Administrasi dan Inventaris Bagi Pejabat Eselon II Pemda Poso Diserahterimakan

            Poso – Setelah Pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat struktural eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bebrapa waktu lalu (28/12), kembali dilaksanakan Serahterima Administrasi Pejabat eselon II, di ruang Pogombo Kantor Bupati, Jumat 31 Desember 2010.
            Acara tersebut diawali dengan penandatanganan berita acara serahterima Inventaris dan administrasi keuangan, serta penyerahan kunci kendaraan dinas secara simbolis.
Serah terima administrasi tersebut, diantaranya Drs.S.Songgo yang sebelumnya menduduki posisi sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso memberikan kepada Ir. Isnain H.Karim,MPM,M.Si, Plt. pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang sebelumnya Drs. S.Songgo diberikan Kepada Amir Kiat,SH, yang sementara juga menjabat Kabag Humas Setdakab Poso. Pada Kantor Bappeda yang sebelumnya diduduki Ir Yohanis Tumiwa, diberikan kepada Drs. S.Songgo. Kepala Badan Kesbang yang sebelumnya Drs. Arnold Bouw diberikan kepada Purnama Megati,S.Sos.M.H. Kepala PMK yang sebelumnya Drs. M.Yusuf diberikan kepada Drs.Yosep Magido.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan yang sebelumnya Drs. Arimuel T.Santo, diberikan kepada Ir.Max Tungka. Pada Dinas Perhubungan Husni Moh.Kasim,SH diberikan kepada Oktavianus Lemba,SE. Dinas Pertanian Ir. David Guluda diberikan kepada Ir. Fatma Ida, Dinas Koperasi yang sebelumnya diduduki Juniver Saguni SE MSi diberikan kepada Rusnah Mangun,SE.M.Si. Pada Dinas Kelautan yang sebelumnya diduduki Moh.Arif Abd. W.Latjuba,SE.M.Si diberikan kepada Drs. Mahmuddin Jamal,MM. dan Nolly R.Tandawuya yang sebelumnya Sekretaris Dewan diberikan Kepada Ir. Herningsi Tampa’i,M.Si
Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Serah terima Inventaris ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pejabat yang baru dilantik serta menduduki jabatannya yang baru ini kiranya telah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya pada tempat yang baru. Hal ini merupakan proses pelaksanaan roda Pemerintahan terus berjalan sebagaimana yang kita rencanakan bersama. ”Perlu adanya Koodinasi pada pada Kepala Dinas, Badan, Kantor yang lama dengan yang baru, agar supaya Program kerja Pada Instansi masing-masing telah dapat dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya.
Wakil Bupati menambahkan, kiranya sarana dan prasarana maupun fasilitas yang ada pada instansi masing-masing tentunya dapat digunakan dengan optimal dan sebaik-baiknya. Dalam arti, fasilitas pada Instansi masing-masing ini hanya dapat digunakan untuk kegiatan pada instansi masing-masing dalam hal pelayanan sebagai Aparatur Pemerintah Kepada masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wabup mengharapkan kepada pejabat yang baru, untuk segera melaksanakan tugas yang diberikan. Karena Tugas baru yang diberikan ini adalah amanah untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan terus mengoptimalkan tugas dan fungsi pada masing-masing instansi yang kesemuanya itu tentunya untuk peningktatan Pelayanan Kepada masyarakat, dan untuk Pembangunan Di Kabupaten Poso menjadi semakin baik lagi kedepan.
Turut mendampingi Wabup dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM, Kepala Inspektorat Anthony H.Tadjongga,S.Sos, Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Ir Isnain H Karim,MPM,M.Si, serta dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, serta undangn lainnya.

