Selasa, 18 Agustus 2009

Upacara Peringatan HUT Proklmasi Kemerdekaan RI Ke-64 Tahun 2009

Poso – Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 Tahun 2009 berjalan secara Hikmat dilingkuangan Pemerintah Daerah kabupaten yang bertindak sebagai irup Sekretaris Daerah kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM bertempat dihalaman Kantor Bupati, senin, 17 Agustus 2009.
Turut Hadir Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian, seluruh karyawan dan karyawai PNS, Honorer serta Tenaga Sukarela di lingungan Pemerintah daerah Kab. Poso
Bupati Poso dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kab. Poso Drs. Amjad Lawasa, MM menyampaikan
Hadir pula pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-14 Tersebut Wakapolres Kompol Esmed Eryadi, SIK, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesdra Setdakab Poso Drs. L. Bamonturu, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian Dilingkungan Pemkab Poso, Para Pegawai Negeri Sipil, Honor dan Sukarela dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso.
Sambutannya Menteri Negara Riset dan teknologi Dr. Kusmayanto Kadiman yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM mengatakan Tema Peringatan Harteknas tahun ini adalah “ Kreatifitas dan Teknologi: Indonesia Bisa “ Pemilihan tema ini sekaligus menindaklanjuti Pencanangan Tahun 2009 sebagai Tahun Indonesia kreatis oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Peringatan Harketnas tahun ini merupakan peringatan ke-14 sejak dilakukannya Penerbangan Perdana Pesawat N-25 Gatotkaca yang dirancang oleh produksi sendiri oleh Bangsa Indonesia. Adapun Dasar Hukum yang digunakan sebagai landasan dalam memperingati Harteknas adalah Keputusan Presiden RI No. 71 tahun 1995 tentang penetapan tanggal 10 Agustus sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional.
Lanjut dikatakan, penguasan Iptek dapat diwujudkan melalui penelitian pengembangan dan penerapan teknologi yang harus dilakukan secara berkesinambungan, hal ini dilakukan dengan mengerahkan segala potensi yang kita miliki, baik pemerintah, swasta/dunia usaha, maupun masyarakat baik yang ada di pusat maupun di daerah, dan pada era global dewasa ini , peradaban manusia di dunia mengalami pergeseran paradigma menuju masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society), hal tersebut dapat berimplikasi terhadap arah pembangunan Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, dari pembangunan berbasis SDA menjadi pembangunan yang berbasis masyarakat berpengetahuan, hal ini berdampak pada kehidupan ekonomi yang semula berbasis pada sumber daya (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economy), ini merupakan factor yang menentukan daya saing sebuah bangsa di dunia. Dikatakan pula index daya saing indonesia menurut global competiveness index (GCI) dalam laporan yang diterbitkan oleh worl economic forum (WEF) pada tahun 2008, menunjukan bahwa indonesia menempati peringkat 55 dari 135 negara, daya saing inovasi indonesia terkendala oleh kapasitas inovasi nasional yang masih rendah (menempati peringkat ke 53), lemahnya kolaborasi antara Universitas, Litbang dan Industri (peringkat 54) dan belum optimalnya penggunaan paten sebagai alat perlindungan hak kekayaan intelektual untuk diseminasi teknologi (peringkat 84) permasalahan ini merupakan tantangan bagi seluruh bangsa indonesia dalam mewujudkan indonesia yang mampu membangun daya saing nasional secara mantap dan berkesinambungan dan telah dilakukan oleh Negara-negara maju di dunia adalah perlu membangun masyarakat dengan basis iptek yang kuat.
Diakhiri sambutan Menteri Negara Riset dan Teknologi yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM mengatakan Serangkaian acara yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi beserta LPND-RISEK (BAKOSURTANAL, BATAN, BPPT, LIPI, BSN BAPETEN, LAPAN ) antara lain : Pertama, Pameran Ritech ( Research, Innovation, and Technology ) 2009 yang dieselenggarakan di 8 (Delapan) kota yaitu : Jakarta, Manado, Banjarmasin, Jepara, Palembang, Malang, Kupang dan Padang. Kedua, Pemberian Anugerah Ristek :Pemerintah Kabupaten dan Kota Penghargaan untuk mendorong Pembangunan Iptek melalui Peningkatan Kompetensi Kelembagaan dan Sumberdaya, Kreatifitas inovasi masyarakat penghargaan kepada masyarakat, baik secara pereorangan maupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat., Peneliti skema insentif ristek penghargaan bagi peneliti yang mendapat skema intentif ristek untuk mendorong dan memacu mereka melakukan riset dengan hasil yang sangat memuaskan, yaitu inovasi yang bernilai komersial tinggi, Jurnalis Iptek penghargaan untuk wartawan dan penulis yang banyak menulis tentang Iptek.; Tiga, Talksnow, membahas 6 Bidang Fokus Iptek (Pangan, Kesehatan dan Obat, Energi, Tekonologi Informasi dan Komunikasi, Transportasi, Pertahanan dan Keamanan) ; Empat, Lokakarya dengan Tema “ Kreatifitas dan Teknologi Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia Tahun 2025 Strategi 6 Bidang Fokus Iptek ”.

Pembekalan Teknis Pertanahan Bagi Para Camat dan Sekcam

Poso – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Ibnu Wardono,SH.,MM.,M.Kn., dalam sambutannya yang disampaikan Kabag Tata Usaha Kanwil BPN Provinsi Sulteng Ir. Mahmud,M.Si mengatakan bahwa melihat perkembangan masyarakat dewasa ini yang diikuti dengan kebutuhan akan tanah yang semakin meningkat maka sangat diperlukan peran aparatur pemerintah daerah yang siap menunjang proses administrasi pendaftaran tanah sampai ke wialayah kecamatan-kecamatan sehingga tercipta kemudahan dan keteraturan administrasi untuk itulah maka di pandang perlu untuk diadakannya pembekalan teknis pertanahan ini. Yang juga bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kita sebagai aparatur kepada masyarakat.
Sementara Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso Drs. Lambang Bamonturu mengatakan bahwa pelaksanaan pembekalan teknis Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetisi sumber daya aparatur, meningkatkan wawasan dan keterampilan khususnya para Camat dan Sekcam yang belum pernah mengikuti pembekalan PPAT yang selaku pejabat pembuat akta tanah di wilayah kecamatan. Selain itu juga bertujuan agar dalam penjabaran nantinya terhindar dari penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Diakhir sambutannya Bupati mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini melalui keikutsertaan yang sungguh-sungguh terhadap semua materi yang diberikan sehingga nantinya para PPAT dapat memahami mekanisme dan sistem yang mengatur PPAT sebagai upaya untuk mencapai terlaksananya pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien.

