Diklat Prajabatan Cpns Golongan III Tahun 2010


Poso – Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM diwakili kepala Inspektorat Kab Poso Anthony.H.Tadjongga,Bsc.S.Sos membuka dengan resmi kegiatan pendidikan dan pelatihan prajabatan CPNS golongan III gelombang pertama tahun 2010 di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, di ruang serba guna hotel bambu jaya Senin, 22 Maret 2010.

Hadir dalam Pembukaan prajabatan tersebut Para pejabat Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten poso, Kabag Humas Amir Kiat, SH, Para widyaiswara, Badan kepegawaian Pendidikan dan pelatihan Daerah Propinsi Sulteng, serta para peserta Diklat dan undangan lainnya.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan prajabatan CPNS golongan III gelombang pertama tahun 2010 diikuti sejumlah 80 orang peserta yang akan mengikuti kegiatan ini selama 24 hari terhitung sejak pembukaannya hari ini. Prajabatan tersebut bertajuk “Membangun motifasi Kerja Pegawai Negeri sipil dalam pelayanan Publik yang jujur dan bertanggung jawab”.

Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Poso Anthony.H.Tajongga,Bsc.S.Sos mengatakan bahwa diklat prajabatan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembinaan dalam rangka untuk memperoleh PNS yang memiliki semangat pengabdian, mutu, keahlian dan keterampilan yang dapat diandalkan dalam menghadapi tugas-tugas yang dipercayakan serta dalam rangka menciptakan adanya pola pikir yang sama serta metode kerja yang lebih baik.

Apartatur Pemerintahan selalu diarahkan pada peningkatan kuwalitas, bukan pada peningkatan kuantitas. Aparatur yang berkualitas, bersih, berwibawa dan berkemampuan sangatlah diperlukan. Terlebih dalam menghadapi permasalahan pembangunan yang kian meningkat dan kompleks dewasa ini. Oleh karenanya melalui diklat ini diharapkan dapat tercipta aparatur yang memiliki sikap yang bersih dan berwibawa; bekerja efisien, efektif dan disiplin; dapat mengayomi dan meneladani; memiliki prestasi dan dedikasi serta loyalitas yang tinggi; responsive terhadap aspirasi masyarakat; serta mampu memberikan pelayanan prima, dengan tetap dilandasi oleh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kepala Inspektorat mengingatkan bahwa Berkaitan dengan Pesta Demokrasi yang merupakan Agenda Daerah yaitu pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Bupati Poso mengharapkan Kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil untuk tetap menjaga Netralitas dan tidak ikut dalam politik praktis, tidak terlibat dalam kegiatan mendukung salah satu Kandidat, Namun dari sisi lain Pegawai Negeri Sipil selaku Aparatur Pemerintah, dibutuhkan Tanggung jawab, serta wajib mengawal, mendukung dan menyukseskan jalannya Pesta Demokrasi ini sampai selesai.

Diakhir sambutannya Kepala Inspektorat menambahkan bahwa kiranya prajabatan ini dapat menyatukan Persepsi seluru pegawai Negeri sipil sebagai pelayan Masyarakat yang berkualitas. Memiliki rasa Korps yang kuat, serta memiliki rasa tanggung jawaw yang tinngi dalam melaksanakan Tugas dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten poso.

Sementara itu Sekertaris BKD Kabupaten Poso Bahrun.S.Mardani, S.Sos dalam Laporannya memaparkan bahwa tujuan dilaksanakannya Diklat Prajabatan bagi CPNS yaitu Meningkatkan Pengetahuan, Keahlian, Ketrampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan Tugas secara Profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan Instansi, Menciptakan Aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu, dan perekat persatuan dan kesatuan Bangsa, Memantapka sikap dan semangat pengapdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, Menciptakan kesamaan Visi dan Dinamika pola pikir dalam melaksanakan pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik. Sedangkan sasaran Diklat Prajabatan Golongan III adalah Terwujudnya Pegawai Negeri sipil yang memiliki Kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Setelah laporan berakhir, dilanjutkan dengan Penyamatan kartu tanda Peserta secara Simbolis oleh Sekretaris BKD sebagai tanda dimulainya Prajabatan Tersebut.

Pembukaan Forum SKPD dan Musrembang RKPD 2010

Poso – Pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan bertujuan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil Musrenbang ditingkat kecamatan yang akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di wilayah kabupaten Poso, serta membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat Kabupaten Poso yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kecamatan.

Selain itu juga untuk melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan sesuai dengan fungsi-fungsi satuan kerja perangkat daerah, dan mensingkronkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan dengan rencana kerja satuan kerja perangkat daerah (Renja SKPD).

