Penutupan Musrembang


Poso - Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM yang diwakili oleh Wakil Bupati Poso Ir T.Samsuri,MSi menutup secara resmi kegiatan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (FORUM–SKPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSREMBANG RKPD) Tahun 2011 di ruang Meeting Room Kantor BAPEDDA, Rabu 16 Maret 2011.
Acara ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Pelaksanaan Forum SKPD dan Musrembang SKPD Tahun 2012.
Kepala Bappeda Kabupaten Poso Drs. Sinsigus Songgo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua panitia terutama kepada peserta musyawarah yang turut  berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini serta bersama-sama merumuskan program dan kegiatan dibidang perencanaan pembangunan untuk tahun 2012 yang akan datang.
Disisi lain dalam sambutan Ketua DPRD Kabupaten Poso Ir. Jani Mamuaja menyampaikan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Poso akan senantiasa memberikan dukungan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso untuk usulan program dan kegiatan terutama yang terkait dengan icon Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang akan dijabarkan pada APBD Tahun Anggaran 2012.
Sementara itu Wakil Bupati Poso Ir Samsuri MSi dalam sambutan penutupan mengatakan kerja kita selama dua hari ini telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yaitu untuk mensingkronasikan semua program dan kegiatan oleh semua SKPD dan utusan delegasi kecamatan dalam forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Musrembang RKPD yang bermuara pada kepentingan semua masyarakat Kabupaten Poso serta menyesuaikan prioritas rencana kerja satuan kerja perangkat daerah.
Lanjut Wabup, Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini telah kita selesaikan dengan menyempurnakan hasil musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Poso yang telah melalui masukan untuk penyempurnaan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah yang memuat prioritas pembangunan daerah dengan indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD serta rancangan alokasi dana desa termasuk dalam pemutakhiran yang pendanaanya berasal dari APBD, APBN dan sumber pendanaanya lainnya.
Oleh karena itu Wabup menghimbau kepada kita semua kiranya kondisi Kabupaten Poso yang sudah semakin membaik ini harus kita pertahankan agar supaya pembangunan dapat dilaksanakan dan berkelanjutan serta untuk semua komponen pembangunan agar mengabdi dengan hati nurani yang jernih sebagai implementasi tugas kemanusiaan demi kemajuan Kabupaten Poso kedepan sekaligus sebagai tanggung jawab kita kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga apa yang dihasilkan pada forum ini mendapat petunjuk dan hidayah dari Tuhan agar perencanaan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sekaligus dapat mengentaskan kemiskinan demi kesehjateraan masyakarat yang adil,makmur,sejahtera dan mandiri yang sesuai visi dan misi Kabupaten Poso..
Dalam acara penutupan musrembang tersebut dihadiri, Ketua DPRD Kabupaten Poso Ir Jani Mamuaja, Wakil Ketua I Suharto Kandar bersama Anggota DPRD Kabupaten Poso, FKPD Kabupaten Poso, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Poso  Meysura Lawasa Pakaya, Kepala SKPD Kab.Poso, Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Perempuan serta seluruh Peserta Forum SKPD dan Musrembang RKPD