Dinas Kelautan dan Perikanan Poso gelar Lomba Mancing dan Balap Katinting

Poso – Dalam Rangka menyambut Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-64, Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Poso menggelar Lomba Mancing Dan Balap Katinting. Kegiatan tersebut, dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab.Poso, minggu 16 Agustus 2009. Kegiatan tersebut yang bertemakan dengan semangat HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-64 kita optimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan yang berbasis masyarakat dan ramah lingkungan.
Lomba Mancing dan Balap Katinting tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM yang dalam hal ini diwakili Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM.
Hadir pada kesempatan tersebut, Muspida Kabupaten Poso, Kadis Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Poso Moh.Arif Ladjuba,SE.M.Si, Kepala Dinas Kesehatan drg.Urip Heriyanto,M.Kes, para peserta lomba serta undangan lainnya.
Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk keperdulian kita pada sumber daya alam terutama dibidang perikanan. Jika dilihat dari Visi Dinas Kelautan Dan Perikanan yaitu “mewujudkan masyarakat perikanan yang sejahtera, tangguh dan mandiri”.
pada sektor Perikanan yang memberikan sumbangsi pendapatan yang cukup besar baik bagi daerahnya maupun bagi para nelayan, disamping itu pemerintah Kabupaten Poso secara terus menerus berusaha untuk membantu para nelayan yang ada di Kabupaten poso dalam meningkatkan pendapatan yang lebih baik lagi, serta bisa tangguh dan mandiri.
Untuk itu, sudah sepantasnyalah, potensi laut di Kabupaten Poso ini dimanfaatkan untuk kemakmuran daerah dan rakyatnya, serta terus menjaga kelestarian habitat bawah laut, agar potensi laut yang ada dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dan kemakmuran bagi para nelayan secara berkesinambungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Poso Moh.Arif Ladjuba,SE.M.Si dalam laporannya memaparkan bahwa lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-64.
Yang mana Lomba mancing tersebut sehari sebelumnya telah dilepas dengan jumlah peserta lomba mancing 30 nelayan. Sedangkan lomba Katinting dengan jumlah peserta sebanyak 10 Katinting.
Diakhir laporannya, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Poso Moh.Arif Ladjuba,SE.M.Si menyampaikan terima kasih kepada para nelayan yang telah mengikuti kegiatan lomba tersebut.
Setelah laporanpun berakhir acara dilanjutkan dengan Penerimaan hadiah lomba memancing oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM kepada Fredo dan Fahmi dengan hasil tangkapan ikan seberat 10 kg. Dan dilanjutkan dengan acara pelepasan lomba balap katinting.

DANDIM PIMPIN APEL AKBAR BERSAMA PERINGATAN HUT GERAKAN PRAMUKA KE-48 DI KAB. POSO

Poso – Peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka Ke-48 di Kabupaten Poso diperingati dalam sebuah apel besar bersama, bertempat di Halaman Kantor Bupati Poso. Jum’at, 14 Agustus 2009.
Bertindak sebagai Pemimpin apel bersama Dandim 1307 Poso Letkol Inf. Suwanto,S.IP. Apel tersebut juga di ikuti oleh para Pembina, Pamong dan instruktur, Pandega, Penegak, Penggalang dan Siaga Gerakan Pramuka Kabupaten Poso, serta undangan lainnya.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Dandim 1307 Poso mengatakan bahwa revitalisasi Gerakan Pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka dalam beberapa tahun ini telah memperlihatkan hasil yang menggembirakan.
Secara bertahap tetapi pasti, citra dan kinerja Gerakan Pramuka tampak makin membaik. Hal ini terlihat dari minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka yang makin meningkat, bersamaan dengan itu berbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan agar tercapainya visi dan misi Gerakan Pramuka yakni mempersiapkan para pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan. Berbagai keberhasilan itu tentu harus bisa dipertahankan dan bahkan semakin di tingkatkan.
Lebih lanjut beliau mengatakan, hakekat dasar pendidikan kepramukaan adalah meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan yakni satya dan darma pramuka kepada seluruh peserta didik, sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pemimpin bangsa yang tangguh di masa depan. Dalam kerangka mempersiapkan kaum muda seperti inilah maka ditetapkan tema peringatah HUT Gerakan Pramuka ke-48 tahun ini adalah “Tingkatkan Peran Gerakan Pramuka Dalam Membangun Karakter dan Kepemimpinan Bangsa”. Diharapkan dengan tema ini, kita semua dapat lebih meningkatkan motivasi dan bakti kita bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan bagi masa depan kaum muda yang lebih baik dimasa datang.
Diakhir amanatnya Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyampaikan harapannya agar semua anggota Gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka serta masa depan generasi muda di Indonesia.

Turnamen Sepeda Mini Cross Bupati Cup

Poso – Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM yang dalam hal ini Diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM membuka secara resmi kegiatan Open Turnamen Sepeda Mini Croos Bupati Cup 2009 SE- Kabupaten Poso, bertempat di sirkuit lorong Menembak Kelurahan Sayo Kecamatan Poso Kota Selatan Kabupaten Poso, Selasa 11 Agustus 2009.
Hadir Pada Kesempatan tersebut Rektor Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso Lefran Mango, SE.MSi , Ketua Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kabupaten Poso Rudy Rompas, SH, Kepala Bagian Umum Dan Pelengkapan Drs. Mahmudin Djamal, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, tokoh Pemuda, para anggota Karang Taruna Teratai Kelurahan Sayo, dan para peserta Sepeda Mini Cross tingkat SD, SMP, SMU, serta Para Undangan Lainnya.
Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM menyampaikan, terima kasih dan penghargaan yang tulus khususnya kepada pihak Panitia Penyelenggara yang telah membangun kerja sama dengan Organisasi Karang Taruna Teratai Kelurahan Sayo yang juga relah memprakarsai dan memberikan dukungan sepenuhnya untuk menyelenggrakan Open Turnamen Sepeda Mini Cross dengan memperebutkan Piala Bupati Cup.
Selain itu juga Bupati Poso mengatakan, meskipun harus diakui bahwa penyediaan Arena/Sirkuit yang ada masih sangat sederhana dan belum terlalu memenuhi standar, tetapi meskipun demikian Pemerintah Daerah Kabupaten Poso tetap merasa bangga oleh karena setiap kali pelaksanaan kegiatan olah raga, masyarakat sangat memiliki antusias yang luar biasa.
Lanjut, Bupati juga mengatakan, demi terlaksananya dan suksesnya kegiatan Sepeda Mini Cross ini, Pemerintah Kabupaten Poso minta perhatian kita semua terutama seluruh masyarakat agar memberikan dukungan sepenuhnya sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar, karena aspek ketertiban dan keamanan merupakan hal yang harus di utamakan sehingga baik para Pembalap, Panitia Penyelenggara maupun masyarakat pencinta olah raga Sepeda Mini Cross yang menyaksikan kegiatan ini bisa memiliki rasa aman, tegas Bupati. Olehnya itu, kepada para Pembalap Sepeda Mini Cross terutama yang berasal dari luar Wilayah Kecamatan Poso Kota Selatan, Pemerintah menyampaikan terima kasih atas keikut sertaannya dalam kegiatan ini, mudah-mudahan saudara-saudari di Arena Sepeda Mini Cross akan lebih menambah erat tali persaudaraan, serta dapat membawa sinar persaudaraan dan persahabatan yang kokoh bagi seluruh masyarakat yang mendiami Negeri ini.
Di kesempatan yang sama Ketua Panitia Faizal Arsyad mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 11 s/d 13 Agustus 2009 ini adalah merupakan bagian dari program kerja kami selaku Panitia yang juga tak lepas dari kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dalam menyambut Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2009. Open Turnamen Sepeda Mini Cross diikuti oleh generasi-generasi Poso dan juga dari berbagai perwakilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Poso dalam meramaikan serta merayakan 17 Agustus sebagai bentuk pengabdian terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Poso pada Khususnya dan pada Umumnya kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
Diakhir sambutannya, Bupati Poso mengajak kepada kita semua agar senantiasa menunjukkan rasa persaudaraan kepada semua orang, terutama kepada mereka yang berasal dari luar Wilayah Kecamatan Poso Kota Selatan.
Tujuan dari Kegiatan Sepeda Mini Cross ini adalah untuk membina mental generasi-generasi penerus, memantapkan, dan memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.