Kepala Bappeda Propinsi Sulawesi Tengah Drs Rais Lamangkona,MT mengatakan, pelaksanaan forum SKPD dan musyawarah perencanaan pembangunan daerah adalah salah satu bagian tahapan dan sistem nasional dalam aturan undang-undang nomor 25 tahun 2004 yang bertujuan agar terciptanya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas antar sektor.

Ia melihat, selama hampir empat tahun sejak 2006 sampai 2011 dalam melaksanakan RPJMD Propinsi Sulawesi Tengah telah mencatat berbagai kemajuan dari sisi ekonomi makro, baik diukur dengan pertumbuhan ekonomi, produksi, maupun transaksi perdagangan (ekspor). “Sampai tahun 2009 kinerja ekonomi mengalami pertumbuhan positif sebesar 7,66 %. Walaupun sedikit lambat dari yang dicapai tahun 2008 yaitu sekitar 7,76 %, namun secara keseluruhan kinerja ekonomi kita cukup baik yang ditunjukan kemampuannya menurunkan indeks kerepotan dan kesusahan ekonomi,” kata Kepala Bappeda Propinsi.

Masih dikatakannya, dari sisi produksi tahun 2009, semua sektor mengalami peningkatan. “Sektor pertanian mengalami pertumbuhan sekitar 6,31 %, dan sektor industri pengolahan dengan pertumbuhan rata-rata diatas 6,00 % pertahun. Sedangkan transaksi perdagangan ke mancanegara tumbuh tinggi sebesar 8,70 %, dan kemiskinan/pengangguran juga mengalami penurunan pada tahun 2008. Kemiskinan sebesar 20,8 % menurun menjadi 18,98 %, dan pengangguran 5,45 % menurun menjadi 5,11 %,” jelas Kepala Bidang Ekonomi Ir. Sandra Tobondo,MSi,MTP mewakili Kepala Bappeda Propinsi Sulteng dalam sambutannya pada pembukaan forum SKPD dan Musrenbang RKPD Kabupaten Poso tahun 2010, bertempat di Meeting Room Bappeda Kabupaten Poso, Senin (22/3).

Sementara ditahun 2011, ditambahkannya, untuk tercapainya laju PDRB yang masih bertahan diatas 7 % maka pembangunan propinsi Sulawesi Tengah tahun 2011 diarahkan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pemeliharaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana untuk kelancaran usaha produksi dan distribusi. Adapun 11 prioritas yang tertuang dalam rancangan RKPD tersebut telah mengacu pada prioritas nasional sesuai dengan RPJMN 2010-2014 yaitu, reformasi birokrasi dan tata kelola, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan pengelolaan bencana, energi, lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, daerah tertinggal terdepan terluar dan pasca konflik, dan kebudayaan, kreatifitas dan inovasi teknologi.

Disamping itu juga, Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Kepala Inspektorat Kabupaten Poso Anthony H.Tadjongga,BSc,S.Sos mengatakan, belumnya memfokus pembangunan di daerah ini (Poso) diakibatkan karena banyak program-program yang dibicarakan ditingkat desa, kelurahan, hingga ketingkat kecamatan tidak terangkat oleh SKPD didalam merencanakan pada program RKA. “Untuk itu dalam musrenbang kali ini, sudah seharusnya diperbaiki untuk melihat setiap kekurangan. Sehingga rencana pembangunan yang diprogram setiap SKPD benar-benar menyentuh sampai ketingkat bawah, dan betul-betul aktimatif,” harap Bupati.

Bupati mengharapkan, agar dalam forum satuan kerja perangkat daerah dan musrembang RKPD ini agar kita lebih menyatukan visi dan misi sekaligus praktisi yang konprehentif sesuai kebutuhan dan prioritas masyarakat ditingkat bawah. “Kedepan pada musrenbang agar lebih memprioritaskan rakyat banyak dari pada kepentingan pemerintah tersebut,” tambah Bupati Poso saat membuka forum SKPD dan Musrenbang RKPD Kabupaten Poso 2010 yang berlangsung selama 2 hari (22-23 Maret 2010).
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Drs Yus Madoli,A.Mp,M.Si menyampaikan, kegiatan ini diikuti sejumlah 152 peserta, yang terdiri dari 80 peserta utusan SKPD termasuk pimpinan SKPD 1 orang dan 1 orang staf yang menangani seksi program, serta 72 peserta utusan kecamatan terdiri dari camat, tokoh wanita, tokoh pemuda dan staf kecamatan.

