Selasa, 29 Maret 2011

Sosialisasi Sistem Informasi Managemen Daerah di Poso


Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Sekertaris Daerah Kab.Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM membuka resmi Kegiatan Sosialisasi  Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) bagi Bendahara pengeluaraan dan pejabat penatausahaan, digedung Wanita Poso , selasa 29 maret 2011.

Sosialisasi SIMDA Tersebut bertajuk ”Dengan Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) Kita Tingkatkan Proses Pengelolaan Keuangan Yang Baik Serta Dapat Menciptakan Aparatur Pengelola Yang Handal”.
Sosialisasi tersebut ditujukan kepada Bendahara Pengeluaran Dan Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan operator komputer yang membidangi keuangan Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM menyampaikan bahwa Sosialisasi Sistem Informasi Managemen Daerah yang diikuti para bendahara Pengeluaran, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), dan Operator Komputer tersebut, sebagai bentuk Implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pengelolaan Keuangan Daerah yang ditindak lanjuti dengan adanya Naskah Kerjasama Operasional pengembangan Managemen Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah.
Sosialisasi inipun tidak terlepas dari usaha Pemerintah Daerah untuk memperbaiki Proses Penata Usaha Keuangan dilingkungan Daerah Kabupaten Poso, yang akuntabel dan lebih Profesional agar dapat menghindari kesalahan dalam Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah dan tetap berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme terhadap pengelolaan Keuangan Daerah.
Diakhir sambutannya Sekertaris Daerah Kab.Poso menambahkan bahwa Hal sosialisasi inipun dimaksudkan agar para bendahara pengeluaran dan pejabat pengelola penatausahaan mendapat acuan pembuatan Petunjuk dalam penyusunan rencana kerja anggaran (RKA), dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA), Surat Pertanggung Jawaban (SPJ), Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Dan Surat Perintah Membayar (SPM).
Sementara itu, Ketua Paniati Pelaksana Sukimin, SH, M.Si yang diwakili Ridwan Bempah, S.Sos dalam laporannya memaparkan bahwa Sosialisasi SIMDA tersebut untuk memperbaiki proses penatausaha keuangan dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso agar menjadi lebih baik lagi, dan lebih tertata dan tersusun dengan baik kedepan nantinya.
            Peserta sosialisasi terdiri dari seluruh bendahara pengeluaran, Pejabat Penata Usahaan Keuangan serta Operator Komputer Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, yang berjumlah 239 orang. Yang terdiri dari Dinas,Badan,Kantor 32 SKPD, Sekertariat Daerah 9 Bagian, 19 Kecamatan dan 23 Kelurahan.
Hadir pada Sosialisasi tersebut, Para Pejabat Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, dan para peserta Sosialisasi lainya dan Kegiatan tersebut, rencananya akan berlangsung selama 2 Hari

Rakor Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Poso

Poso- Menindak lanjuti Surat Keputusan Bupati Poso No 188.45 / 0168 / 2011 dan memperhatikan Permendagri No 42 tahun 2010 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kabupaten Poso, untuk itu dilaksanakan Kegiatan rapat penanggulangan kemiskinan khusus untuk wilayah Kabupaten Poso, Bertempat di Aula Kantor Bappeda Poso (21/03).
         Rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri, M.Si yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Lambang Bamonturu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Jeferson Gaibu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Ir.H.Isnain T.Hi Karim MPM,M.Si, Kepala Bappeda Drs. Sin Sigus Songgo, Kabid Perekonomian Reyke E Rooroh, Spi.M.Si,  juga di hadiri oleh beberapa pejabat instansi terkait dilingkungan Pemkab Poso yang masuk dalam Anggota Tim penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Poso.
         Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri, M.Si dalam arahannya menegaskan bahwa untuk penanggulangan kemiskinan di Daerah ini, khususnya Kabupaten Poso, perlu dilakukan langkah-langkah koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan secara terpadu dan berkesinambungan dan juga program percepatan pembangunan Daerah tertinggal merupakan program yang difokuskan kepada upaya percepatan pembangunan di Daerah yang kondisi sosial, ekonomi, keuangan Daerah, aksebilitas, serta ketersediaan infrastruktur yang masih terbaras atau tertinggal.
         Lanjut Wabub, untuk pelaksanaan percepatan penanggulangan kemiskinan di Daerah juga diperlukan upaya penajaman yang meliputi penetapan sasaran program dan kegiatan yang terpadu secara menyeluruh, sehingga sasaran yang ingin kita capai untuk kabupaten Poso kedepan yang lebih baik dan terbebas dari tingkat kemiskinan dapat secara bertahap bisa teratasi.
         Oleh karena itu Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri, M.Si berharap, kirannya Rapat Koordinasi penanggulangan kemiskinan khusus untuk wilayah Poso kali ini akan dapat bermanfaat bagi kita sekalian dan juga buat Anggota Tim yang sudah ditunjuk agar dapat bekerja sama dengan baik sehingga sasaran yang ingin dicapai dapat terlaksana sesuai yang diharapkan terutama untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di Bumi Sintuwu Maroso.