Peringati Natal, Bupati Poso Gelar Open House

Poso – Salah satu cara untuk membina rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam menciptakan suasana yang aman adalah dengan cara menjalin hubungan silaturahmi, baik antar sesama umat beragama maupun antara umat beragama. Hal ini yang terus diupayakan pemerintah daerah maupun seluruh lapisan masyarakat kabupaten Poso dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di Bumi Sintuwu Maroso.
            Berbagai keberagaman suku dan etnis yang berada di daerah Kabupaten Poso bukan merupakan suatu alasan untuk tetap saling merajut rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam menciptakan suatu keharmonisan bagi masyarakat di daerah kabupaten Poso. “Konflik masa lalu adalah kenangan pahit yang pernah kita rasakan untuk dijadikan sebuah pelajaran. Mari kita membangun bersama-sama daerah ini dalam kehidupan yang lebih baik,” ucap Kabag Humas Amir Kiat,SH.
            Upaya untuk memulihkan suatu keamanan di daerah yang pernah dilanda konflik bukanlah suatu hal mudah untuk menyatukan kembali di daerah ini dalam kehidupan yang harmonis dan hidup berdampingan seperti masa-masa silam. “Maka, perlu adanya dukungan dan upaya pemerintah, terutama seluruh masyarakat kabupaten Poso dalam menciptakan suasana yang semakin aman kita rasakan saat ini,” tambahnya.
            Untuk itu melalui program-program pemerintah baik dalam berbagai kegiatan seperti sosial, ekonomi dan budaya maupun kegiatan keagamaan dan sebagainya perlunya ada dukungan dari masyakarat kabupaten Poso. Sebab melalui kegiatan maupun program-program tersebut adalah salah satu pendorong bagi kemajuan pembangunan di daerah Kabupaten Poso.
            Demikian halnya dengan kegiatan keagamaan yang baru-baru ini digelar di rumah jabatan bupati Poso melalui natal yang diperingati bagi umat kristiani, Bupati Poso menggelar open house selama 2 hari (25 -  26 Desember 2010). Menurut  Kabag Humas, Amir Kiat, peringatan keagamaan seperti ini merupakan salah satu faktor pendorong dalam membangun daerah kabupaten Poso kearah yang lebih baik, sebab ini juga merupakan kegiatan rekonsiliasi bagi umat beragama. “Kita lihat bersama bahwa kegiatan open house pada perayaan natal ini banyak juga warga muslim yang berdatangan baik itu dari kalangan pemerintahan maupun masyarakat biasa. Itu pun bukan hanya pada perayaan Natal, bagi umat Islam pun saat merayakan kegiataan keagamaannya banyak masyarakat kristiani yang turut berpartisipasi dalam kegiatan keagaaman tersebut,” terang Amir Kiat yang saat itu juga melakukan kunjungan bersama rombongan yang dipimpin Wabup Poso Ir T Samsuri dan Sekab Poso Drs Amdjad Lawasa MM ke rumah-rumah penduduk dan pejabat pemerintah kabupaten Poso saat merakan natal, Sabtu (25/12). 
Masih dikatakan Amir Kiat, pada perayaan natal ini masyarakat kabupaten Poso bukan hanya menghadiri natal di rumah jabatan bupati Poso, tetapi masyarakat baik itu sesama agama kristiani maupun umat muslim juga saling berkunjung ke rumah-rumah yang merayakan natal. “Ini adalah hal positif yang menandakan bahwa masyarakat Poso hari demi hari telah merasakan kenyamanan dalam menikmati kehidupan yang mereka idam-idamkan yaitu rasa aman, damai dan tentram,” tegas juru bicara Pemda Poso, Amir Kiat,SH, saat perayaan natal yang digelar bupati poso melalui open house di rumah jabatan bupati Poso yang juga saat itu dihadiri anggota DPR RI dari Partai Demokrat Dr Verna Gladis Inkiriwang.
Open house yang berlangsung selama dua hari, dihadiri dari berbagai kalangan baik masyarakat atas, bawah dan menengah, tokoh agama, perempuan, masyarakat, unsur TNI/Polri, dan kalangan elit politik.

