SATU LAGI INVESTOR MASUK POSO


Satu Lagi Investor Asing Masuk Di Poso

Sejumlah Petinggi perusahaan asing, Ina International dari singapura hari Jumat tanggal 21 Februari 2009 datang ke Poso. Kedatangan Presiden direktur Ina International Lim Tean, Direktur Ina, Shem Khoo, dan General Maneger Ina, Nefita Anastasia, langsung didampingi oleh Kabag Humas Kabupaten Poso, Amir Kiat, SH dalam rangka menyurvei lokasi-lokasi produksi.

Kedatangan Perusahaan Ina International di Poso ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Bupati Poso, Drs. Piet Inkiriwang, MM serta kepala-kepala dinas terkait yang ada di jajaran Pemda Poso di Hotel Mulia Senayan Jakarta beberapa waktu lalu.

PT Ina International tertarik dengan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Poso, yang dinilai sampai sekarang masih kurang digali potensi-potensi untuk dijadikan komoditi agro-bisnis.

Setelah survey langsung ke lokasi-lokasi produksi. interest perusahaan Ina International di Poso mengarah ke ekspor ikan sidat (Sogili, salah satu khas spesis ikan yang hanya ada di poso) di danau Poso serta di aliran sungai Poso, peternakan sapi di padang Didiri Pamona Timur, kakao (coklat), serta tambang emas desa Mayoa.
Rencana eksis produksi PT Ina International segera dimulai bulan Maret depan dengan beberapa tahapan yang dimulai dari ekspor ikan sidat (sogili).

Bupati Poso melalui Kabag Humas Poso, Amir Kiat, SH mengungkapkan sangat mendukung serta menyambut baik hadirnya lagi investor baru di Poso ini. dan kepada para investor diharapkan segera melakukan program-program kerja mereka sesuai dengan mekanisme yang telah ada. “Poso telah kian aman, para investor tak perlu lagi takut untuk berinvestasi di Poso, karena masih banyak lahan dan potensi lain yang ada disini” tutup amir .

MAKAM LELUHUR SUKU ASLI POSO


makam leluhur suku asli poso di antara bebatuan gua

jika anda mengunjungi kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mampirlah ke gua latea di tentena.salah satu pilihan untuk melepaskan kepenatan sembari menelusuri masa lalu dengan pemandangan alam yang indah serta hawa udara yang segar.

suku Pamona, suku asli Poso mempunyai kebiasaan unik saat menguburkan keluarganya yang meninggal dunia jenazah diletakan di dalam peti kayu yang kemudian disimpan di dalam gua.

sisa-sisa tradisi suku pamona ini masih bisa kita saksikan di gua –gua pamona salah satunya adalah Gua Latea, tentena sekitar 57 kilometer arah barat daya kota Poso.

Gua Latea adalah gua alam berupa bukit kapur yang usia genesisnya ditaksir tidak kurang dari 30 juta tahun silam. gua ini digunakan sebagai kuburan suku pamona leluhur orang pamona yang juga biasanya disebut orang Poso itu dulunya hidup di bukit-bukit, khususnya yang hidup di perbukitan Wawolembo.

sistem penguburan dengan menaruh jenazah di gua-gua itu baru berakhir sekitar abad ke-19 masehi, setelah para penginjil dari belanda menyebarkan agama kristen di wilayah ini. gua ini pernah mengalami keruntuhan batuan sekitar lebih 2000 tahun silam.

gua latea terdiri dari dua kamar utama kamar pertama terletak di kaki bukit di mana terdapat empat pasang peti jenazah dan 36 tengkorak manusia beserta rangkanya.
kamar kedua, terletak di atas bukit berisi di mana terdapat 17 pasang peti jenazah 47 buah tengkorak dan lima buah gelang tangan.

gua ini adalah kuburan leluhur suku pamona. cara penguburan zaman dulu masyarakat pamona ini sama seperti yang dilakukan di tanah toraja, sulawesi selatan. berdasarkan historisnya orang Pamona dan orang Toraja masih memiliki hubungan kekerabatan yang sangat erat.

tidak hanya di gua latea, kuburan nenek moyang orang pamona lainnya terdapat di gua pamona yang letaknya persis di tepi danau Poso, Tangkaboba nama gua itu, gua ini memiliki 12 ruang.

mengunjungi gua-gua kuburan leluhur suku asli Poso membuat pikiran lepas dari kepenatan rutinitas kerja sehari-hari.apalagi sejauh mata memandang, kita dikelilingi danau poso yang bening dan hawa udara dingin yang segar.