Rapat Paripurna DPRD Kab.Poso


Poso – Bertempat di ruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Poso berlangsung rapat Paripurna anggota DPRD Kabupaten poso yang dihadiri langsung oleh Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM, di Poso. Rabu, 09 Maret 2011.
Rapat yang berlangsung terbuka tersebut di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Poso Ir. Jani W.V. Mamuaja dan diikuti oleh para anggota Dewan serta turut hadir Sekretaris Daerah kabupaten poso Drs.Amjad Lawasa, MM, para Asisten, Inspektorat, dan seluruh Kepalah SKPD Kabupaten poso .
Dalam Sambutannya Bupati poso DRs.Piet Inkiriwang, MM mengatakan bahwa dalam rangka mempersiapkan rancangan peraturan Daerah kabupaten poso tahun 2011 tentunya para anggota dewan telah berupaya semaksimal mungkin memikirkan berbagai hal yang sifatnya sangat prioritas  dengan kepentingan rakyat banyak sehingga dari usul – usul yang membangun itu nantinya akan melahirkan satu kesepakatan bersama.                                                                                                             
Lebih lanjut dikatakannya bahwa masih banyak hal yang perlu  kita pikirkan bersama dalam upaya membangun daerah ini  yaitu beberapa program yang harus segerah direallisasikan yakni Pembangunan Rumah sakit  bertaraf nasional yang memiliki fasilitas memadai, perluasan Landasan Pesawat terbang dan pembangunan bandara, serta pembangunan Tower listrik yang sebagian anggarannya telah di upayakan diluar dari dana APBD sejumlah 350 M,dimana semua itu adalah persiapan menuju poso sebagai ibukota Sulawesi timur, untuk itu program – program kerja ini akan menjadi target yang kita  harus capai bersama demi kemajuan agar daerah ini menjadi daerah terdepan dan moderen.
Diakhir Sambutannya Bupati poso kembali menyampaikan, agar Anggota dewan sebagai wakil rakyat  dan bupati sebagai pimpinan rakyat untuk selalu menjalin kerja sama yang baik dalam menghadapi masalah – masalah yang ada di daerah ini, demikian pula seluruh  pejabat pemerintah kabupaten poso dan seluruh jajarannya agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, bebas korupsi dalam mengelola anggaran yang ada, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dan harapan kita semua akan terwujud demi kemajuan Daerah kabupaten poso