Bupati Poso Lantik Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Poso

Poso – Diawal masa pemerintahan untuk periode kedua kalinya, Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM merombak kabinetnya dengan mengambil sumpah dan melantik 36 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Poso. Dari ke 36 pejabat yang dilantik, ada yang masih menduduki pada jabatan lamanya dan ada juga yang dipromosikan dari eselon III ke eselon II serta ada yang bergeser dari pimpinan SKPD menjadi staf ahli bupati.
            Diantara 36 pejabat yang dilantik tersebut yang dipromosikan pada eselon II adalah Ir Herningsi Tampai dari Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Poso, Drs Erwin menjadi Kadis Sosnakertrans, Rudi R Rompas,SH dari jabatan lama Kasat Pol PP menjadi Kepala BKD, Amir Kiat SH sebelumnya Kabag Humas Setdakab Poso dilantik menjadi Kadis Pariwisata, Drs Mahmudin Jamal MM dari Kabag Umum dan Perlengkapan dilantik Kadis Perikanan dan Kelautan, Drs J.Magido dari Kabag Ortal dilantik Kaban BKPMD, Purnama Megati SH MH Kabag Pemerintahan dilantik Kaban Kesbang Pol Linmas, Ir Fatma Ida dilantik Kadis Pertanian, Oktovianus Lemba sebagai Kepala Dishubkominfo, dan Ir Masdian Mantiri sebagai Kadis PU. 
            Pada posisi staf ahli diisi Drs Joksan Lakukua, Drs Arimuel Santo sebelumnya Kadis Energi dan Mineral dilantik Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Nolly R Tandawuya yang sebelumnya Sekwan menduduki Staf Ahli Bidang Politik dan HAM, dan Ir Ambrosius Tokare sebelumnya Kadis Peternakan sebagai staf ahli bidang pembangunan.
            Untuk jabatan baru, Drs Jefferson Gaibu sebelumnya Kepala BKD menjadi Asisten Perekonomian Setdakab Poso, Ir Isnain H Karim dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso menggantikan Drs Sinsigus Songgo yang menjadi Kepala Bappeda, Ir Yohanis Tumiwa dilantik sebagai Kadis Perumahan, Drs Arnold Bouw sebagai Kadis Sosial sebelumnya Kaban Kesbang dan Pol Linmas, dan Drs Muhammad Yusuf sebagai Kaban Narkotika.
            Sementara 4 pejabat yang menduduki sebagai staf sekretariat daerah kabupaten Poso diantaranya, Ir David Guluda sebelumnya Kadis Kehutanan, Drs Andi Rahmatullah Yusuf sebelumnya Asisten Perekonomian, Moh Arif Latjuba SE MSi sebelumnya Kadis Perikanan dan Kelautan, dan Ir Max Tungka yang sebelumnya sebagai pejabat Kadis Rumsikot.
            Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM dalam sambutannya, mengatakan perubahan maupun perombakan dalam susunan pelantikan ini ada hal yang wajar, dimana ini sebagai penyegaran bagi setiap pimpinan SKPD agar bisa lebih mengevaluasi pada posisi jabatannya. “Laksanakanlah tugas dan tanggung jawab sebagai kewajiban anda, dan buatlah program-program terbaru yang bisa membangun daerah ini. Jangan hanya melakukan program-program copy paste (program lama),” harap bupati.
            Ditambahkannya, kepada para pejabat yang baru saja dilantik agar lebih bekerja keras serta lebih meningkatkan kedisiplinannnya dalam setiap mengemban tugas yang diberikan. “Saya akan memberikan sanksi bagi siapapun jika ada yang menyalahi aturan dan ketentuan sebagai pegawai negeri sipil. Jika perlu saya akan mencopot jabatan anda dan akan menggantikan posisi anda pada pejabat baru yang mau bekerja lebih baik,” tegas Bupati Piet kepada sejumlah pejabat yang baru saja dilantik, di gedung Torulemba rumah jabatan bupati Poso, Selasa (28/12).
Olehnya bupati lebih menekankan agar kepada pejabat yang baru saja dilantik lebih bekerja semaksimal mungkin. “Berikanlah yang terbaik bagi daerah ini yang bisa membawa suatu perubahan kearah yang lebih baik,” tutupnya. Disamping itu juga, pada pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Poso, dilangsungkan juga dengan pengambilan sumpah Direktur PDAM Poso dan Direksi PD Pembangunan Poso oleh Wakil Bupati Poso Ir T Samsuri MSi. Dimana sebelumnya jabatan Direktur PDAM Poso yang dijabat Plt Drs Amdjad Lawasa MM berpindah jabatan kepada Moh Husni Kasim SH sebagai pejabat baru yang sebelumnya telah memasuki masa pensiun sebagai Kepala Dishubkominfo Kabupaten Poso, dan Direksi PD Pembangunan dipegang oleh Albert Poli’i.