Satu lagi pasangan Bakal Calon Bupati (Balonbup) dan Bakal Calon Wakil Bupati Poso Mendaftarkan Diri

Satu lagi pasangan Bakal Calon Bupati (Balonbup) dan Bakal Calon Wakil Bupati Poso Hendrik Gary Lyanto – Abdul Muthalib Rimi yang mendaftarkan diri di KPU Poso, Senin (22/3). Dengan mendaftarnya pasangan Hendrik – Muthalib Rimi ini, berarti sudah tiga pasangan calon peserta Pemilukada Poso 2 Juni mendatang , dua pasangan yang lebih dulu mendaftar masing-masing Piet Inkiriwang – Syamsuri dan pasangan Sony Tandra – Muljadi.

Kedatangan Balonbup dengan tagline "Harmoni" itu ke KPU tanpa yel-yel dan iring-iringan pendukung, hanya didamping belasan tim suksesnya.

Pasangan Harmoni diusung Parta Golkar, Gerindra, PAN dan PPP. Namnu, dari pemeriksaan berkas oleh KPU POso, baru patai Golkar dan Gerindra yang memenuhi syarat. Sedangakn PAN dan PPP dalam pernyataan dukungan belum sempurna dimana PAN dalam surat pernyataan dukungan belum dibubuhi stempel. Sementara PPP belum ditandatangani oleh Ketua DPC dan Sekretaris.

Meski demikian, Koaliasi Golkar-Gerindra sudah memenuhi syarat sebagaimana dalam Undang-undang Pemerintah Daerah untuk calon yang diusung partai politik harus memenuhi syarat 15 persen dari jumlah kursi Dewan atau 5 kursi di DPRD dimana Golkar memiliki 4 kursi sedangkan Gerindra 1 kursi.

Pendaftaran balonbup/balon wabup berakhir Selasa (23/3). Diperkirakan masih ada tiga pasangan yang akan mendaftar pada hari terakhir nanti. yakni Lanto Dago Wuri – Yufni Bungkundapu, dr Oryana Talasa – Pandu Bisara dan Frans Saulino – Burhanuddin.

KPU Poso Resmi Buka Pendaftaran Calon Kepala dan Wakil Daerah Kabupaten Poso

Dua Bakal Pasangan Calon Mendaftar Sebagai Kepala dan Wakil Kepala Daerah Poso

Rabu (17/3/2010) pagi, suasana di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso suasananya terlihat tak seperti biasa, sudah berdiri tenda, berjajar rapi kursi-kursi serta meja undangan dan kepanitiaan. Puluhan undangan yang sudah hadir, nampak duduk bercengkerama, bahkan seratusan aparat bersiaga lengkap di dalam dan di luar halaman. Karena hari ini KPU Poso secara resmi membuka pendaftaran bagi bakal pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah kabupaten Poso untuk periode tahun 2010-2015.

Ketua KPU Poso, Iskandar Lamuka hari ini secara resmi membuka pendaftaran. Didalam sambutannya dia menekankan agar semua unsur yang terlibat didalam pemilukada kali ini untuk tetap mengedepankan keharmonisan dan perdamaian dalam bingkai Sintuwu Maroso yang mana merupakan pilihan dan warisan semboyan daerah kabupaten Poso sejak silam.

dalam kesempatan ini juga iskandar menyampaikan bahwa ini hanya salah satu tahapan yang sudah dilakukan oleh KPU Poso sebagai pihak penyelenggara, dan proses tahapan ini masih terus akan dilanjutkan sampai akhir tahapan yang telah diagendakan dalam pelaksanaan Pemilukda 2010 di kabupaten Poso.
Turut hadir dalam pembukaan ini Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh Yasin Mangun, Ketua Panwaslu Kabupaten Poso, serta kalangan undangan lainnya.

Tepat pada pukul 10.00 wita iringan rombongan bakal pasangan calon bupati dan wakil ; Drs.Piet Inkiriwang dan Syamsuri , MM tiba di kantor KPU Poso dengan berjalan kaki dari sekretariat pemenangannya yang berjarak sekitar 1 km. rombongan yang diiringi oleh pendukung serta didampingi oleh isteri-isteri dari bakal calon pasangan ini disambut langsung oleh Ketua KPU Poso. Piet Inkiriwang yang maju sebagai incumbent menggandeng Syamsuri hari ini resmi mendaftar di KPU Poso sebagai pendaftar pertama untuk calon bupati dan wakil bupati poso 2010-2015.