Konfrensi PGRI Di Kabupaten Poso Tahun 2011


Poso- Bupati Poso di Wakili Sekertaris Daerah Kabupaten Drs. Amdjad Lawasa, MM Buka Kegiatan Konfrensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tingkat Kabupaten Poso dalam rangka memacu peran strategis PGRI dalam mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Terlindungi dan Bermartabat, , Bertempat di Gedung PGRI Poso (14/03).
         Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekab Drs. Amdjad Lawasa, MM mengatakan bahwa mengingat dalam menghadapi Globalisasi Dunia yang semakin tajan dewasa ini, dunia pendidikan di perhadapkan dengan tantangan berat yang harus segera di jawab, Karena mau tidak mau seluruh kegiatan pembangunan yang kita lakukan itu akan bermuara dan sangat ditentukan oleh penyiapan sumber daya manusia itu sendiri dalam arti luas, yang artinya pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dimulai dari peningkatan mutu Aparatur yang ada sampai pada seberapa besar sumber daya insani yang kita hasilkan dan mampu menjawab tantangan Bangsa. Hal itu sangat penting memngingat saat ini telah terjadi pergeseran tata nilai Bangsa kita dan akibatnya dapat kita saksikan dimana-mana seakan tidak terkendali.
         Lanjut Bupati, Menghadapi pergeseran nilai yang demikian itu, perlu kiranya kita pikirkan implikasinya dalam perencanaan Pendidikan dan pengajaran agar produk-produk Pendidikan selaras dan relevan dengan kebutuhan pembangunan dewasa ini, apalagi dalam menyikapi perkembangan dunia dewasa ini ini dengan segala konsekuensinya seakan tanpa ambang batas meskipun kita juga harus menyadari bahwa terkadang tingkat pendidikan tidak menjadi ukuran kepribadian seseorang secara utuh.
         Diakhir sambutannya Bupati mengharapkan agar momentum Konfrensi ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengkomunikasikan berbagai hal yang selama ini dirasakan menjadi kendala tugas terutama para Guru dan pengawas sebagai ujung tombak pembentukan insan pembangunan, sehingga dimasa datang kita akan semakin seirama dan lebih efektif lagi dalam melaksanakan tugas pengabdian kita kepada Bangsa dan masyarakat yang kita abdi.
         Sementara itu dalam Ketua panitia kegitan yang dibacakan Basrin Maidi, S.pd.MM menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada hasil rapat koordinasi pengurus PGRI Sulawesi Tengah Tanggal 16 maret 2011 di Palu. Sementara peserta kegiatan ini terdiri atas perwakilan pengurus PGRI dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Poso,  dan setiap kecamatan mengutus 3 orang utusannya sehingga jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 54 orang.
Hadir pada Pembukaan Konfrensi PGRI tersebut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Propinsi Sulawesi Tengah Drs. Nur Alam, M.pd, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Poso Drs. Berlin Matoneng, Para Pejabat dilingkungan Pemkab Poso, Serta para undangan lainnya.

BUPATI POSO BUKA PENGUATAN REKONSILIASI


Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan pembangunan Drs. Jeferson Gaibu membuka secara resmi kegiatan Penguatan Rekonsiliasi Bagi Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda , Rabu 16 Maret 2011.
Acara ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Pelaksanaan Forum SKPD dan Musrembang SKPD Tahun 2012.
Kepala Bappeda Kabupaten Poso Drs. S. Songgo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua panitia terutama kepada peserta musyawarah yang turut  berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini serta bersama-sama merumuskan program dan kegiatan dibidang perencanaan pembangunan untuk tahun 2012 yang akan datang.
Disisi lain dalam sambutan Ketua DPRD Kabupaten Poso Ir. Yani.W.V. Mamuaya menyampaikan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Poso akan senantiasa memberikan dukungan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso untuk usulan program dan kegiatan terutama yang terkait dengan icon Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang akan dijabarkan pada APBD Tahun Anggaran 2012.
Sementara itu Wakil Bupati Poso Abd.Muthalib Rimi,SH,MH dalam sambutan penutupan mengatakan kerja kita selama dua hari ini telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yaitu untuk mensingkronasikan semua program dan kegiatan oleh semua SKPD dan utusan delegasi kecamatan dalam forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Musrembang RKPD yang bermuara pada kepentingan semua masyarakat Kabupaten Poso serta menyesuaikan prioritas rencana kerja satuan kerja perangkat daerah.
Lanjut Wabup, Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini telah kita selesaikan dengan menyempurnakan hasil musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Poso yang telah melalui masukan untuk penyempurnaan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah yang memuat prioritas pembangunan daerah dengan indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD serta rancangan alokasi dana desa termasuk dalam pemutakhiran yang pendanaanya berasal dari APBD, APBN dan sumber pendanaanya lainnya.
Oleh karena itu Wabup menghimbau kepada kita semua kiranya kondisi Kabupaten Poso yang sudah semakin membaik ini harus kita pertahankan agar supaya pembangunan dapat dilaksanakan dan berkelanjutan serta untuk semua komponen pembangunan agar mengabdi dengan hati nurani yang jernih sebagai implementasi tugas kemanusiaan demi kemajuan Kabupaten Poso kedepan sekaligus sebagai tanggung jawab kita kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga apa yang dihasilkan pada forum ini mendapat petunjuk dan hidayah dari Tuhan agar perencanaan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sekaligus dapat mengentaskan kemiskinan demi kesehjateraan masyakarat yang adil,makmur,sejahtera dan mandiri yang sesuai visi dan misi Kabupaten Poso..
Dalam penutupan tersebut dihadiri, Ketua DPRD Kabupaten Poso Djani Muaya, Wakil Ketua I Suharto bersama Anggota DPRD Kabupaten Poso, FKPD Kabupaten Poso, Ketua Dharma Wanita Ibu Meysura Lawasa Pakaya, Kepala SKPD Kab.Poso, Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Perempuan serta seluruh Peserta Forum SKPD dan Musrembang RKPD.