Pertandingan Sepak Bola Antar SMU Di Poso

Poso –Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab.Poso Drs.Sinsigus Songgo, membuka secara resmi Pertandingan Sepak Bola Antar SMU, dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-64, bertempat di Lapangan Kasintuwu Poso, Jumat 7 Agustus 2009.
Kegiatan tersebut bertajuk “Salurkan Bakat lewat sepak bola, raih prestasi, Ciptakan pribadi yang mandiri, dan sikap mental yang sportif ”.
Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Poso Kota Utara bersama unsur tripika, Para pejabat dilingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Poso, para siswa yang mengikuti Pertandingan sepak Bola tersebut, serta undangan lainnya.
Bupati Poso Drs,Piet Inkiriwang,MM diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab.Poso Drs.Sinsigus Songgo dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka turut memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-46 yang dikemas dalam berbagai kegiatan termasuk Pertandingan Sepak Bola Antar SMU untuk memperebutkan Piala Ketua Umum Persipos Poso. Kegiatan ini erat kaitannya dengan keperdulian dari kita semua untuk senantiasa menciptakan iklim yang sejuk dalam kehidupan persaudaraan dan persahabatan antar sesama warga di daerah ini.
Selain itu, kegiatan ini menunjukan bahwa menyambut HUT Proklamasi kemerdekaan, tidak saja terbatas pada acara ceremonial semata akan tetapi mencakup seluruh kegiatan kemasyarakatan yang mengarah pada ucapan syukur atas anugrah Tuhan yang diberikan kepada Bangsa Indonesia melalui kemerdekaan yang saat ini kita nikmati bersama .
Diakhir Sambutannya, Asisten Administrasi Umum Drs.Sinsigus Songgo mengharapkan agar tetap menjaga keharmonisan dan sportifitas antar sesama pemain agar kegiatan ini berjalan dengan baik. Walaupun dalam setiap pertandingan sudah barang tentu akan terjadi persaingan, namun persaingan itu dimaksud hendaknya dapat lebih terarah pada pencapaian kualitas dan prestasi. Karena itu, selama kegiatan ini berlangsung, tunjukanlah semangat Persaudaraan dan persahabatan antar sesama, dan junjung tinggi nilai sportifitas dalam bertanding.
Sementara itu, Ketua Panitia Masran Djafar dalam laporannya memaparkan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk mencari bibit baru bagi pelajar yang mempunyai potensi dalam bidang olahraga sepak bola serta menggairahkan kembali persepak Bolaan diwilayah Sintuwu Maroso. Dan sebagai realisasi dari Program kerja tahunan pengurus Persipos Periode 2009-2014.
Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 9 hari, 7-16 Agustus 2009, dengan 10 Team Pesepak Bola SMU yang akan bertanding, SMU Negeri I Poso , SMU Negeri 2 Poso, SMU Negeri 3 Poso, SMU Negeri 4 Poso, SMK Negeri 2 Poso, SMA Muhamadiyah Poso, MAN Poso Pesisir, SMKN I Poso Pesisir, SMA Negeri I Tambarana, SMA Negeri I Lage.
Setelah Sambutanpun berakhir, Acara dilanjutkan dengan Penyerahan Piala Bergilir Oleh Drs.Sinsingus Songgo Kepada Ketua Panitia Masran Djafar, dilanjutkan dengan Penendangan Bola sebagai tanda kegiatan Pertandingan sepak bola akan dimulai.