Bupati Buka Konfrensi PGRI Di Kabupaten Poso Tahun 2011


Poso- Bupati Poso di Wakili Sekertaris Daerah Kabupaten Drs. Amdjad Lawasa, MM Buka Kegiatan Konfrensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tingkat Kabupaten Poso dalam rangka memacu peran strategis PGRI dalam mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Terlindungi dan Bermartabat, , Bertempat di Gedung PGRI Poso (14/03).
         Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekab Drs. Amdjad Lawasa, MM mengatakan bahwa mengingat dalam menghadapi Globalisasi Dunia yang semakin tajan dewasa ini, dunia pendidikan di perhadapkan dengan tantangan berat yang harus segera di jawab, Karena mau tidak mau seluruh kegiatan pembangunan yang kita lakukan itu akan bermuara dan sangat ditentukan oleh penyiapan sumber daya manusia itu sendiri dalam arti luas, yang artinya pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dimulai dari peningkatan mutu Aparatur yang ada sampai pada seberapa besar sumber daya insani yang kita hasilkan dan mampu menjawab tantangan Bangsa. Hal itu sangat penting memngingat saat ini telah terjadi pergeseran tata nilai Bangsa kita dan akibatnya dapat kita saksikan dimana-mana seakan tidak terkendali.
         Lanjut Bupati, Menghadapi pergeseran nilai yang demikian itu, perlu kiranya kita pikirkan implikasinya dalam perencanaan Pendidikan dan pengajaran agar produk-produk Pendidikan selaras dan relevan dengan kebutuhan pembangunan dewasa ini, apalagi dalam menyikapi perkembangan dunia dewasa ini ini dengan segala konsekuensinya seakan tanpa ambang batas meskipun kita juga harus menyadari bahwa terkadang tingkat pendidikan tidak menjadi ukuran kepribadian seseorang secara utuh.
         Diakhir sambutannya Bupati mengharapkan agar momentum Konfrensi ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengkomunikasikan berbagai hal yang selama ini dirasakan menjadi kendala tugas terutama para Guru dan pengawas sebagai ujung tombak pembentukan insan pembangunan, sehingga dimasa datang kita akan semakin seirama dan lebih efektif lagi dalam melaksanakan tugas pengabdian kita kepada Bangsa dan masyarakat yang kita abdi.
         Sementara itu dalam Ketua panitia kegitan yang dibacakan Basrin Maidi, S.pd.MM menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada hasil rapat koordinasi pengurus PGRI Sulawesi Tengah Tanggal 16 maret 2011 di Palu. Sementara peserta kegiatan ini terdiri atas perwakilan pengurus PGRI dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Poso,  dan setiap kecamatan mengutus 3 orang utusannya sehingga jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 54 orang.
Hadir pada Pembukaan Konfrensi PGRI tersebut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Propinsi Sulawesi Tengah Drs. Nur Alam, M.pd, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Poso Drs. Berlin Matoneng, Para Pejabat dilingkungan Pemkab Poso, Serta para undangan lainnya.