Setdakab Poso Lantik dan Ambil Sumpah BPD Patiwunga dan Betalemba


Poso Tepatnya Rabu, (09/03), Bupati Poso yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM melantik Pejabat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Patiwunga dan Betalemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Poso Pesisir Selatan.
Dalam sambutannya Sekab mengharapkan, dengan dilantiknya Ketua dan Anggota BPD yang baru, agar lebih mengedepankan kepentingan bersama dalam menjalankan tugas. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan desa, maupun proses pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Sekab juga menghimbau kepada seluruh tokoh masyarakat dan agama, terlebih masyarakat desa Patiwunga dan Betalemba agar menerima dan mendukung apa yang telah menjadi putusan pemerintah daerah. “Jangan ada lagi polemik di tengah-tengah masyarakat. Kita harus menyatukan perbedaan ini menjadi suatu dorongan kearah yang lebih baik..
 Olehnya itu, kepada pejabat BPD  yang baru agar dalam menjalankan tugasnya yang akan datang, tanpa berfikir adanya pro dan kontra melainkan yang harus diperhatikan ialah tugas dan kepercayaan masyarakat. “Bekerjasamalah bersama elemen masyarakat melalui koordinasi semua pihak, termasuk instansi yang ada di kabupaten,” harap sekab dalam sambutannya.
Disamping itu juga sekab menekankan kepada BPD yang baru saja dilantik agar dapat menjalin kerjasama dan harus berjalan seiring dengan Kepala Desa sehingga masalah-masalah yang terjadi dapat diselesaikan ditingkat bawah bersama dengan Camat setempat.
Sesuai isi Surat Keputusan Bupati Poso, tentang Pengangkatan Ketua Anggota Badan Permusyawaratan Desa Pengganti Antar Waktu Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan Periode 2006 – 2012 Mengangkat Janji Sancuu Sebagai Ketua, Samuel Ritulele sebagai Wakil Ketua Nirowati Penone Sebagai Sekretaris dan Hery Mantik dan Ismail Rajaku sebagai Anggota. Dan Untuk Desa Betalemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan Periode 2009 – 2015 mengangkat B. Popondo Sebagai Ketua, W. Banatau sebagai Wakil Ketua, Yudas Riwi Sekretaris, Ir. Rohan dan I Made Suardana sebagai Anggota.Berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku.
Pelantikan ini dihadiri Kepala Dinas PMPD, Kepala BKD, Camat Poso Pesisir Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur TNI/Polri, dan undangan serta para masyarakat Desa Patiwunga dan Betalemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Sintuwu Maroso Lantik Rektor UNSIMAR Poso