Kejuaraan Bulutangkis Terbuka Se-Sulawesi Tengah Tahun 2010

Poso – Wakil Bupati Poso Ir. T. Samsuri, Msi mengatakan, kegiatan kejuaraan Bulutangkis yang sudah sering kali dilaksanakan didaerah ini, bahkan selalu diikuti Atlit Bulutangkis dari luar daerah yang tentunya diharapkan dapat menambah spirit Atlit Bulutangkis Kabupaten Poso yang selama ini begitu terpuruk didalam berbagai Ivent, mudah-mudahan kejuaraan kali ini betul-betul dapat mengasa dan menguji kemampuan serta mental para Atlit Bulutangkis yang ada didaerah ini.
Lanjut, kepada Panitia Penyelenggara bahkan kepada kita semua yang akan melaksanakan kegiatan kejuaraan Bulutangkis tidak hanya melaksanakan kejuaraan asal jadi, tetapi harus didingat bahwa disamping menjadi sebagai wahana pembinaan dan Silaturahmi, juga tetap memperhatikan aspek selektifitas para Atlit, termasuk klasifikasi umur, agar kedepan dalam mencari bibit-bibit pemain untuk diorbitkan dapat terwujud, sekaligus dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan yang lebih besar lagi. Dan saya tidak ingin terulang kembali peristiwa saat mengikuti pekan olah raga Provinsi di Kabupaten Toli-Toli beberapa bulan lalu, Atlit Bulutangklis Kabupaten Poso tidak mampu untuk berbuat apa-apa, tandas Bupati Poso ketika membuka kejuaraan bulutangkis terbuka se Sulawesi Tengah, Minggu malam (26/12), di GOR Puselemba Poso.
Ditambahkan, Namun demikian atas nama Pemerintah Kabupaten Poso mengucapkan terima kasih kepada kita semua atas usaha dan kerja kerasnya dalam melaksanakan kejuaraan Bulutangkis kali ini, apalagi melihat antusias para Atlit Bulutangkis kita dalam mengikuti mkejuaraan saat ini cukup mengembirakan. Memang diakui bahwa setiap ivent jika dilihat secara sepintas hanya bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga, dan yang lebih penting lagi bagaimana agar tetap tercipta rasa kebersamaan diantara kita semua, walaupun secara otomatis tetap mencari bibit-bibit yang terbaik daerah yang akan tampil pada pelaksanaan ivent yang akan datang, sahut Bupati Poso
Dikahir sambutan Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM menyampaikan, kepada para Atlit Perbulutangkis terutama saudara-saudara yang berasal dari luar daerah Kabupaten Poso secara Pribadi menyampaikan terima kasih atas keikut sertaannya dalam kegiatan ini, mudah-mudahan saudara-saudara dapat memberi motivasi bagi para Atlit didaerah ini untuk lebih berprestasi pada ivent yang lebih besar, bahkan lebih dari pada itu kehadiran saudara-saudara kiranya dapat membawa sinar persaudaraan dan persahabatan yang kokoh bagi seluruh masyarakat yang mendiami Negeri ini.Tujuan kegiatan Pekan Olah Raga Bulutangkis PKS Terbuka ”Akbar Zulfakar Cup” Se-Sulawesi Tengah Tahun 2010 adalah mencari bibit-bibit untuk memajukan Bulutangkis khususnya Kabupaten Poso, dan secara umum di Sulawesi Tengah. Sementara itu jumlah Peserta Bulutangkis yang berasal dari Daerah Provinsi Sulawesi Tengah’Palu” sebanyak 8 orang, daerah Parigi 4 orang, Luwuk 6 orang, Ampana 2 orang, dan Poso yang masing-masing terdiri dari Tunggal Putra Umur 15 Tahun Sebanyak 11 orang, Tunggal Putri umur 15 Tahun sebanyak 8 orang, Beregu Mini 105 orang, dan Ganda perorang 42.