Musda VIII GM-FKPPI Digelar di Poso

Poso – Pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) VIII generasi muda (GM) FKPPI yang digelar di Kabupaten Poso sebagai bentuk perwujudan realisasi konsolidasi organisasi bagi generasi pemuda forum komunikasi putra-putri TNI/Polri Sulawesi Tengah. Musda yang berlangsung selama 18 hingga 19 Juli 2009 ini, bertajuk “Melalui Musda VIII GM-FKPPI Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Serta Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara Untuk Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah HB.Paliudju yang dibacakan oleh Ketua Pepabri Sulteng, H. Aswar Syam, mengatakan, musyawarah daerah ini memiliki peran penting dalam memberikan suatu kemajuan dan nilai tambah, khususnya pada organisasi. Disamping itu juga, Musda GM-FKPPI Sulteng memiliki arti penting dan strategis, dalam peningkatan kualitas anggota FKPPI sebagai putra putri, baik dari keluarga purnawirawan maupun dari keluarga TNI/Polri dalam perjuangan dan pengabdian untuk membangun bangsa dan Negara.
Untuk itu, Gubernur menghimbau agar Musda FKPPI dapat memberikan suatu kemajuan bagi para anggotanya dan lebih berperan aktif dalam membangun bangsa yang demokratis serta menarik pelajaran berharga dari seluruh bentuk perjuangan masa lalu. “Kita tidak boleh terjebak dalam kemajuan era globalisasi, yang dapat mempengaruhi perilaku kehidupan masyarakat dan bangsa ini,” ajak Gubernur HB Paliudju saat membuka Musda VIII FKPPI di gedung Pogombo Rumah Jabatan Bupati Poso, Sabtu (18/7).
Olehnya Gubernur berharap, dengan dilaksanakan musda ini agar para generasi muda FKPPI dapat menyumbangkan masukan-masukan, pemikiran-pemikiran maupun ide-ide yang professional, sehingga mampu menghasilkan berbagai program kerja kedepan yang lebih sinergis yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kemajuan organisasi dan masyarakat umum.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sinsigus Songgo dalam sambutannya, juga mengharapkan agar musda ini dapat melahirkan generasi muda yang handal, dan dapat menelorkan program daerah kedepan dengan mengembangkan sumber daya manusia yang handal. Serta memiliki integritas dan wawasan kebangsaan yang tinggi, untuk kemajuan bansa dan Negara.
Sebelum pembukaan musda ini dilangsungkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne Keluarga Besar FKPPI, pembacaan Tekad Keluarga Besar FKPPI dan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Daerah XX FKPPI Sulteng, serta pelantikan pengurus harian/pengurus cabang masa bhakti 2008-2013 FKPPI Kabupaten Poso. Dimana diantaranya, Drs. Sinsigus Songgo sebagai Ketua Harian FKPPI Cabang Poso, Rudi R.Rompas,SH dan Ir. Max Tungka sebagai Wakil Ketua.
Pembukaan ini dihadiri oleh Muspida Kabupaten Poso, Ketua Pepabri Sulteng H. Aswar Syam, Sekretaris Pengurus Daerah XX FKPPI Sulteng Ir. Mustafa E.Usman,MP, Ketua Pengurus Daerah XX FKPPI Sulteng Drs. Gerry J.Wulur,SE, Pengurus Daerah XX Generasi Muda FKPPI Sulteng Ridwan Abulebu, Wakil Sekretaris Jenderal Generasi Muda FKPPI Sunardi Basuki, Pengurus Pusat FKPPI Harlei Mangindaan, para pengurus cabang dan pusat FKPPI, serta Ketua KNPI Sulteng Idhamsyah Tompo,SH, dan anggota pengurus KNPI Cabang Poso lainnya.

BUPATI POSO MEMBUKA PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN POSO

POSO - Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM membuka secara resmi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan di Kabupaten Poso, yang bertempat di Dermaga Pelabuhan Kabupaten Poso, Selasa 11 Agustus 2009.
Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh para pejabat Muspida dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Para Pejabat yang terkait, Serta Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM dalam sambutannya menyampaikan dalam upaya membangun Poso sangatlah tidak mudah, penuh dengan pengorbanan salah satu upayanya yaitu lewat pembangunan dari sektor kelautan, darat dan udara. Sehingga dapat membuka isolasi transportasi yang selama ini menjadi kendala khususnya di Kabupaten Poso.
Lanjut, Bupati Poso mengatakan, bahwa dalam Pembangunan Fasilitas Pelabuhan ini,harus melibatkan para tokoh dan warga masyarakat disekitar lokasi, sehingga pekerjaan ini dapat terlaksana dengan baik. Disamping itu juga Bupati Poso menghimbau kepada pihak yang menangani pekerjaan tersebut, agar menggunakan tenaga pekerja dari daerah kabupaten Poso, agar masyarakat poso memperoleh pekerjaan serta pengalaman kerja yang baru. Pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Poso ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Pada akhir sambutannya, Bupati Poso mengajak kepada masyarakat agar supaya ikut terlibat dan mendukung proses pembangunan ini, sehingga Poso kedepan dapat lebih maju, aman ,damai dan sejahtera.
Disamping itu, Husni Moh. Kasim, SH selaku Kepala Dinas Perhubungan memberikan sambutan serta Ucapan terima kasih atas perjuangan serta upaya Bupati Poso,sehingga kita bias memperoleh bantuan dana Pembangunan, khususnya pada sektor Perhubungan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia H. Moh. Umar dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut ini,di awali dengan Pemancangan tiang. Pembangunan ini dilaksanakan waktu pengerjaan 120 hari, dengan dana Stimulus sebesar 5 Miliyar Rupiah.kemudian pada tahun 2010, Pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana sekitar 26 Miliyar untuk Pembangunan Dermaga Pelabuhan Poso sepanjang 150M.

BUPATI POSO MEMBUKA PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN POSO

POSO - Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM membuka secara resmi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan di Kabupaten Poso, yang bertempat di Dermaga Pelabuhan Kabupaten Poso, Selasa 11 Agustus 2009.
Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh para pejabat Muspida dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Para Pejabat yang terkait, Serta Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM dalam sambutannya menyampaikan dalam upaya membangun Poso sangatlah tidak mudah, penuh dengan pengorbanan salah satu upayanya yaitu lewat pembangunan dari sektor kelautan, darat dan udara. Sehingga dapat membuka isolasi transportasi yang selama ini menjadi kendala khususnya di Kabupaten Poso.
Lanjut, Bupati Poso mengatakan, bahwa dalam Pembangunan Fasilitas Pelabuhan ini,harus melibatkan para tokoh dan warga masyarakat disekitar lokasi, sehingga pekerjaan ini dapat terlaksana dengan baik. Disamping itu juga Bupati Poso menghimbau kepada pihak yang menangani pekerjaan tersebut, agar menggunakan tenaga pekerja dari daerah kabupaten Poso, agar masyarakat poso memperoleh pekerjaan serta pengalaman kerja yang baru. Pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Poso ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Pada akhir sambutannya, Bupati Poso mengajak kepada masyarakat agar supaya ikut terlibat dan mendukung proses pembangunan ini, sehingga Poso kedepan dapat lebih maju, aman ,damai dan sejahtera.
Disamping itu, Husni Moh. Kasim, SH selaku Kepala Dinas Perhubungan memberikan sambutan serta Ucapan terima kasih atas perjuangan serta upaya Bupati Poso,sehingga kita bias memperoleh bantuan dana Pembangunan, khususnya pada sektor Perhubungan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia H. Moh. Umar dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut ini,di awali dengan Pemancangan tiang. Pembangunan ini dilaksanakan waktu pengerjaan 120 hari, dengan dana Stimulus sebesar 5 Miliyar Rupiah.kemudian pada tahun 2010, Pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana sekitar 26 Miliyar untuk Pembangunan Dermaga Pelabuhan Poso sepanjang 150M.

