menanamkan modalnya di daerah ini guna menggarap potensi ekonomi yang "tidur" akibat konflik komunal yang terjadi tahun 2000.
"Tidak usah khawatir, keamanan untuk para investor termasuk wisatawan dan pendatang lainnya di Poso terjaga. Kapolres dan Komandan Kodim telah memberikan jaminan soal keamanan itu," kata Bupati Poso Piet Inkiriwang di Poso, Senin.
Menurut Inkiriwang, Pemkab Poso terus membenahi diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengusaha , baik mengenai perizinan maupun fasilitas dan dukungan lain untuk kelancaran kegiatan investasi.
"Kami akan memberikan pelayanan yang cepat dalam pengurusan izin, sementara infrastruktur pendukung terus dibenahi," ujarnya.
Saat ini, kata Inkiriwang, telah dimulai pekerjaan awal perpanjangan landas pacu Bandara Kasiguncu Poso agar bisa didarati pesawat berbadan lebar dan peningkatan dermaga dan telah dibuka penerbangan menggunakan pesawat berkapasitas 50 penumpang dengan rute Makassar-Poso-Palu-Gorontalo-Manado.
Selain itu, Pemkab Poso akan meningkatkan dermaga dan fasilitas pendukung di pelabuhan Poso dengan anggaran lebih Rp30 miliar sehingga Poso yang selama ini terkesan terisolasi dalam akses udara dan laut akan bisa terbuka kembali dan menarik investasi baru masuk ke daerah ini.
"Kami terus berupaya menciptakan kondisi agar investor tidak merasa tertolak kalau datang ke Poso akibat pelayanan birokrasi yang berbelit-belit, terbatasnya sarana dan infrastruktur serta gangguan keamanan yang tidak pernah berhenti," ujarnya.
Ketika ditanya bidang-bidang investasi yang masih terbuka untuk digarap pengusaha di Poso, Inkiriwang mengatakan, potensi kelautan dan perikanan akan menjadi sektor unggulan kemudian pertambangan, pertanian dan perkebunan.
Baru-baru ini, katanya PT.INA asal Singapura telah menyatakan minat untuk berinvestasi di Poso dalam penangkapan ikan tuna dengan melibatkan nelayan setempat, penangkaran cikan sidat (belut) di danau Poso, pengembangan pariwisata Danau Poso dan usaha peternakan sapi perah.
Selain itu, ada tiga perusahaan yang akan menggarap potensi emas dan empat pengusaha lainnya akan menggarap potensi pasir besi, namun Inkiriwang tidak merinci perusahaan-perusahaan itu.
Investasi ini penting dipacu karena akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga masyarakat mempunyai tambahan penghasilan yang pada gilirannya akan mampu menekan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi.
Ia menambahkan, Poso ini sebenarnya daerah kaya. Buktinya, dalam tempo tiga tahun ini, PAD (pendapatan asli daerah) bisa digenjot dari Rp4 miliar menjadi 28 miliar.
"Kalau investasi bisa dipacu lebih cepat lagi, maka saya yakin pertumbuhan ekonomi dan kesjeahteraan rakyat akan makin pesat lagi," ujarnya.

MERPATI LAYANI PENERBANGAN PERINTIS POSO-PALU-GORONTALO

MERPATI LAYANI PENERBANGAN PERINTIS POSO-PALU-GORONTALO

Poso, Sulteng, 3/3– PT. Merpati Nusantara Airlines (MNA) kembali memenangi tender layanan penerbangan perintis dari dan ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dengan subsidi dari APBN 2009 hampir Rp2 miliar.
“Menurut rencana, penerbangan perdana akan dilakukan pada 6 Maret 2009,” kata Kristin Limbong, Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Poso, Selasa.
Didampingi Kabid Perhubungan Udara Akram S Daud, Kristin mengatakan bahwa penerbangan perintis itu akan melayani rute Bandara Kasiguncu Poso menuju bandara Mutiara Palu dan Bandara Gorontalo.
Penerbangan akan menggunakan pesawat jenis Cassa-212 berkapasitas 20 tempat duduk.
Kristin belum merinci soal jadwal penerbangan dan harga tiket karena masih terus dikoordinasikan dengan operator penerbangan dimaksud.
Arkam mengatakan, pada penerbangan perintis tahun 2008 yang disubsidi Pemerintah Kabupaten Poso Rp1,5 miliar, Merpati menerbangi rute Poso-Palu-Gorontalo ini dua kali seminggu dengan harga tiket Rp150.000 untuk Poso-Palu.
Tahun 2009 ini, Pemkab Poso mengusulkan agar Merpati juga membuka penerbangan dari Poso ke Luwuk dan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk membuka akses perhubungan yang lebih cepat guna menarik minat investor dan wisatawan masuk ke Poso.
Sejak awal Januari 2009, penerbangan dari dan ke Poso terhenti total karena subsidi untuk Merpati telah berakhir sementara penerbangan komersial belum bisa diterapkan.
Terkait peningkatan sarana dan fasilitas di bandara Kasiguncu Poso, Kristin mengatakan, tahun ini, Bandara itu mendapat alokasi dana hamper Rp5 miliar untuk membangun terminal penumpang, pos jaga, pagar, talud, bak penampung air dan lampu mercuri.
Tahun lalu, landasan pacu bandara ini telah diperpanjang sepanjang 300 meter sehingga saat ini telah mencapai 1.600 meter lebih dan diusulkan lagi tambahan 500 meter tahun 2009 ini.
Akses ke Poso selama ini hanya melalui darat yang ditempuh selama enam jam (sekitar 200 km) dari Palu atau 15 jam dari Makassar (sekitar 750 km) sehingga terlalu melelahkan dan butuh waktu lama bagi para pengusaha dan turis untu kdatang ke daerah ini.