RAPBD TA 2011 Ditetapkan Dalam Sidang Paripurna III

            Poso – Masa Persidangan III DPRD Kabupaten Poso dalam rangka membahas Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Poso Tahun Anggaran (TA) 2011, berakhir sudah pada hari Jumat 23 Desember 2010, di Gedung Banua Mpogombo DPRD Poso.
Penutupan Masa Persidangan III tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Poso Ir Jani W.V.Mamuaja, Wakil Ketua I Ir Sonny L.Kapito, dan Wakil Ketua II Suharto Kandar SE.
Sekretaris DPRD Kabupaten Poso Nolly R.Tandawuya,SH membacakan hasil produk Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Poso yakni, membahas dan menetapkan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Poso tahun anggaran 2011 : 1. Peraturan Daerah No.16 Tahun 2010 Tanggal 23 Desember 2010 Tentang Penetapan Anggaran Dan Belanja Daerah Kab.Poso tahun 2011. 2. Keputusan DPRD Kabupaten Poso No.12/KEP/DPRD/2010 TANGGAL 23 Desember 2010 tentang Persetujuan DPRD Kab.Poso terhadap Perda tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kab.Poso Tahun Anggaran 2011. dilanjutkan dengan penyerahan hasil produk pimpinan DPRD Kabupaten Poso Kepada Wakil Bupati Poso Ir T.Samsuri,M.Si.
Wakil Bupati  Poso, Ir. T.Samsuri,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa segala upaya dan kerja keras dalam melaksanakan Rancangan Penetapan Anggaran dan Belanja Daerah Tahun Kabupaten Poso Anggaran 2011 merupakan wujud dan upaya kita semua serta perhatian yang sungguh-sungguh dalam menyikapi tugas dan dan tanggung jawab dalam melaksanakan pembangunan di daerah ini. Dan sementara itu pula kita terus berupaya menjawab tuntutan masyarakat yang mengharuskan kita terus bekerja dan bekerja, demi melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan secara menyeluruh dan lebih baik.
Selain itu, dengan selesainya Penetapan Anggaran Belanja Daerah Daerah Tahun 2011, menunjukan kepada semua SKPD akan memahami dan mengetahui lebih jelas tentang penyusunan dan Penggunaan Anggaran Untuk tahun berikutnya, sehingga akan tercipta Singkronisasi Dalam menjalankan Roda Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Di Daerah ini. Demikian pula yang perlu kita pahami dari semua kritik, saran, oleh anggota Dewan, memberi arti bahwa pada masa yang akan datang, semua program kegiatan harus terlaksana secara terinci, terpadu saling mendukung antara program satu dengan program lainnya, serta terdeteksi dengan jelas bahkan harus sejalan dengan arah Kebijakan Pembangunan yang berpihak kepada rakyat.
Sebelumnya Juga Ketua DPRD Poso Ir. Jani W.V.Mamuaja menyampaikan bahwa Selang masa Persidangan III ini sesuai Agenda Kegiatan Dewan yang telah dilaksanakan sebagaimana yang ditetapkan dalam keputusan Pimpinan DPRD No.41/KEP/PIMP/DPRD/2010 Tanggal 20 Desember 2010 tentang jadwal pelaksanaan Acara masa Persidangan III DPRD Kab.Poso, maka Pembahasan sudah dilaksanakan selama masa persidangan ini melalui Rapat Paripurna, Rapat-Rapat Komisi dan Rapat Fraksi-Fraksi Sebagai Berikut : 1. Penysampaian Nota Keuangan Penetapan APBD 2011. 2. Pemandangan umumanggota DPRD terhadap rancangan penetapan anggaran dan belanja daerah tahun anggaran 2011. 3. Jawaban Bupati atas pemandangan umum anggota terhadap rancangan APBD tahun2011. 4. Laporan komisi-komisi DPRD Kabupaten Poso terhadap rancangan penetapan APBD tahun anggaran 2011. 5. Penyampaian pendapat badan anggaran dewan tehadap Ranperda tentang penetapan APBD tahun anggaran 2011. 6. Penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD kabupaten Poso terhadap rancangan penetapan APBD tahun anggaran 2011.
Rancangan peraturan daerah kabupaten Poso tentang penetapan APBD Kabupaten Poso tahun anggaran 2011 digambarkan secara garis besar sebagai berikut :   1. Pendapatan   Rp. 554.706.962.900,-       2.  Belanja   Rp.   Rp.  555.855.415.900,-    Devisit  Rp.  1.148.453.900,-    3.  Pembiayaan Penerimaan  Rp.  4.069.132.000,-    4.  Pembiayaan Pengeluaran  Rp.  2.920.679.000,-   Pembiayaan Neto  Rp.  1.148.453.900,-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab.Poso dalam kurun waktu tahun 2010 ini, telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan peran dan fungsi serta tugas-tugas kedewanan. Dalam rangka Penyelenggaraan tugas, fungsi dan wewenang, DPRD sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah, Undang-Undang nomor 27 tahun 2009 tentang MPR,DPR, DPD,DPRD, dan Peraturan Pemerintah Tentang 16 Tahun 2010 tenttang pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD.