BRI Cabang Poso Gelar Pesta Rakyat Simpedes

Poso –BRI Cabang Poso menggelar kegiatan Pesta Rakyat Simpedes Tahun 2009 bertempat di Lapangan alun-alun sintuwu maroso, sabtu 8 Agustus 2009. Kegiatan tersebut sebagai wujud Kebersamaan BRI Cabang Poso yang dari tahun-ketahun terus berusaha dalam membantu Perekonomian masyarakat di Kabupaten Poso, sebagai salah satu mitra dalam menunjang perekonomian masyarakat Kabupaten Poso.
Kegiatan tersebut Dibuka secara resmi oleh Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab.Poso Drs.Sinsingus Songgo, Anggota DPRD Kab.Poso, Muspida Kabupaten Poso, Ketua Pengadilan Negeri Poso, Pimpinan Cabang BRI Poso I.G.M. Oka Wirawah,SH.MM, para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, serta Masyarakat kota Poso.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Simpedes merupakan ujung tombak dan Primadona BRI, dalam perkembangannya dari tahun telah mampu menarik minat masyarakat luas baik dalam bentuk pinjaman maupun dalam bentuk tabungan.
Oleh karena itu, dengan meningkatnya jumlah penabung dan jumlah simpanan yang berhasil dihimpun melalui BRI Cabang maupun Unit merupakan suatu kenyataan bahwa tingkat kehidupan Ekonomi masyarakat semakin baik. Tentunya dengan adanya BRI Unit ditengah-tenganh masyarakat yang telah memiliki motivasi dan trik tersendiri, baik dalam bentuk-bentuk kemudahan pengurusan, penyimpanan dan penarikan, teristimewa dengan adanya rangsangan berupa hadiah-hadiah kepada para penabung.
Pelaksanaan Pesta Rakyat Simpedes ini tentunya memerlukan persiapan-persiapan dan perhatian yang sungguh-sungguh dan dibarengi dengan usaha kerja keras yang tinggi karena kegiatan ini melibatkan banyak orang sebagian besar Nasabah BRI Simpedes Dikabupaten Poso.
Diakhir Sambutannya Bupati Poso mengharapkan dengan pelaksanaan Pesta rakyat simpedes tersebut, akan lebih menambah minat masyarakat untuk menabung di BRI khususnya melaui tabungan ( Simpedes ) , kegiatan tersebut akan membawa kebersamaan dan nuansa baru bagi Bumi Sintu Maroso pada masa yang akan datang.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Poso I.G.M. Oka Wirawah,SH.MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Pesta Rakyat Simpedes Dikabupaten Poso Tahun 2009 ini akan berlangsung selama 2 hari, serta kegiatan di kemas dengan berbagai kegiatan yang menarik , dalam bentuk makna ‘4P’ dalam kegiatan ini. Pasar menghadirkan bentuk hasil kerajinan, aneka jualan masakan, dan lain-lain. Pawai kendaraan Roda Empat Dan Roda Dua. Yang diikuti Ratusan Kendaraan roda dua dan roda Empat. Panggung, yang menghadirkan kegiatan seni dalam bidang musik pada acara tersebut, dan Panen,sebagai acara yang dikemas dalam bentuk penarikan undian bagi para Nasabah BRI Simpedes.
Diakhir sambutannya, Pimpinan Cabang Poso mengajak kepada masyarakat Kabupaten poso untuk menabung, dan meningkatkan tabungannya, sehingga ini akan lebih mempercepat proses roda perekonomian di Kabupaten Poso dan sekaligus dapat membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Poso.
Setelah Sambutanpun berakhir, acara dilanjutkan dengan Pemukulan Gendang oleh Bupati Poso, dilanjutkan Penekanan tombol Alarm, Pelepasan Burung Merpati dan Balon gas, sebagai tanda dimulainya kegiatan Pesta Rakyat Simpedes Dikabupaten Poso Tahun 2009.

Manasik Haji 1430 H / 2009 M

Poso – Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM yang dalam hal ini Diwakili Sekertaris Daerah Kabupaten Drs.H Amdjad Lawasa, MM Membuka Secara Resmi Kegiatan Manasik Haji, Musim Haji 1430 H / 2009 M bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Poso, Selasa 4 Agustus 2009.
Hadir Pula Pada Kegiatan Manasik Haji tersebut Muspida Kabupaten Poso, Kepala kantor Departemen Agama Kabupaten Poso Drs.H Nazaruddin L Midu, M.Ag, Para Calon Jamaah Haji Tahun 2009, Serta Para Undangan Lainnya.
Kepala kantor Departemen Agama Kabupaten Poso Drs.H Nazaruddin L Midu, M.Ag dalam Arahan Singkatnya Mengatakan bahwa Kalau kita menginginkan agar haji kita bisa mendapat hasil yang baik, maka haruslah mengikuti manasik haji secara seksama karena itu merupakan suatu petunjuk agar dalam melaksanakan Ibadah haji tidak merasa bingung dan bertanya – Tanya Tata cara pelaksanaanya pada saat tiba nanti.
Haji yang mabrur adalah haji yang dilaksanakan dengan hati yang Tulus serta Jiwa yang bersih dengan tujuan semata – mata hanya ingin mendapatkan Ridha dari Allah SWT semata. Untuk itu Drs.H Nazaruddin L Midu, M.Ag menganjurkan Khususnya Kepada Calon Jamaah Haji Hendaknya mengikuti Manasik Haji ini dengan baik bukan hanya berdasarkan teori akan tetapi sampai kepada prakteknya nanti dan semoga mendapatkan Haji yang Mabrur.
Sementara itu dalam sambutan Bupati Poso yang dibacakan Sekab Drs.H Amdjad Lawasa, MM mengatakan Ibadah haji merupakan Rukun Islam yang kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Umat Islam yang mampu, Ibadah Haji adalah merupakan Ibadah yang sarat dengan Hikmah dan Keistimewaan. Baik itu dengan Keistimewaan – Keistimewaan yang dijanjikan oleh Allah yang berupa materi pada saat kita hidup di Dunia sekarang ini, Selain itu pula Ibadah Haji adalah merupakan Anugerah dan nikmat yang besar dari Allah SWT yang Wajib disyukuri oleh setiap Muslim yang melaksanakanya.
Lanjut dikatakan tidak semua Umat Islam diberikan kesempatan untuk menunaikan Ibadah Haji, Banyak Umat Islam yang sudah mampu dari segi materi tapi belum ada keinginan untuk berangkat, Tidak sedikit Umat Islam yang sudah ada keinginan tapi materi belum mampu. Olehnya itu Bupati megucapkan selamat Buat calon Jamaah Haji yang bakal berangkat Kurang lebih Dua Bulan lagi ketanah Suci. Dan semoga bisa mendapatkan haji yang Mabrur setelah Kembali ketempat asalnya.
Pada kesempatan yang sama Dalam Laporan Panitia Kegiatan yang dibacakan H. Arifin Tuamaka, S.Ag, MM menyampaikan bahwa Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini mengacu pada Undang – undang RI Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji.( Lembaran Negara RI Tahun 2008 No 60 Tambahan Lembaran Negara RI No 4845). Tujuan Kegiatan ini Adalah agar para calon jamaah haji diharapkan dapat memahami dan menghayati tujuan serta hakikat Ibadah Haji sehingga akan menumbuhkan sikab Khusyu dalam melaksanakan Ibadah Haji menuju tercapainya haji yang Mabrur.
Lanjut berdasarkan Keputusan Pemerintah pada Musim Haji tahun 1430 H / 2009 M ditetapkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Poso Berjumlah 104 Orang dengan catatan 1(satu) Orang meninggal Dunia dan 3 Orang belum memenuhi persyaratan Administrasi sehingga peserta yang mengikuti manasik Haji berjumlah 100 Orang dengan perincian : Kecamatan Poso Kota 26 Orang, Poso Kota Utara 10 Orang, Kecamatan Lage 6 Orang, Poso Pesisir 28 Orang, Poso Pesisir Utara 26 Orang, Pamona Utara 3 Orang, Pamona Selatan 1 Orang. Serta Kegiatan Manasik Haji Dilaksanakan Selasa 4 Agustus s/d 6 Agustus 2009.