AGENDA PEMDA POSO MINGGU KE 4 BULAN FEBRUARI 09

AGENDA PEMDA POSO MINGGU INI
Kamis 26 Februari 2009
-Pelantikan PPS, KPPS, Poso Kota bersatu, Poso Pesisir, Lage di Gedung Sanggar Pemuda Jam 09.00 Wita

PIET BUKA RAKOR PERSIAPAN KAMPANYE PEMILU 2009

Bupati Poso Membuka Rakor Persiapan Kampanye Pemilu 2009

Pelaksanaan rapat koordinasi (Rakor) persiapan kampanye menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2009 sebagai upaya untuk menyatukan/menyamakan persepsi, agar sebelum maupun saat menjelang kampanye dan pelaksanaan pemilu tidak akan mendapatkan kendala ataupun halangan baik dari segi teknis pengamanan maupun aturan dan ketentuan yang berlaku.
Saat pelaksanaan rakor tersebut, Ketua KPU Provinsi Sulteng yang diwakili Yasin Mangun,S.Sos, menyampaikan, kepada partai politik (Parpol) agar lebih siap dan menyusun jadwal kampanye, dan selalu berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik tingkat provinsi maupun kabupaten. Begitu pula pihak KPU Poso sebagaimana tim sosialisasi terpadu melakukan koordinasi dengan pihak keamanan baik Polri dan dinas terkait, melalui tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan kampanye, sehingga pelaksanaan pemilu nanti akan berjalan aman dan lancar.
Olehnya, Yasin Mangun mengatakan, sebagaimana aturan dan ketentuan yaitu pegawai negeri sipil (PNS) agar jangan terlibat saat dalam pelaksanaan kampanye, maupun melibatkan atribut/fasilitas yang berhubungan dengan aset-aset pemerintah.
Disamping itu Ketua KPU Poso Iskandar Lamuka,SH, juga menambahkan, KPU sebagai penyelenggara pemilihan umum mempunyai tugas dan wewenang menyusun serta menetapkan pedoman yang bersifat teknis untuk tiap- tiap jadwal kampanye rapat umum pemilu tahun 2009 ini, berlangsung selama 21 hari mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 5 April 2009.
Menanggapi soal pegawai negeri sipil yang melakukan kampanye saat menjelang pemilu nantinya, Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM menghimbau, “agar jangan ada PNS yang terlibat kampanye, apalagi menggunakan atribut maupun fasilitas dan aset pemerintah pada pelaksanaan kampanye. Jika ada PNS yang terlibat, saya akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan dan ketentuan pegawai negeri sipil yang melanggar,” tegas Bupati Piet saat membuka rakor persiapan kampanye pemilu 2009, di ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Rabu 25 Februari 2009.
Olehnya, Bupati mengharapkan, sebagai pengamanan saat pelaksanaan kampanye maupun pemilu nantinya, Pemda Poso memberikan kesediannya kepada Polisi Pamong Praja agar menjalan tugasnya sebagai aparat pemerintah, begitu juga kepada pemerintah kecamatan maupun lurah lurah, untuk mengambil bagiannya dengan menjaga situasi dan keamanan di wilayahnya masing-masing. Sehingga pelaksanaan kampanye dan pemilu kedepan nantinya bisa berjalan aman dan lancar, sesuai harapan kita bersama di Bumi Sintuwu Maroso Poso.
Rakor ini dihadiri unsur Muspida Kabupaten Poso, Ketua Panwaslu Kabupaten Poso, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM, para Asisten Setdakab Poso, kepala dinas, badan, dan bagian, serta para camat./*

RAPAT PERSIAPAN PELAKSANAAN HUT POSO KE-114

Poso - Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Poso ke-114 yang jatuh pada tanggal 1 Maret 2009 tinggal beberapa hari lagi, untuk menyongsong pelaksanaan kegiatan HUT ini, maka panitia yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekab) Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM mengadakan rapat untuk mengecek sudah sejauh mana kesiapan seksi-seksi yang ada pada panitia, yang berlangsung di ruang Pogombo, Kantor Bupati Poso, Senin 23 Februari 2009.

Rapat ini juga diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Lambang Bamonturu, Asisten Administrasi Umum Drs. Sinsigus Songgo, serta para kepala dinas, badan, kantor, dan para kepala bagian, Camat Poso Kota, Camat Poso Kota Utara, dan Camat Poso Kota Selatan, serta panitia lainnya.