Peresmian Gedung Kejaksaan Negeri Poso


 Bupati Poso Diwakili Kepala Inspektorat Kabupaten Poso, Anthony H Tadjingga,S.Sos hadiri Peresmian Gedung Kejaksanaan Negeri Poso, bertempat di Halaman Gedung Kejaksaan Negeri Poso, kamis 03 Maret 2011. Dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Tinggi Sulteng, Kejaksaan Negeri Tinggi Poso, Bupati Tojo Una-una, Bupati Morowali, Ketua Pengadilan Negeri Poso bersama Hakim, Kapolres Morowali, Dandim Tojo Una-una, Dandim Morowali, Ketua DPRD Kab Poso, Ketua DPRD Kab. Tojo Una-una, Ketua DPRD Morowali, Ketua Ikatan Adhiaksa Dharma Karini Wilayah Sulteng, Ketua Ikatan Adhiaksa Dharma Karini Wilayah Poso beserta segenap pengurusnya, Ketua Asisten Pembinaan Kejati Sulteng, Kabag Tata Usaha Kejaksaan Negeri Poso, Para Kepala Cabang, Para Kasi, Kasubbag, para kepala Dinas SKPD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Poso, Kab. Tojo una-una, Kab. Morowali bersama Ibu, dan Seluruh Pegawai kejaksanaan Negeri Poso, serta undangan lainnya.
 Selanjuntya Sambutan tertulis yang dibacakan Kejaksaan Negeri Tinggi Sulteng M.Isa Anshary, SH menyampaikan bahwa Pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Poso ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana dibidang penegakan hukum, hal tersebut merupakan suatu perhatian yang sungguh-sungguh dan dukungan dari pemerintah. Maka gedung dan berbagai sarana yang akan saya resmikan hari ini adalah sarana untuk perbaikan peningkatan penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat dibidang hukum, bukan hanya untuk menyenangkan aparat pemerintahan. Saya berharap melalui proses reformasi birokrasi kejaksaan yang telah dan sedang kita laksanakan ini, kiranya akan semakin memantapkan tekad dan semangat kita untuk mewujudkan perubahan pada pola pikir, perilaku maupun budaya kerja seluruh insan adhyaksa, sehingga nantinya selain memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan profesionalitas aparatur kejaksaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya selaku pelayan kepentingan masyarakat dibidang Hukum. Korupsi merupakan masalah yang komplek yang terjadi disetiap lini kehidupan/sektor baik eksutif, legislatif maupun yudikatif, sehingga penanggulangan korupsi tidak hanya merupakan kewajiban pemerintah tetapi merupakan tanggung jawab bersama dengan masyarakat.Dampak Korupsi bukan hanya merugikan negara tetapi juga merugikan negara tetapi juga merugikan masyarakat maupun individu itu sendiri sehingga strategi memerangi korupsi mengunakan 3 (tiga) pilar yaitu : Preventif, Represif dan Edukatif.
Diakhir sambutannya mengucapkan selamat menempati gedung Kantor Kejaksaan Negeri Poso yang baru semoga dapat memberikan kenyamanan, membawa manfaat, dan memberi motivasi bagi jajaran Kejaksaan Negeri Poso untuk mengoptimalkan kinerjanya dalam rangka melaksanakan fungsi, tugas dan wewenang kejaksaan terutama dalam rangka penegakan hukum dan pelayanan publik.
Sementara itu sambutan Ketua Kejaksaan Negeri Tinggi Poso, Andi S. Yusuf T, SH dalam laporannya mengatakan Gedung kantor ini dibangun dari anggaran  Keuangan Negara yaitu dari Dana APBN Tahun Anggaran 2010, maka saya berharap agar gedung  ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya agar dapat di manfaatkan sebagaimana mestinya demi kelancaran pelaksanaan tugas saudara. Kejaksaan merupakan salah satu aparat penegak hukum yang berwenang dalam penanganan tindak pidana korupsi.maka dibutuhkan peran lembaga kejaksaan dalam penanganan tindak pidana korupsi agar tindak pidana korupsi yang terkecil sampai kasus yang besar. Sehingga kesejahteraan masyarakat terpenuhi demi peningkatan pertumbuhan perekonomian negara. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa tugas dan wewenang kejaksaan bukan hanya meliputi bidang pidana, tetapi juga meliputi bidang perdata dan tata udaha negara maupun bidang ketertiban dan ketenteraman umum. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan semoga tuhan yang maha esa selalu memberikan perlindungan, pertolongan dan kekuatan bathin kepada kita semua dalam mengemban kewajiban kita.
Selanjutnya penanda tanganan Prasasti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tinggi Sulteng dan kepala Kejaksaan Tinggi Poso dan Penguntingan Pita oleh Ketua Ikatan Adhiaksa Dharma Karini Wilayah Sulteng, yang didampingi oleh Ketua Ikatan Adhiaksa Dharma Karini Kabupaten Poso, Bupati Poso, Bupati Tojo una-una Bupati Morowali, Assisten pembinaan Kejati Sulteng, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah kab. Poso, Kab. Tojo unsa-dan Morowali masing-masing bersama ibu. 