Selasa, 04 Agustus 2009

HUT Koperasi ke-62 Gelar Syukuran dan Ramah Tamah

Poso – Acara syukuran dan ramah tamah dalam rangka memperingati HUT Koperasi ke-62 tahun 2009, berlangsung di halaman Dinas Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kabupaten Poso, Senin 3 Agustus 2009. Acara yang ditandai dengan pelepasan balon dan pemotongan tumpeng ini, dihadiri Muspida Kabupaten Poso, para kepala dinas, badan, kantor dan bagian, serta para ketua dan anggota koperasi di Kabupaten Poso.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya mengatakan, koperasi yang merupakan salah satu bentuk usaha simpan pinjaman, menjadi perhatian Presiden ditahun 2010. Sebab nantinya melalui usulan Pemda Poso melalui Dinas Koperasi dan UMKM ke pusat, Poso kedepan dapat membangun usahanya dalam sektor peningkatan perekonomian rakyat.
Ditambahkan Bupati, yang menjadi prinsip dalam membangun usaha perkoperasian adalah, bukan hanya untuk mencari keuntungan tetapi disini (Koperasi) kita dapat meningkatkan kesejahteraan para anggota terlebih bagi masyarakat kecil yang membutuhkan modal usahanya.
Diakhir sambutannya, Bupati juga mengaharapkan kepada Dinas Koperasi dan UMKM Poso agar memasukan usulannya ke Pusat kepada Koperasi yang telah mendapatkan penghargaan. Dan ini tentunya akan ada tim penilai bagi koperasi yang mendapatkan penghargaan di tahun 2009.
Sebelumnya juga, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Poso Rusnah Mangun,SE,MSi, mengatakan dalam sambutannya, koperasi di Indonesia yang genap mencapai usia ke-62, telah melewati berbagai tantangan dan telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi kita semua. Sebab ini telah juga menciptakan peningkatan perekonomian rakyat melalui kerjasama seluruh elemen masyarakat.
Tiga tantangan yang dimiliki Koperasi saat ini adalah, pertama, memperbaiki citranya sebagai kumpulan golongan ekonomi lemah pemburu fasilitas. Kedua, kontribusinya meskipun secara sosial cukup tinggi, namun secara nominal masih sangat rendah dalam perekonomian daerah dibandingkan dengan badan usaha swasta. Dan ketiga, semakin rendahnya kesadaran masyarakat untuk bergotong-royong melalui koperasi seiring dengan meningkatnya modernitas dan individualisme.
Olehnya, untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut, Rusnah Mangun menyampaikan, gerakan koperasi kedepan hendaknya memantapkan perannya dengan kembali pada jati dirinya dengan lebih mempercayakan nilai-nilai etnis dan kejujuran, keterbukaan tanggung jawab sosial, dan kepedulian kepada orang lain. Sehingga di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 mari kita atasi persoalan kemiskinan dan keterbelakangan dengan membangun kesejahteraan rakyat lewat koperasi yang berkualitas dan dikelola secara professional.
Diacara ini, dilangsungkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan piala kepada koperasi terbaik dan berprestasi tahun 2009, diantaranya kategori Koperasi Aneka Usaha terbaik satu diraih Koperasi Primkoppol, terbaik dua Koperasi Prikopad Kodim 1307 Poso, dan terbaik tiga KUD Putra Dewata. Kategori Koperasi Konsumen, terbaik satu KPN Kesehatan, terbaik dua KUD Mayasari, terbaik tiga KPK Simpotove. Kategori Koperasi Simpan Pinjam, terbaik satu KPN Matiandano, terbaik dua KPN Karya Bersama, terbaik tiga KPN Ikhtiar. Untuk Koperasi Wanita, terbaik satu Kopwan Annisa, terbaik dua Kopwan Gloria, dan Kopwan Dorkas terbaik tiga.

Bupati Poso Lepas KKN Unsimar Angkatan XX Tahun 2009

Poso - Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM kembali melepas mahasiswa Universitas Sintuwu Maroso, dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XX tahun 2009. Pelepasan tersebut, berlangsung pada saat apel pagi, yang bertempat di halaman kantor Bupati Poso, Senin, 3 Agustus 2009.
Acara Tersebut dihadiri Rektor Unsimar Kab. Poso Lefrand Mango, SE, MSi, Para Asisten di Lingkungan Pemda Kab. Poso, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian dilingkungan Pemda Kab. Poso, para PNS di Lingkungan Pemda kab. Poso, Honorer dan Sukarela serta Peserta KKN Unsimar Angkatan XX tahun 2009.
Bupati Poso dalam arahannya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada para pegawai dilingkungan Pemda Poso atas kehadiran dan disiplin keseharian selaku pelayan dan abdi masyarakat, teristimewa kepada Sekab Poso yang selama ini telah melaksanakan administrasi pemerintahan dengan baik.
Disisi lain Bupati Poso mengatakan kepada seluruh Mahasiswa KKN Unsimar dalam mengisi Program-program, diharapkan nantinya dapat bekerja sama dengan seluruh masyarakat yang ada, khususnya di desa-desa tempat para Mahasiswa KKN berada. Terlebih Khusus, Bupati juga berharap, bahwa Mahasiswa yang telah siap turun ke lapangan, bukan hanya membina kerja sama antara Camat dan perangkat Desa yang ada terlebih lagi terhadap masyarakat, namun diharapkan mampu membangun konsolidasi dengan sesama Mahasiswa sendiri, sehingga selama proses KKN barlangsung segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik.
Ketua Panitia Mustafa A. Tohan dalam laporannya mengatakan bahwa peserta KKN angkatan XX berjumlah 284 orang, yang terdiri dari Mahasiswa Fakultas Tehnik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, yang di bagi dua lokasi yaitu 114 orang mahasiswa yang ditempatkan di 8 desa diantaranya Desa Runde, Bomba, Bewa, Gintu, Balili, Toare, Badangkaia dan desa Bada yang berada di Kecamatan Lore Selatan dan 170 orang mahasiswa yang berstatus PNS dipusatkan di Kampus Unsimar Poso Kecamatan Poso Kota, dan kegiatan ini berlangsung selama 2 bulan dari tanggal 4 Agustus s/d 30 september 2009 dengan tema “Melalui KKN kita wujudkan pengabdian mahasiswa yang dilandasi kemapuan intelektual dan profesional untuk membangun kemandirian masyarakat kabupaten poso”.
Pelepasan KKN Angkatan XX Tahun 2009 ditandai dengan penyamatan Jaket dan Topi serta Bendera Almamater Universitas Sintuwu Maroso Poso dari Rektor Unsimar Lefrand Mango, SE, MSi kepada Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM.