Saat jarum jam menunjuk angka 1.30 wita, menyusul rombongan bakal pasangan calon bupati dan wakil ; Sony Tandra, ST dan Muljadi berserta isteri dan ratusan pendukung yang juga datang berjalan kaki, tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Poso untuk melakukan proses pendaftaran, melalui penyerahan berkas, pencatatan buku regristrasi, pendaftaraan, serta pemeriksaan kelengkapan berkas bakal pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah kabupaten poso 2010-2015.

Berkas dari kedua bakal pasangan calon hari ini diserahkan oleh ketua partai pengusung masing-masing calon pasangan , piet-syam dari partai demokrat Albert Polii dan pasangan Sony-Muljadi dari partai PBR Burhanudin Hamzah, SE. selanjutnya berkas diterima dan diperiksa oleh Tim dari KPU Poso yang terdiri dari Drs. Sahrul Panjili, Toni Tanpatonda, SE, dan Hamzah, SH, selanjutnya disahkan dengan ditandangani oleh Ketua KPU Poso, Iskandar Lamuka.

Peresmian 40 Unit Rumah Nelayan


Poso - Tepatnya di Desa Labuan Kecamatan Lage, Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM Meresmikan Rumah Nelayan Ramah Bencana Sebanyak 40 Unit Rumah. Kamis 18 Maret 2010.

Pada Peresmian tersebut Bupati Poso dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pembangunan 40 Unit Rumah Nelayan didesa Labuann ini Bertujuan Untuk meningkatkan Taraf kehidupan bagi para Nelayan, dan dapat menciptakan pemukiman yang layak Untuk Ditinggali dengan dasar tipe Bangunan yang Kuat dan Berbentuk panggung sebagai syarat Rumah Ramah Bencana. Hal ini patut disukuri karena Pembangunan ini merupakan Usaha Pemerintah Kabupaten Poso dalam meningkatkan Kesejahteraan bagi masyarakat Khususnya para Nelayan

Kiranya Nanti Pembangunan Rumah Nelayan di Desa Labuan ini akan Lebih mendorong bagi para Nelayan dalam meningkatkan Pendapatannya dengan memanfaatkan Potensi yang ada sehingga pada akhirnya akan Berdampak pada kemajuan dibumi Sintuwu maroso.

Diakhir Sambutannya Bupati Poso Mengharapkan agar Masyarakat di Desa Labuan dapat menggunakan Fasilitas yang ada dengan sebaik- baiknya sehingga dapat memberikan motifasi untuk bersaing dengan wilayah lain, dalam peningkatan hasil laut yang kesemuanya itu akan bermuara pada kemaslahatan Mayarakat Di kabupaten Poso

Sementara Itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Poso Moh. Arif Latjuba, SE.M.Si dalam laporannya memaparkan bahwa dasar pelaksanaan Pembangunan ini dari DIPA STIMULUS FISKAL Tahun anggaran 2009 No:0688.0.ST/032-07.4/2009.Prototipe bangunan yang dipilih adalah tipe panggung, hal ini disesuaikan dengan jenis bencana yang ada di daerah massing – masing, dan jenis bencana yang biasa terjadi di desa Labuan yaitu Gelombang pasang. Luas bangunan tiap Unit 27 M2.Status bangunan, telah memiliki Izin mendirikan bangunan (IMB)

Pembangunan ini dilaksanakan selama 120 hari kalender. Terhitung mulai tanggal 27 juli 2009 sampai 23 November 2009. Masa pemeliharaan selama 3 bulan, dan telah berakhir pada tanggal 20 Februari 2010.

Setelah Sambutan berakhir acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita acara Serah terima Rumah Nelayan serta penyerahan oleh Bupati Poso kepada Penerimah Rumah nelayan secara simbolis. Setelah itu diteruskan dengan pengguntingan pita sebagai tanda,pembangunan 40 Unit Rumah Nelayan tersebut dapat di huni, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi.
Hadir pada peresmian tersebut Muspida Kabupaten Poso, Assisten Pemerintahan dan Kesra Drs.Lambang Bamonturu, Assisten Administrasi perekonomian dan pembangunan Drs. Andi Rahmatulla Yusup, Kepala Inspektorat Anthony H.Tajongga, Msc.S,Sos, Para Kepala instansi BUMN, Ketua TP. PKK Ellen Inkiriwang Pelealu, para pejabat dilingkungan Daerah Kabupaten Poso, Serta undangan lainnya

Bupati Piet Melantik Tiga Kades di Kecamatan Lage

POSO- Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM yang didampingi Sekab Poso Drs, Amdjad Lawasa, MM melantik tiga kades devinitif di Kecamatan Lage Rabu, 17 Maret 2010.