Maulid Nabi Muhammad SAW


Poso- Bupati Poso Diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. Amdjad lawasa, MM hadiri Kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, 1432 Hijriah/2011 Masehi, hasil kerja sama Panitia Hari Besar Islam (PTHBI) Kabupaten poso dengan Wanita Islam Alkhairat (WIA) Kab Poso, Bertempat di Gedung Sanggar Pemuda Poso (21/02).
 Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad lawasa, MM menyampaikan bahwa dengan memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, merupakan suatu pertanda kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, olehnya dapat dipahami dengan sungguh-sungguh bahwa kegiatan ini benar-benar mempunyai arti dan makna yang paling berharga bagi kehidupan kaum Muslimin dan Muslimat bahkan kepada seluruh umat manusia pada umumnya.
Dalam pelaksanaan Mulid Nabi Besar Muhammad SAW yang merupakan ritual seremonial keagamaan setiap tahunnya, untuk itu marilah kita memetik nilai-nilai yang terkandung didalamnya dengan terus melakukan hubungan yang baik sesama umat beragama dengan memperdalam penghayatan Agama kita dalam menghadapi kehidupan ini. Kehadiran kita telah menunjukan kebersamaan diantara kita semua untuk menciptakan keakraban dan rasa Ukhuwah Islamiah yang sangat penting untuk kita bina serta kita upayakan didalam berbagai momentum, agar senantiasa Persatuan dan Kesatuan akan menjadi suatu yang sangat mendasar bagi kita dalam kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.
Diakhir sambutannya mengatakan dengan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, kiranya akan membawa kesegaran dan arti tersendiri bagi kita semua untuk meneladani sikap Rasulullah agar kita semakin terhindar dari hal-hal yang sifatnya hannya dapat merugikan kita semua, dan hendaknya juga peringatan Maulid ini dapat menjadi cermin bagi kita semua untuk lebih bijaksana dalam menyikapi perkembangan dan kemajuan zaman dengan terus berupaya memperbaharui diri dengan meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kepada ALLAH SWT.
 Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Ustad H. Gani T Israil, S.Ag dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengambil i’tibar sekaligus mengamalkan dalam wujud nyata prilaku Rasulullah Muhammad SAW sebagai seorang yg mendapat predikat Al-amin, yakni jujur,terpercaya dan berperangai luhur dalam kehidupan umat Islam sehari-hari.
Turut hadir pada peringatan Maulid tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Lambang Bamonturu, Para Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama H. Najamuddin, S.Ag, S.Pd, M.Pd, Ketua pengadilan agama Nawawi Domolango, SH, Para Pejabat dilingkungan pemda poso, serta undangan lainnya.

Sambut HUT Kota Poso ke-116, Disparbud Gelar Lomba Lagu Pop Daerah

Poso – Berlangsungnya lomba lagu pop daerah Poso dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) kota Poso ke 116 yang jatuh pada tanggal 1 Maret 2011, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Poso menggelar kegiatan lomba tersebut selama 3 hari (25 -  27 Februari 2011).
Kegiatan yang sebelumnya berlangsung di Gedung Wanita Poso dibuka secara resmi, Jum’at (25/2), oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Ir Isnain T Hi Karim,MPM,M.Si dan ditutup, Minggu (27/2), oleh Wakil Bupati Poso Ir T.Samsuri M.Si.
Wabup Poso Ir T.Samsuri MSi dalam sambutan Bupati Poso mengatakan rasa bangganya dengan dilaksanakan kegiatan seperti ini, karena lomba lagu daerah kali ini adalah bukan semata lagu daerah Poso akan tetapi lagu daerah dari berbagai etnis yang ada di kabupaten Poso. “Ini merupakan wujud dari rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan masyarakat dalam kehidupan pluralis suatu kekuatan dalam membangun daerah Poso dimasa yang akan datang,” ungkapnya.
Lomba lagu pop daerah Poso yang melibatkan tingkat SD, SMP, SMA maupun tingkat umum antara instansi pemerintah/swasta sewilayah kota Poso merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua khususnya bagi daerah kabupaten Poso dalam mengembangkan dan menanamkan nilai-nilai budaya melalui lagu-lagu daerah.  “Kedepan intensitas lagu-lagu daerah perlu ditingkatkan dan dikembangkan,” harap Wabup T.Samsuri saat menutup lomba lagu pop daerah yang ditandai dengan pemukulan gendang.
Pelaksanaan lomba yang telah diikuti kurang lebih 100 orang peserta yang melibatkan pelajar dan kalangan umum ini, menurut Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Poso Amir Kiat SH, bahwa ini membuktikan adanya respon yang positif khususnya melalui lagu-lagu daerah Poso dan perlu disikapi secara baik. “Ini adalah upaya untuk melestarikan kebudayaan khususnya lagu pop daerah Poso,” nilai Amir.
Olehnya kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan khususnya seni tarik suara yang ada di kota Poso dan sekitarnya perlu adanya dukungan dari masyarakat Poso terlebih kedepan untuk melibatkan kegiatan-kegiatan seperti ini. “Tujuan pengembangan lagu-lagu daerah ini agar lebih dikenal masyarakat luas dan dapat menjadi perhatian bagi kita semua,” harap Amir Kiat SH selaku ketua panitia lomba lagu pop daerah Poso dalam laporannya, Minggu (27/2).
Sebagaimana lagu yang diperlombakan pada kegiatan ini yaitu lagu Pamona hasil karya Justinus Hokey, seperti Katowe Ine, Arawenu, Soyo Marimbo, Wingke Matako, Poso Tanaku, Kutanondo, Wose dan Sulewana. Untuk lagu Bada hasil karya Mursalim Lubah, seperti Malei Mehalompo, Teriangku Ina, Wiorangku, Wanuangku, Kapariangku, Molalo, Karao, dan Lelembunga.
Sementara pada penutupan lomba ini, juara pertama untuk putra/putri tingkat instansi/umum Andi Suratinoyo (Dinas UMKM dan Perindag), dan Vivin Tungka (Disparbud). Putra/putri tingkat SMA atas nama Ferry (SMAN 2) dan Maria (SMKN1), putra/putri tingkat SMP Rafles (SMP 1 Poso Kota Selatan), dan Citra Perodo (SMP 1 Poso Kota Utara), dan untuk putra/putri tingkat SD Ako Nugroho (SDN 4) dan Mely (SDN 4).