Hari Anak Nasional tahun 2009 di Kabupaten Poso

Poso – Bupati Poso yang diwakili oleh Sekretaris daerah Kabupaten Poso Drs. Amjad Lawasa, MM membuka Secara Resmi kegiatan hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Poso tahun 2009 di Lapangan Maroso Poso Kamis, 30 Juli 2009.
Hadir dalam acara tersebut para Muspida Kab. Poso, Kepala Dinas, Kantor Bagian dilingkungan Pemerintah Daerah Kab. Poso, Wakil Ketua Penggerak PKK Kab. Poso Samsia Abd. Muthalib Rimi, Ketua Dharma Wanita Kab. Poso Meisyura A. Lawasa Pakaya, Presiden Anak Ramgan, Ketua Wahana Visi Indonesia Kab. Poso, serta seluruh undangan lainnya.
Acara diwali dengan Pidato presiden anak Ramgan mengatakan berterima kasih dan memuji kepada Bapak pimpinan dari kabupaten poso, juga turut menjunjung tinggi hak-hak anak dan perlindungan anak di negerinya kabupaten poso, dengan diterbitkannya Perda No. 6 tahun 2008, semoga bangsa kami yang juga banyak tinggal di negeri bapak kabupaten poso dapat terlindungi hak-haknya, sehingga kami bisa dengan bebas berekspresi dan berkreasi tanpa adanya tekanan terhadap kami. Diakhir pidatonya Ramgan mengatakan bahwa anak Indonesia diwajibkan untuk memiliki akte kelahiran sebagai status kewarganegaraan, dan tidak mewajibkan kepada binatang ataupun tumbuhan untuk memilikinya.
Panitia Pelaksana Hari Anak Nasional (HAN) Kab. Poso tahun 2009 Dr. Asna Awad dalam laporannya memaparkan bahwa bahwa kegiatan hari anak nasional berdasarkan surat menko kesra No. B.28/Menko/Kesra/II/08 tanggal 19 Februari 2009 tentang penyelenggaraan Hari Anak Nasional 2009, Surat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia No. B-135/Dep.IV/Men.PP/IV/2009 tanggal 13 April 2009 tentang forum anak Indonesia tahun 2009, Surat keputusam Bupati Poso No. 188.45/1775/2009 tentang panitia penyelenggara Hari Anak Nasional Kab. Poso tahun 2009, dengan tema Hari Anak Indonesia kreatif, inofatif dan unggul untuk menghadapi tantangan di masa depan. Lanjut Asna Awad juga mengatakan adapun tujuan dan sasaran kegiatan HAN ini diantaranya adalah mengenalkan simulasi pendidikan sipil kreatif, kemitraan dan persahabatan pada anak-anak, mengembangkan kreatifitasdan pendidikan apresiasi seni untuk anak-anak yang terdiri dari 1000 anak perwakilan dari penduduk anak Usia Dini, TK dan SD dari sekolah se-Kabupaten Poso yang diikuti dari 18 kecamatan.
Ketua Wahan Visi Indonesia juga memperkenallkan secara singkat mengenai pelayanan Wahana Visi Indonesia bahwa Wahan Visi Indonesia dimulai pada tahun 1960 di kota batu, malang dengan focus pelayanan melayani anak-anak yang tinggal dip anti asuhan di pulau jawa, saat ini pelayanan world vision Indonesia berkembang pesat dan diakhir tahun 2008, world vision Indonesia melayani sekitar 90.000 anak santun. Saat ini, bentuk program-program yang dilaksanakan adalah pemberdayaan masyarakat, tanggap bencana dan advokasi. Lanjut Wahan Visi Indonesia juga tetap berkomitmen untuk mendukung kaum termiskin dengan menggunakan sumber daya yang ada bagi peningkatan kualitas hidup mereka terutama anak-anak
Semnetara itu Bupati poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kab. Poso Drs. Amjad Lawasa, MM menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh panitia penyelenggara serta LSM dan pemerhati anak lainnya yang turut ambil bagian dalam kegiatan HAN dan ini merupakan wujud kepedulian dari kita semua terhadap anak-anak kita di daerah ini sebagai generasi penerus sekaligus pewaris cita-cita bangsa yang lebih khusus kabupaten poso dimasa datang, dan selaku orang tua perlu memahami secara maksimal terhadap perhatian kita kepada anak, karena anak adalah asset ortang trua, keluarga dan lebih dari itu merupakan asset bangsa yang kelak akan menjadi tokoh utama yang akan menjalankan lokomotof pembangunan secara berkesinambungan, dan ini sangat penting untuk dipersiapakn sejak dini agar kelak dapat memiliki rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, budaya dan tana airnya sendiri. Lanjut, Sekab juga mengatakan bahwa banyak sekali anak Indonesia yang masih belum mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas sehingga tidak sedikit anak terpaksa harus bekerja untuk menambah penghasilan keluarga akibat desakan ekonomi yang tidak terhindarkan, fenomena ini terjadi sebagai akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat dan tidak berjalan secara sumultan dengan keberadaan ekonomi sebagian masyarakat kita.
Diakhir sambutannya sekab menyampaikan bahwa melalui momentum perayaan HAN kalio ini perlu kiranya kita renungkan sedalam-dalamnya peran serta kepedulian yang telah kita berikan dalam rangka memberikan perlindungan dan pelayananan terhadap anak serta sejauh mana kita merespon suara anak-anak kita yang menuntut serta memerlukan perhatian khusus agar mereka bisa tumbuh dan berkembang wajar bahkan dapat menjadi generasi yang dapat dibanggakan dalam menjawab tantangan bangsa ke depan.