Ketiga Kades tersebut dilantik di wilayahnya masing-masing, Yatberida S. Tiladuru yang menggantikan N. Mangela di Desa Tagolu, Yosep Palango menggantikan J. Rubana di Desa Bategencu serta Kades Malei Mohammad Tahang Dg. Mamase menggantikan Sahban Salawa di Desa Malei.

Dalam sambutannya Bupati mengingatkan kepada para Kades yang dilantik agar melaksanakan amanah rakyat yang dipimpinnya tanpa pilih kasih, “ Meskipun pada saat pemilihan lalu orang tersebut tidak memilih saudara, sebagai pemimpin yang berjiwa besar kita harus tetap merangkul dan melayani dengan sebaik-baiknya orang itu seperti melayani masyarakat lainnya,” ujar bupati mencontohkan.

Bupati juga menambahkan bahwa kepala desa (Kades) adalah jabatan politis yang dipilih rakyat/masyarakat sehingga kedudukan Kades selaku pemimpin desa harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya, mendengarkan dan memberi solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di desanya secara bersama-sama.

Lanjut Bupati, disamping itu Kades juga merupakan ujung tombak pelaksanaan pembangunan di desa sehingga kades harus mempunyai kemampuan berfikir cepat dan berinovasi untuk memajukan desanya.

Mengakhiri sambutannya Bupati mengharapkan para Kades yang terpilih agar melaksanakan tugasnya dengan baik tentunya melalui dukungan penuh masyarakat yang dipimpinnya. Dan kepada para mantan Kades bupati tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdiannya selama menjadi kepala desa di wilayahnya masing-masing.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut para pejabat di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Poso, para muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para undangan lainny

Pengambilan Sumpah Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) Kab. Poso

Pengambilan Sumpah PPKD di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso

Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM mengambil sumpah Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD), Pejabat Kuasa Bendahara Umum Daerah dan Bendaharawan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, bertempat di gedung Dharma Wanita Kabupaten Poso, Rabu 17 Maret 2010.

Acara ini juga dihadiri oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Lambang Bamonturu, Assisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Drs. Andi Rahmatulah, Assisten Administrasi Umum Drs. Sin Songgo, para Pejabat di lingkungan Daerah Kabupaten Poso dan para Pengelola Keuangan pada seluruh SKPD se Kabupaten Poso..

Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa MM dalam sambutan Bupati Poso mengatakan bahwa seorang bendahara harus mengetahui dan memahami betul bagaimana cara mengelolah keuangan dengan baik, jangan sampai tugasnya sebagai bendahara menjadi terlambat dan terbengkalai. Kaitannya dengan Inspektorat Sekab mengatakan kiranya dalam pemeriksaan agar betul-betul memberikan pembinaan supaya tidak terdapat hal-hal yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi sehingga tercipta Pemerintahan yang Clean Goverment.

Diakhir sambutannya, Sekab mengharapkan agar semua Pengelola Keuangan Daerah yang berada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab penuh pengabdian, kejujuran dan keiklhlasan sehingga apa yang menjadi tujuan kita dapat tercapai dengan baik.

Disisi lain dalam laporan panitia yang dibacakan oleh Drs. Abraham Tadanugi, Msi bahwa Pelaksanaan Pengucapan Sumpah bagi pejabat pengelola keuangan pada saat ini merujuk kepada Keputusan Bupati Poso Nomor 188.45/0431/2010 tentang Penetapan Pejabat Pengelolah Keuangan Daerah (PPKD) selaku Bendahara Umum Daerah (BUD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2010; Keputusan Bupati Nomor 188.45/0430/2010 tentang Penetapan Pejabat Kuasa Bendahara Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2010 ; Keputusan Bupati Poso Nomor 188.45/0432/2010 tentang Penetapan Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan Pada Satuan Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemeritah Daerah Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2010. Pengambilan sumpah bagi Pejabat Pengelolah Keuangan Daerah, Pejabat Kuasa Bendahara Umum dan Bendaharawan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso berjumlah 111 orang
Kegiatan ini ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah Pengelolah Keuangan Daerah secara simbolis kepada Putera Botilangi, SE.Msi selaku PPKD, Sherly A. Lengkey (Kuasa Bendahara Umum Daerah Kabupaten Poso), Feriyanto Pakanangi (Bendahara Penerimaan pada Kantor Kecamatan Lage), dan Nurjanah Abdulah, SE (Bendahara Pengeluaran pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Poso)