Dinas Pariwisata Kabupaten Poso Akan Pamerkan Seni dan Budaya di TMII Jakarta

Poso – Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Poso kini berkesempatan untuk menampilkan kebudayaannya di tingkat nasional tepatnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Penampilan seni dan kebudayaan yang dijadwalkan 12 Februari 2011, tepat pada pukul 19.30 WIB, nantinya akan mempertunjukan prosesi adat khas kabupaten Poso yaitu Padungku (bentuk ucapan syukur para petani setelah hasil panen tanaman). “Berbagai pesona budaya melalui prosesi padungku yang akan kami tampilkan disana (TMII), seperti hasil kerajinan/makanan khas dan juga pertunjukan kesenian dan budaya yang merupakan khas daerah Kabupaten Poso,” jelas Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Poso Amir Kiat SH.    
Dikatakannya, hadirnya kabupaten Poso untuk tampil di TMII sebagai utusan dari Sulawesi Tengah untuk memperkenalkan kebudayaan yang ada di daerah eks konflik yang selama ini kurang terekspos dunia kepariwisataan baik ditingkat lokal maupun nasional bahkan ditingkat Internasional. “Ini merupakan momen yang tepat untuk mempromosikan dunia kepariwisataan melalui seni dan kebudayaan kita di mata luar,” ungkap Amir Kiat. 
Untuk itu, Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Poso untuk sama-sama mendukung pelaksanaan kegiataan ini yang juga merupakan program pemerintah kedepan, agar dunia kepariwisataan di Kabupaten Poso lebih maju dan dikenal oleh masyarakat luas. “Apalagi pariwisata juga merupakan salah satu dari tiga ikon pemerintah daerah Kabupaten Poso. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang harus saya emban sebagai pimpinan di dinas ini (Pariwisata dan Kebudayaan) dalam memajukan pariwisata di Kabupaten Poso,” harap Kadis Pariwisata
            Sementara pada pelaksanaan kegiatan yang akan dilangsungkan di TMII, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Poso Amir Kiat SH, mengatakan, kegiatan ini akan dihadiri oleh berbagai pejabat negara, para duta besar, masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Tengah/kabupaten Poso yang berada di perantauan di Jakarta. “Sementara untuk rombongan yang akan diberangkatkan berjumlah 50 orang tim kesenian,” ungkap Kadis Pariwisata yang saat nantinya akan memimpin langsung rombongan kesenian hingga ke TMMI Jakarta.