DPD KNPI Kab.Poso Gelar Dialog Kepemudaan

Poso – Dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun KNPI Ke-36, DPD Kabupaten Poso Gelar Dialog Kepemudaan. Kegiatan tersebut, berlangsung selama sehari, Kamis 23 Juli 2009, bertempat di gedung Torulemba.
Dialog Kepemudaan tersebut, dibuka secara resmi oleh Bupati Poso, Drs.Piet Inkiriwang,MM Dalam hal ini, diwakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Muspida Kabupaten Poso, Ketua DPD KNPI Kabupaten Poso R. Rompas,SH.beserta para pengurus, Para pejabat Dilingkungan Daerah Kabupaten Poso, Dewan Juri, Nara Sumber, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, para Peserta Dialog, serta undangan lainnya.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM dalam sambutannya menyampaikan selamat hari Ulang Tahun KNPI yang ke-36, dan ucapan terima kasih kepada DPD KNPI Kabupaten Poso yang telah memprakarsai kegiatan dialog tersebut. Dialog Kepemudaan tersebut merupakan perwujudan dari upaya serta komitmen kita semua untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kebersamaan yang diikat dengan tali silaturahmi yang kokoh, sehingga diharapkan kedepan kita semua tetap bergandengan tangan dan satu persepsi untuk membangun Bumi sintuwu maroso yang lebih baik lagi.
Dialog kepemudaan ini dapat memberikan manfaat bagi suasana kehidupan yang lebih baik lagi di Bumi sintuwu maroso. Karena Perjuangan generasi muda yang dinafasi oleh semangat kepeloporan dan pengabdian kepada cita-cita nasional, memiliki tujuan nilai histories yang menentukan arah dan tujuan perjuangan bangsa, sehingga dalam menghadapi era globalisasi, Informasi dan transparansi yang penuh dengan tantangan dan persaingan.Sangat diharapkan peran serta dan partisipasi aktif dari kita semua khususnya para generasi muda yang ada di Daerah ini, karena pembangunan tidak hanya tanggung jawab Pemerintah tetapi juga sangat diharapkan keterlibatan para generasi muda agar proses kearah suatu perubahan dan perbaikan akan kita rasakan bersama-sama secara menyeluruh.
Diakhir sambutannya, Drs.Amdjad Lawasa,MM mengharapkan kepada para peserta dialog, agar moment ini benar-benar dimanfaatkan untuk dapat bertukar infomasi dan pengalaman dari seluruh peserta, yang nantinya akan melahirkan buah-buah pikiran yang brilian untuk dapat disumbangkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso demi menuju kearah yang lebih baik dimasa yang akan datang.
Sementara itu, Ketua Panitia Rusli.S.S.sos dalam laporannya memaparkan dasar pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan SK Pengurus DPD KNPI Kabupaten Poso periode 2008-20011, Rapat pembentukan Panitia HUT KNPI ke-36, tanggal 14 juli 2009, SK Panitia No : 03/Kep/DPD-KNPI/PS/VII/2009 tentang pengesahan Komposisi dan personalia Panitia Hari HUT KNPI ke-36 dan penghijauan Pemuda II DPD KNPI Kab.Poso.
Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan dialog kepemudaan tersebut, untuk lebih memperkenalkan organisasi KNPI dengan masyarakat, utamanya dikalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk menambah keakraban peserta dialog dan pengurus DPD KNPI Kab.Poso.
Peserta Dialog tersebut, berasal dari utusan SMU Se-Kota Poso, Utusan OKP, Mahasiswa, dan PK KNPI Kab.Poso

KKN Mahasiswa Universitas Tadulako Di Poso Pesisir Utara

Poso - Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM di wakili Asisten Administrasi Umum Drs.Sin Songgoh,didampingi Camat Poso Pesisir Utara Nius W. Baduge, Kapolsek Poso Pesisir Utara, serta beberapa perangkat Desa, secara resmi menerima Mahasiswa KKN Tadulako bertempat di ruang Aula Kecamatan Poso Pesisir Utara, Senin 13 Juli 2009.
Bupati Poso dalam sambutannya yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Adum) Drs. Sin Sigus Songgo mengatakan, Mahasiswa KKN Tadulako dalam mengisi Program-program nantinya diharapkan dapat bekerja sama dengan Bapak Camat Poso Pesisir Utara, Kades, dan seluruh masyarakat yang ada, khususnya di tempat para Mahasiswa KKN masing-masing berada. Terlebih Khusus, Bupati juga berharap, bahwa Mahasiswa yang telah siap turun ke lapangan, bukan hanya membina kerja sama antara Camat dan perangkat Desa yang ada, namun diharapkan mampu membangun konsolidasi dengan sesama Mahasiswa sendiri, sehingga selama proses KKN barlangsung segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik.
Lanjut Bupati Poso, Mahasiswa juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat dan dapat menciptakan keamanan serta ketertiban khususnya di wilayah Poso Pesisir Utara dan bukan menjadi sumber ketidaknyamanan, sehingga akhirnya dapat berguna bagi masyarakat setempat, bangsa dan Negara, terlebih Khusus lagi untuk bekal diri pribadi.
Selain itu juga Bupati menambahkan, carilah program-program yang dapat di jangkau, agar program yang ada dapat teratasi dengan baik sebagaimana yang diharapkan oleh Mahasiswa, sehingga tidak terjadi stagnasi “kemandekan” dalam program-program yang akan digali untuk diimplementasikan secara nyata, dan pada akhirnya dapat selesai tepat pada waktunya.
Pada kesempatan yang sama, ketua rombongan Ir. Rizal Y. Tantu, Msi melaporkan, tujuan Mahasiswa KKN Tadulako datang diwilayah Poso Pesisir Utara khususnya, bukan untuk membangun program tetapi akan menggali program, dengan harapan mendapat petunjuk dari Camat setempat dan perangkat-perangkat Desa masing-masing, namun dapat di sesuaikan dengan profesi yang digeluti oleh Mahasiswa itu sendiri. Jumblah Mahasiswa KKN Tadulako sebanyak 36 orang dan salah satu diantaranya akan menjadi koordinator Kecamatan, sehingga nantinya bisa mengkoordinir dan dapat mewakili aspirasi Mahasiswa yang ada untuk dapat langsung berkomunikasi dengan Camat setempat jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan, kepada Camat, Kades dan seluruh perangkat Desa setempat diharapkan dapat membantu Mahasiswa KKN Tadulako selama beraktifitas menjalankan visi misinya dalam bentuk program selama kurang lebih dua (2) bulan diwilayah Poso Pesisir Utara.