Sekab Poso minta agar kepada panitia dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik, sehingga pelaksanaan peringatan Hut Kota Poso ke-114 dapat berjalan dengan lancar dan sesuai apa yang kita harapkan.

Sementara itu Kabag Humas Pemda Poso, Amir Kiat,SH, yang juga sebagai Ketua Seksi Acara, Publikasi dan Dokumentasi pada acara peringatan HUT Kota Poso 114, mengatakan, bahwa akan diadakan kegiatan olahraga yang meliputi jalan santai keluarga, gerak jalan variasi, tarik tambang, lari karung, lari marathon, panjat pinang, hadang, rintang, gaplek. Sedangkan kegiatan kesenian meliputi, lomba Maloko dan Festival Lagu Daerah, serta lomba kebersihan antar dinas/instansi, kelurahan dan desa.

Menurut Amir Kiat,SH, bahwa pelaksanaan kegiatan/lomba ini akan dimulai pada tanggal 26 Februari – 1 Maret 2009, dan puncak acaranya pada hari Senin 2 Maret 2009 di halaman kantor Bupati Poso

PENUTUPAN DIKLATSAR POL PP ANGKATAN I 2009


Penutupan Diklatsar Pol PP Angkatan I Tahun 2009

Pelaksanaan Diklatsar Polisi Pamong Praja Angkatan I Tahun 2009 yang berlangsung di Aula SKB Kasiguncu, Kelurahan Poso Pesisir, resmi ditutup Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM, Jumat 13 Februari 2009.
Kegiatan yang merupakan program dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Poso dalam memberikan bimbingan, pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan dan kesamaptaan bagi para siswa/anggotanya ini, merupakan proses kegiatan pembelajaran bagi anggota Satpol PP baik dari segi fisik maupun mental.
Ketua Panitia Yudi Iswanto Saudo,SE, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih sebulan, sejak 19 Januari 2009 ini mengikutsertakan 53 orang siswa pada pendidikan dan pelatihan dasar Polisi Pamong Praja (Diklatsar Pol PP). Disamping itu, pada pelaksanaan ini juga para peserta sampai dengan acara penutupan dalam keadaan sehat walafiat.
Olehnya, ia berharap agar kedepan pendidikan dan pelatihan dasar pol pp nanti bisa terus terlaksana melalui dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Poso, sehingga dapat menciptakan kader polisi pamong praja yang handal dan propesional dalam menopang strategi pembinaan ketentraman dan ketertiban umum serta penegakkan peraturan daerah di Kabupaten Poso.
Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM mewakili Bupati Poso dalam sambutannya, mengatakan, pelaksanaan Diklatsar ini merupakan bentuk penerapan kedisiplinan dan tanggung jawab bagi anggota pol pp, serta membantu tugas-tugas pemerintah dalam menjalankan perda sebagaimana tugasnya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Sehingga apa yang telah didapatkan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan ini, bisa diterapkan saat kita menjalankan tugas sebagaimana yang kita dapatkan saat pendidikan karena aparat polisi pamong praja sebagai contoh dan teladan bagi masyarakat .
Harapannya, agar polisi pamong praja bisa membawa perubahan terhadap sikap dan tindak tanduknya dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sebagai aparat sipil, sehingga kita kedepan saat menjalan tugas bisa terlaksana dengan lancar tanpa melalui hambatan. “Apalagi nantinya kita akan menghadapi pesta demokrasi, yang tentunya polisi pamong praja diharapkan mampu membina kerjasama dengan aparat kepolisian maupun TNI untuk mengawal dan menjaga pelaksanaan pemilihan umum agar tetap berjalan tertib dan sukses,” tutup Sekab saat memberikan sambutannya pada Penutupan Diklatsar Pol PP Angkatan I tahun 2009.
Penutupan kegiatan yang dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Ruddy R.Rompas,SH, Dandim 1307 Poso Letkol Inf Suwanto,SIp, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Drs. Hendrik Tauro, Kabag Umum dan Perlengkapan, unsur Polri/TNI, serta para anggota Polisi Pamong Praja dan tamu undangan, dilaksanakannya pula perhargaan bagi 10 siswa diklatsar polisi pamong praja melalui penilaian selama pelatihan yaitu kecerdasan sikap, penampilan dan kerapian, mental dan fisik, semangat dan kepribadian, tanggungjawab, respek dan loyalitas.