Administrasi dan Inventaris Bagi Pejabat Eselon II Pemda Poso Diserahterimakan

            Poso – Setelah Pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat struktural eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bebrapa waktu lalu (28/12), kembali dilaksanakan Serahterima Administrasi Pejabat eselon II, di ruang Pogombo Kantor Bupati, Jumat 31 Desember 2010.
            Acara tersebut diawali dengan penandatanganan berita acara serahterima Inventaris dan administrasi keuangan, serta penyerahan kunci kendaraan dinas secara simbolis.
Serah terima administrasi tersebut, diantaranya Drs.S.Songgo yang sebelumnya menduduki posisi sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso memberikan kepada Ir. Isnain H.Karim,MPM,M.Si, Plt. pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang sebelumnya Drs. S.Songgo diberikan Kepada Amir Kiat,SH, yang sementara juga menjabat Kabag Humas Setdakab Poso. Pada Kantor Bappeda yang sebelumnya diduduki Ir Yohanis Tumiwa, diberikan kepada Drs. S.Songgo. Kepala Badan Kesbang yang sebelumnya Drs. Arnold Bouw diberikan kepada Purnama Megati,S.Sos.M.H. Kepala PMK yang sebelumnya Drs. M.Yusuf diberikan kepada Drs.Yosep Magido.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan yang sebelumnya Drs. Arimuel T.Santo, diberikan kepada Ir.Max Tungka. Pada Dinas Perhubungan Husni Moh.Kasim,SH diberikan kepada Oktavianus Lemba,SE. Dinas Pertanian Ir. David Guluda diberikan kepada Ir. Fatma Ida, Dinas Koperasi yang sebelumnya diduduki Juniver Saguni SE MSi diberikan kepada Rusnah Mangun,SE.M.Si. Pada Dinas Kelautan yang sebelumnya diduduki Moh.Arif Abd. W.Latjuba,SE.M.Si diberikan kepada Drs. Mahmuddin Jamal,MM. dan Nolly R.Tandawuya yang sebelumnya Sekretaris Dewan diberikan Kepada Ir. Herningsi Tampa’i,M.Si
Wakil Bupati Poso Ir.T.Samsuri,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Serah terima Inventaris ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pejabat yang baru dilantik serta menduduki jabatannya yang baru ini kiranya telah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya pada tempat yang baru. Hal ini merupakan proses pelaksanaan roda Pemerintahan terus berjalan sebagaimana yang kita rencanakan bersama. ”Perlu adanya Koodinasi pada pada Kepala Dinas, Badan, Kantor yang lama dengan yang baru, agar supaya Program kerja Pada Instansi masing-masing telah dapat dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya.
Wakil Bupati menambahkan, kiranya sarana dan prasarana maupun fasilitas yang ada pada instansi masing-masing tentunya dapat digunakan dengan optimal dan sebaik-baiknya. Dalam arti, fasilitas pada Instansi masing-masing ini hanya dapat digunakan untuk kegiatan pada instansi masing-masing dalam hal pelayanan sebagai Aparatur Pemerintah Kepada masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wabup mengharapkan kepada pejabat yang baru, untuk segera melaksanakan tugas yang diberikan. Karena Tugas baru yang diberikan ini adalah amanah untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan terus mengoptimalkan tugas dan fungsi pada masing-masing instansi yang kesemuanya itu tentunya untuk peningktatan Pelayanan Kepada masyarakat, dan untuk Pembangunan Di Kabupaten Poso menjadi semakin baik lagi kedepan.
Turut mendampingi Wabup dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM, Kepala Inspektorat Anthony H.Tadjongga,S.Sos, Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Ir Isnain H Karim,MPM,M.Si, serta dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, serta undangn lainnya.