 Poso – Ketua Umum Yayaysan Pendidikan Sintuwu Maroso Drs.Amdjad Lawasa,MM melantik Rektor Universitas Sintuwu Maroso Kisman Lantang SE,M.Si masa jabatan 2011-2015, selasa(8/3) 2011, digedung wanita.
Pelantikan tersebut, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Yayasan Pendidikan Sintuwu Maroso Nomor : 013/Kep / YPSM / III / 2011. Tentang Pengangkatan Rektor Universitas Sintuwu Maroso Masa Jabatan 2011-2015.
Dilanjutkan dengan penanda tanganan berita acara  Pengamblan Sumpah dan Pelantikan, bagi pejabat yang dilantik, serta pengalungan tanda jabatan rector.  
Rektor Universitas Sintuwu Maroso yang baru saja dilantik, Kisman Lantang, SE,M.Si untuk masa jabatan 2011-2015, menggantikan Rektor sebelumnya Lefrand Mango,SE,M.Si yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Ketua Umum Yayasan Pendidikan Sintuwu Maroso Drs.Amdjad Lawasa,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelantikan Rektor merupakan ekspresi dari suatu bentuk pemberian kepercayaan serta amanah dari masyarakat, para mahasiswa dan Pemerintah Daerah yang dianggap pantas dan memenuhi berbagai criteria, serta persyaratan yang telah ditetapkan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini disebabkan agar nantinya seorang rector itu dapat berperan sebagai Katalisator, Dinamisator, dan motivator.
Perguruan Tinggi sejalan dengan system Pendidikan Nasional sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang menyatakan bahwa P4endidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Diakhir Sambutannya, Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM yang juga sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Sintuwu Maroso mengucapkan selamat kepada Rektor yang baru saja dilantik, kiranya kedapan nantinya dapat berbuat lebih baik lagi demi untuk kemajuan dalam bidang pendidikan yang nantinya dapat melahirkan kualitas-kulitas putra daerah yang dapat diandalkan untuk kemajuan darah Sintuwu maroso ini. Serta ucapan terima kasih kepada mantan rector yang baru saja mengakhiri masa jabatannya, yang telah berbuat banyak dalam memajukan dunia akademika daerah ini.
Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Ketua Aptisi Sulteng, Burhanuddin Andi Masse.S.Kom dalam sambutannya menyampaikan bahwa kiranya Universitas Sintuwu Maroso tidak hanya melahirkan seorang sarjana saja akan tetapi UNSIMAR juga dapat melahirkan orang-ornag yang mempunayi daya intelektual yang dapat diandalkan, yang ilmu dapat ditewrapkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, para pemikir-pemikir yang kretif untuk membangun demi kemajuan daerah Kabupaten Poso.Mampu melaksanakan tugas-tugas yang diemban dengan didasari pendidikan yang telah dimilikiyang kesemuanya itu untuk kemaslahatan orang lain.
Disatu sisi, Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelantkan Rektor ini bukanlah sebuah akhir perjuangan dan bukan pula puncak prestasi, akan tetapi akan terbentang tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak, keberhasilan saudara dalam membawa generasi-generasi penerus bangsa yang berwawasan ilmaih dan pola tindak yang professional akan menjadi tolok ukur prestasi saudara dalam menjalankan tugas selama 5 tahun kedepan.
Wakil Bupati menambahkan, bahwa kiranya UNSIMAR dapat memberikan yang terbaik bagi daerah ini, teruslah mengabdi bagi Negara dengan terus membuahkan para generasi muda yang tangguh, cerdas, mempunyai intelektual yang dapat diandalkan, kritis terhadap sesuatu yang salah serta bisa dan mampu memberkan koreksi yang berarti untuk kemajuan di Bumi Sintuwu Maroso Ini.
Hadir pada pelantikan tersebut, Forum koordinasi Pimpinan Daerah,Ketua Iptisi Komisariat Sulawesi Tengah, Rektor Unsimar Poso bersama Dekan dan Dosen, Para Pejabat Dilingkungan Pemerintah Daerah serta Undangan Lainnya.