Bupati Serahkan Bonus Kepada Atlit-Atlit Kabupaten Poso

Poso – Acara ramah tamah penyerahan bonus atlit berprestasi pada porpov Sulteng Tahun 2010 bertempat di aula torulemba Poso diserakan langsung Bupati Poso yang diwakili kepala Inspektorat Anthony H.Tadjongga,S.Sos, Senin, 20 Desember 2010.
Dalam sambutannya Bupati Poso yang diwakili kepala Inspektorat Anthony H. Tadjongga, S.Sos memberikan motivasi serta penghargaan kepada atlit-atlit yang telah berhasil menyabet medali, baik itu medali Emas, Perak, ataupun perunggu.ini menandakan perkembangan yang luar biasa bagi cabang olahraga , ataupun atlit-atlit dikabupaten Poso. Betapa tidak, dari tahun-ketahun Kabupaten Poso peningkatan prestasi dibidang olahraga Dikabupaten Poso mulai baik.
Tanpa terkecuali, para atlit-atlit Kabupaten Poso yang cukup berbicara pada Porprov Sulteng Tahun 2010, dengan menyabet 9 medali emas,13 perak dan 14 perunggu. Menandakan bahwa banyak sekali potensi-potensi para atlit yang patut dibanggakan bagi daerah Bumi sintuwu Maroso.
Diakhir sambutannya, Kepala Inspektorat, menyampaikan Kebanggaanya kepada Atlit-atlit Kabupaten Poso, yang pada intinya dari olahraga   ini merupaskan semangat kebersamaan terpatri didalam jiwa para atlit, rasa persaudaraan diantara para atlit, dan dari sini akan tercipta lagi kekeluargaan di bagi atlit-atlit Kabupaten Poso maupun bagi atlit-atlit dari Kabupaten Lain. Kiranya kedepan, atlit-atlit kabupaten Poso bisa lebih baik lagi, dengan menyabet medali yang lebih banyak lagi, dengan berpegang semangat sportivitas yang tinggi dan penuh dedikasi.Untuk itu, bonus-bonur yang diberikan kepada para atlit yang berhasil meraih medali, kiranya dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.Inspektur meyakinkan kepada para atlit yang berhasil meraih juara, untuk memperoleh bonus sesuai dengan apa yang telah ditetapkan bersama.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kabupaten Poso Rudi Rompas,SH dalam laporannya memaparkan bahwa Kontingen Kabupaten Poso berjumlah 300 orang dengan 169 orang Atlit, 71 orang pendamping atlit, 19 orang pengurus Kontingen dan 5 orang tim AJU. Atlit laki-laki berjumlah 240 orang, dan perempuan 60 orang dengan jenis olahraga yang diikuti atlit kabupaten Poso antara lain, Cabang Olahraga Atletik, Cabang Olahraga Panjat Tebing, Cabang Olahraga Pencak Silat, Cabang Olahraga Bola Basket, Cabang bola Voli, bulu tangkis, catur, karate, pencak silat, sepak takraw, sepak bola, tenis lapangan, Tenis meja, dan tinju..

83 Jamaah Haji Dari Tanah Suci Tiba di Kabupaten Poso

Poso – Sebanyak 83 orang jamaah haji kabupaten Poso dan ditambah 2 petugas kloter, Rabu 15 Desember 2010 tiba di tempat asalnya (Poso). Jamaah haji kabupaten Poso yang sebelumnya diberangkatkan 2 November 2010, mendapat kloter 12 yang tergabung pada kelompok terbang (Kloter) Propinsi Sulawesi Tengah, diantaranya Palu, Poso, Donggala, Morowali dan Parigi Moutong.
            Sementara jamaah haji kabupaten Poso yang terdapat 7 regu, terdiri dari Kecamatan Poso Kota dan Poso Kota Utara sebanyak 34 orang, Kecamatan Poso Pesisir 24 orang, Kecamatan Poso Pesisir Utara 19 orang, Kecamatan Poso Pesisir Selatan 2 orang, dan Kecamatan Lage 2 orang jamaah haji.
            Rombongan yang melanggsungkan ibadah haji di tanah suci Mekkah selama kurang lebih 45 hari ini, telah menunaikan rukun hajinya dengan pemulangan ke Kabupaten Poso dalam keadaan sehat dan selamat. “Alhamdulillah jamaah haji yang berjumlah 83 orang pada tahun ini telah melaksanakan seluruh rukun-rukun haji dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat. Meskipun ada gangguan-gangguan kecil, namun semuanya itu ada berkahnya,” kata Ketua Panitia Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Poso Drs H Nasruddin L Midu,M.Ag saat menyerahkan rombongan jamaah haji kepada pemerintah daerah kabupaten Poso dan para keluarga, di Gedung Sanggar Pemuda Poso.
            Setelah kurang lebih sebulan lamanya melakukan perjalanan ibadah haji dengan berbagai persyaratan dan cobaan selama berada di tanah suci Mekkah dan Madinah, perlu adanya peningkatan iman dan taqwa yang bisa membekali diri kita baik dikehidupan duniawi maupun di akhirat. “Sebagai implementasi kepada para jamaah haji agar bisa menanamkan prinsip-prinsip kehidupan yang baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan kerja,” harap Wabup kepada para jamaah yang telah melaksankan ibadah haji.
            Sehingga apa yang menjadi harapan sebagai haji yang mabrur bisa tertanam dan terlaksana dalam diri kita yang dapat menjadikan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan Anda menjadi haji yang mabrur yang bisa menjadi panutan bagi bangsa dan negara,” tambah Wabup Ir T Samsuri MSi saat menerima rombongan jamaah kabupaten Poso musim haji 1431 H/2010 M, di Gedung Sanggar Pemuda Poso, Rabu (15/12).
            Saat pemulangan jamaah haji, dalam pesan dan kesannya oleh salah satu anggota haji menyampaikan, rasa terima kasih kepada pemerintah baik daerah, propinsi, pusat maupun pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan pelayanan yang begitu baik saat mereka melangsungkan perjalanan ibadah hajinya hingga tiba di daerah asalnya (Poso). “Tidak ada artinya uang senilai 31 juta dibanding dengan saat kita menunaikan ibadah perjalanan haji ditanah suci, sebab semuanya itu bisa membawa hikmah dan berkah,” ucap syukur anggota jamaah haji Poso yang tiba saat itu.